Kemenlu: 
Kerja Sama Keamanan Tiongkok-Kepulauan Solomon 
Sesuai dengan Kepentingan Kepulauan Solomon dan Pasifik Selatan
2022-04-20 14:46:06  
https://indonesian.cri.cn/2022/04/20/ARTIZqvPQQoPeRBc9jBYgRDK220420.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.4

Jubir Kemenlu Tiongkok Wang Wenbin dalam jumpa pers hari Selasa kemarin (19/4) 
menegaskan kembali tujuan penandantanganan Persetujuan Kerangka Kerja Sama 
Keamanan Tiongkok-Kepulauan Solomon, ditekankannya bahwa kerja sama terkait 
sesuai dengan kepentingan bersama Kepulauan Solomon dan kawasan Pasifik Selatan.

Dikabarkan, melalui persetujuan pemerintah Tiongkok dan pemerintah Kepulauan 
Solomon, anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi 
dan Menlu Kepulauan Solomon Jeremiah Manele baru-baru ini secara resmi 
menandatangani Persetujuan Kerangka Kerja Sama Keamanan antar Pemerintah 
Tiongkok-Kepulauan Solomon.

Wang Wenbin mengatakan, kerja sama keamanan Tiongkok- Kepulauan Solomon 
bertujuan mendorong stabilitas dan perdamaian permanen Kepulauan Solomon, 
hakikatnya adalah kerja sama dan kontak normal antar kedua negara yang merdeka, 
juga adalah bagian penting dari kerja sama komprehensif Tiongkok-Kepulauan 
Solomon.

Prinsip kerja sama keamanan Tiongkok- Kepulauan Solomon adalah sama derajat dan 
saling menguntungkan, serta menghormati keinginan dan kebutuhan riil pihak 
Kepulauan Solomon sebagai prasyarat. Kedua pihak akan mengadakan kerja sama di 
bidang pemeliharaan tata tertib sosial, perlindungan keselamatan jiwa dan harta 
benda rakyat, bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam, untuk 
membantu meningkatkan pembangunan kemampuan Kepulauan Solomon dalam menjaga 
keamanannya sendiri. 

Tipe kerja sama keamanan Tiongkok- Kepulauan Solomon adalah terbuka, transparan 
dan inklusif, tidak tertuju pada pihak ketiga, tidak melanggar mekanisme kerja 
sama keamanan bilateral dan multilateral Kepulauan Solomon serta saling 
melengkapi. Tiongkok bersedia bersama dengan negara terkait memainkan 
keunggulannya masing-masing, membentuk kekuatan bersama internasional.

Terkait perihal AS yang ingin mengirimkan pejabat tingginya ke Kepulauan 
Solomon untuk membahas isu kerja sama Tiongkok-Kepulauan Solomon, Wang Wenbin 
menunjukkan, kedubes AS untuk Solomon telah ditutup selama 29 tahun. Saat ini, 
pejabat tinggi AS tiba-tiba ingin berkunjung ke negara kepulauan Pasifik, 
benar-benar memperhatikan negara kepulauan atau mempunyai tujuan lain, semua 
pihak pun tertarik pada pertanyaan ini.

Wang Wenbin menekankan, Tiongkok selalu menjadi pembangun perdamaian dan 
pendorong stabilitas di Pasifik Selatan. Beberapa negara termasuk AS sambil 
mencoreng Tiongkok sambil membentuk apa yang disebut sebagai ‘Kemitraan 
Keamanan Trilateral’ (AUKUS), membawa masuk risiko proliferasi nuklir dan 
mentalitas perang dingin ke kawasan Pasifik Selatan, serta dengan serius 
mengancam keamanan dan stabilitas regional. Kejahatan ‘merusak keamanan 
regional’ lebih cocok dituduhkan pada mereka sendiri.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/654E5A91DC1B4ABA879D36B5F3E704EE%40A10Live.

Reply via email to