Kemenlu Tiongkok: 
Upaya AS dan Australia untuk Dorong ‘Doktrin Monroe Baru’ Tak Akan Berhasil
2022-04-28 15:15:25  
https://indonesian.cri.cn/2022/04/28/ARTILELfoxtRVmBsYd1yRW3b220428.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.5

Menanggapi tuduhan pejabat Amerika Serikat dan Australia terkait kerja sama 
keamanan Tiongkok-Kepulauan Solomon, di depan jumpa pers hari Rabu kemarin 
(27/4), juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin menyatakan 
bahwa AS dan Australia harus menghormati hak dan kebebasan negara kepulauan di 
Pasifik Selatan untuk mendorong kerja sama dan pertukarannya dengan luar negeri 
secara mandiri, ... Tindakan AS dan Australia yang berupaya mendorong penerapan 
‘Doktrin Monroe Baru’ di kawasan Pasifik Selatan tidak akan berhasil. 

Baru-baru ini, Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk urusan Asia Timur dan 
Pasifik, Daniel Kritenbrink menyebut bahwa persetujuan kerangka kerja sama 
keamanan Tiongkok-Kepulauan Solomon kurang transparan. Penanggung jawab Kantor 
Intelijen Nasional Australia pun menganggap bahwa motif Tiongkok tidak 
bermanfaat bagi kawasan ini. 

Menanggapi hal tersebut, Wang Wenbin menunjukkan, “Dua negara berdaulat, 
Tiongkok dan Kepulauan Solomon menjalankan kerja sama keamanan yang normal, 
sesuai dengan hukum internasional dan praktik internasional, rasional dan adil. 

Tuduhan AS dan Australia terhadap Tiongkok sepenuhnya adalah standar ganda. 
Ketika melakukan uji coba nuklir dan membuang limbah nuklir di kawasan Pasifik 
Selatan, AS sendiri tidak terbuka dan transparan, saat menandatangani 
perjanjian kemitraan trilateral, dan membuka ’Kotak Pandora’ proliferasi nuklir 
di kawasan Asia Pasifik pun, AS, Inggris dan Australia tidak terbuka dan 
transparan. 


Kemenlu Tiongkok Tanggapi Peristiwa Teror di Pakistan
2022-04-28 10:43:10  
https://indonesian.cri.cn/2022/04/28/ARTIUlXQMrO6DtLgj8TsypEC220428.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.9

Mengenai peristiwa serangan teror yang dialami bus antar-jemput milik Institut 
Konfusius di  Karachi, Pakistan, dalam jumpa pers hari Rabu kemarin (27/4), 
jubir Kemenlu Tiongkok Wang Wenbin menekankan bahwa darah warga Tiongkok tidak 
akan tumpah sia-sia, Tiongkok akan bersama dengan Pakistan sekuat tenaga 
mencari pelakunya, agar biang keladi di balik peristiwa tersebut mendapat 
hukuman yang adil dan membayar harga yang mahal.

Wang Wenbin menunjukkan, “Ini adalah peristiwa serangan teror bunuh diri yang 
sengaja direncanakan terhadap warga Tiongkok, targetnya langsung tertuju kepada 
guru pewaris peradaban manusia dan promotor pertukaran budaya, tujuannya sangat 
buruk, dan tindakannya tersebut perlu dikecam keras. Tiongkok mengecam keras 
dan marah besar terhadap peristiwa ini.

Wang Wenbin menjelaskan bahwa setelah peristiwa serangan terjadi, Kemenlu 
Tiongkok, kedubes dan konsulat Tiongkok untuk Pakistan segera mengaktifkan 
mekanisme darurat, mengirimkan stafnya ke lokasi kejadian, serta mengambil 
tindakan kuat untuk menjamin keamanan warga dan lembaga Tiongkok di Pakistan, 
tidak akan pernah membiarkan peristiwa seperti ini terulang lagi.

Wang Wenbin menekankan, “Terorisme adalah musuh umum seluruh manusia, darah 
warga Tiongkok tidak akan tumpah dengan sia-sia. Tiongkok dengan teguh 
mendukung upaya anti teror yang dilakukan Pakistan dan akan bersama dengan 
Pakistan sekuat tenaga mencari pelakunya, agar biang keladi di balik peristiwa 
tersebut mendapat hukuman yang adil dan membayar harga yang mahal.

Wang Wenbin menyampaikan bahwa Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif 
pada hari Selasa lalu (26/4) menyampaikan duka citanya kepada Kedubes Tiongkok 
untuk Pakistan, ditekankannya bahwa pemerintah Pakistan sedang mengerahkan 
segala upaya untuk melakukan investigasi, dan akan memburu pelakunya dengan 
segala cara serta menghukumnya dengan keras. Pemerintah Pakistan berjanji akan 
sepenuhnya bekerja sama dengan Tiongkok untuk dengan sebaik-baiknya mengurus 
hal-hal pasca peristiwa, mengambil tindakan lebih lanjut untuk meningkatkan 
pekerjaan keamanan terhadap warga, program dan lembaga Tiongkok di Pakistan, 
dan tidak akan mengizinkan kekuatan manapun merusak persahabatan dan kerja sama 
antara Tiongkok dan Pakistan.



-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/0E196629B1AE41F28A8E8897C1D55765%40A10Live.

Reply via email to