Sejuta Nyawa Terenggut, Bukankah Penanggulangan Wabah AS Menjadi Malapetaka HAM! 2022-05-07 15:49:58 https://indonesian.cri.cn/2022/05/07/ARTICRfb7aVvoaSbaCqRFmkV220507.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.12
Menurut laporan NBC, pada hari Rabu (4/5) waktu setempat, pandemi AS telah melewati sebuah tonggak tragedi yang baru, jumlah korban tewas karena Covid-19 di AS melebihi satu juta jiwa. Laporan tersebut mengatakan, sejuta nyawa meninggal dunia dalam waktu 27 bulan setelah wabah di AS merebak, dan separuhnya meninggal setelah pemerintah sekarang naik panggung. Ini merupakan angka yang mengejutkan, apa artinya bagi AS? Ini berarti dari tiap 330 orang AS terdapat 1 orang yang meninggal karena wabah Covid-19, sama dengan jumlah populasi di San Jose, kota terbesar kesepuluh di AS yang menghilang. Sebagai negara adikuasa satu-satunya di dunia, mengapa AS menjadi negara pertama yang gagal menanggulangi wabah di dunia? Mengindahkan kepentingannya sendiri, meremehkan nyawa, mementingkan hegemoninya, dan meremehkan HAM, bukankah prinsip penanggulangan wabah ala AS menjadi malapetaka HAM. -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/C9A467BF8599450B909AB136436B2628%40A10Live.
