G7 Umumkan Akan Bertahap Kurangi/Hentikan Impor Minyak Mentah Rusia 2022-05-09 10:24:18 https://indonesian.cri.cn/2022/05/09/ARTIfiTUlPQv7dXvGTIOkz43220509.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.17
Pada hari Minggu kemarin (8/5), G7 mengumumkan bahwa anggota negara G7 berkomitmen akan melepaskan ketergantungan terhadap energi Rusia, termasuk mengurangi atau menghentikan impor minyak mentah dari Rusia secara bertahap. Pernyataan bersama yang dikeluarkan seusai pertemuan virtual antara pemimpin G7 dengan Presiden Ukraina Vladimir Zelensky pada hari Minggu (8/5) kemarin menyatakan bahwa berbagai pihak akan menjamin tindakan tersebut dilaksanakan secara tepat waktu dan teratur, sekaligus menjamin berbagai negara mempunyai waktu yang cukup untuk mencari alternatif pasokan energi. Pernyataan tersebut juga menyebutkan bahwa G7 akan melarang atau mencegah “layanan penting” ketergantungan untuk diberikan pada Rusia, menambahkan kekuatan sanksi terhadap individu Rusia, serta lebih lanjut menyerang industri perbankan Rusia. Menurut pernyataan tersebut, G7 sudah menyediakan atau berkomitmen menyediakan dukungan tambahan dengan total lebih dari 24 miliar dolar AS kepada Ukraina. G7 akan terus menyediakan dukungan militer kepada Ukraina, serta memperluas kerja sama dengan pihak Ukraina di bidang informasi, ekonomi dan keamanan energi. Dalam beberapa minggu kemudian, G7 dan pemerintah Ukraina serta lembaga finansial -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/649EEB148D1B4802883E2CB4766EFD20%40A10Live.
