Pernyataan Absurd Barat Seputar Pemilihan Hong Kong Hanyalah Lelucon
2022-05-10 10:59:12  
https://indonesian.cri.cn/2022/05/10/ARTIVDCywUlexJIwQPvrTDU3220510.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.5

 Para menteri luar negeri negara-negara Kelompok G-7 dan Komisaris  Senior Uni 
Eropa (UE) dalam pernyataannya membuat komentar tak bertanggung jawab terkait 
pemilihan kepala eksekutif ke-6 Daerah Administrasi Khusus Hong Kong yang 
berlangsung sukses pada hari Minggu lalu (8/5). 

Padahal jika memantau proses pemilihan kepala eksekutif baru Hong Kong 
tersebut, terlihat jelas betapa absurd dan munafiknya pernyataan Barat tersebut.







Sebagai pemilihan kepala eksekutif daerah administrasi yang pertama sejak 
pemberlakuan sistem pemilihan baru di Hong Kong, pemilihan kepala eksekutif 
periode ke-6 Daerah Administrasi Hong Kong dilaksanakan berdasarkan hukum dan 
peraturan, adil dan setara, aman dan transparan. 

Berdasarkan sistem pemilihan baru Hong Kong, jumlah anggota komite pemilihan 
bertambah dari 1.200 orang menjadi 1.500 orang, yang berasal dari 5 kalangan 
masyarakat dibandingkan 4 kalangan sebelumnya, spektrum politik semakin 
diperluas, dalam rangka menjamin kepala eksekutif Hong Kong yang terpilih 
mempunyai representasi yang lebih luas, dan secara lebih baik mewakili 
kepentingan keseluruhan masyarakat Hong Kong. 

Selain itu tingkat partisipasi pemungutan suara kali ini mencapai 97,74%,  
mencatat rekor tertinggi setelah Hong Kong kembali ke pangkuan tanah air 
Tiongkok. Kepala eksekutif yang terpilih Lee Ka Chiu pun sempat mencatat rekor 
baru perolehan suara sebesar 99,16%, lebih tinggi dibandingkan perolehan suara 
kepala eksekutif Hong Kong di masa lalu.


Ditambah pemilihan komite pemilihan dan pemilihan dewan legislatif yang 
berhasil dilaksanakan sebelumnya, ketiga pemilihan tersebut telah meletakkan 
dasar yang kukuh bagi kemakmuran dan kestabilan jangka panjang di Hong Kong, 
sepenuhnya membuktikan sistem pemilihan yang baru adalah sistem baik yang 
sesuai dengan prinsip Satu Negara Dua Sistem dan realitas Hong Kong, adalah 
wujud dari demokrasi yang luas, nyata dan bermanfaat.



Amerika Serikat (AS) dan Barat menyerang pemilihan kepala eksekutif daerah 
administrasi khusus Hong Kong sebagai "serangan terhadap keanekaragaman politik 
Hong Kong", dan dengan kedok “demokrasi” mendesak Tiongkok bertindak 
berdasarkan Pernyataan Bersama Tiongkok-Inggris. 

Tindakan AS dan Barat tersebut adalah pelanggaran kasar terhadap hukum 
internasional dan patokan hubungan internasional, secara sengaja 
memutarbalikkan fakta praktik Satu Negara Dua Sistem yang berlangsung sukses, 
dan juga adalah intervensi dan perusakan terhadap pembangunan demokrasi Hong 
Kong.

 

Sistem pemilihan baru sudah melahirkan kepala eksekutif yang baru, Hong Kong 
pun sudah berada pada garis permulaan baru. Cerca yang dilancarkan kekuatan AS 
dan Barat tidak bisa menghalangi tren histori yaitu Hong Kong telah pulih dari 
kekacauan dan sedang menuju kemakmuran dan kebangkitan.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/E66EE6D437514EA698D701B2328CB02A%40A10Live.

Reply via email to