Investor Risk Off, Seluruh Aset Kripto Ambruk (kontan.co.id)
<https://investasi.kontan.co.id/news/investor-risk-off-seluruh-aset-kripto-ambruk?insNltCmpId=377&insNltSldt=10080&isInsNltCmp=1&utm_campaign=KG360_Kompascom_Artikel_Politics&utm_medium=Email&utm_source=Insider>



*Investor Risk Off, Seluruh Aset Kripto Ambruk*


Jumat, 13 Mei 2022 / 07:28 WIB



Reporter: *Hikma Dirgantara* | Editor: *Anna Suci Perwitasari*

*KONTAN.CO.ID <http://KONTAN.CO.ID> - JAKARTA. *Pasar aset kripto tengah
berada dalam guncangan hebat. Dalam tujuh hari terakhir, beragam aset
kripto telah mengalami koreksi lebih dari 20%.

Merujuk Coinmarketcap, harga Bitcoin pada hari ini (13/5) pukul 07.00 WIB,
di US$ 28.996,16 per BTC atau melemah 20,70% dalam sepekan terakhir.

Sementara Ethereum dan Binance Coin juga menorehkan tren serupa. Tercatat,
Ethereum saat ini berada di US$ 1.958,36 per ETH atau melemah 28,71%. Lalu
Binance Coin juga sudah terkoreksi 28,88% dalam tujuh hari terakhir menjadi
269,03 per BNB.

Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo menjelaskan,
penurunan harga aset kripto tak terlepas dari aksi jual di bursa saham
utama di seluruh dunia. Hal ini seiring dengan laporan inflasi Amerika
Serikat (AS) terbaru, yang menunjukkan harga konsumen lebih tinggi dari
yang diharapkan pada bulan April.

“Hal ini membuat Bitcoin sempat jatuh ke level US$ 26.600 yang merupakan
level terendahnya dalam setahun terakhir. Jika sampai Bitcoin
diperdagangkan di bawah US$ 25.000, tidak menutup kemungkinan akan
menyebabkan *crash *hingga ke level US$ 20.000,” kata dia ketika dihubungi
Kontan.co.id, Kamis (12/5).

*Baca Juga: **Mata Uang Kripto Terra Tersungkur ke Level Terendah Sepanjang
Sejarah
<https://internasional.kontan.co.id/news/mata-uang-kripto-terra-tersungkur-ke-level-terendah-sepanjang-sejarah>*

Menurutnya, koreksi ini memang tidak bisa dihindarkan mengingat aset
berisiko memang sedang dihindari di seluruh pasar keuangan global. Tak
mengherankan jika pada akhirnya aset kripto mengalami penurunan yang lebih
dalam karena tidak memberikan lindung nilai, layaknya emas atau dolar AS.

Lebih lanjut, peluang untuk Bitcoin mengalami *rebound *dan kembali berada
di zona hijau memang terbuka. Namun, di satu sisi, tren koreksi juga masih
terbuka lebar karena pasar tidak bisa menebak seberapa dalam jurang koreksi.

Oleh karena itu, bagi investor yang ingin melakukan investasi, ada baiknya
untuk menunggu terjadinya perubahan tren terlebih dahulu. Agar tidak
terperangkap untuk menadah pisau yang sedang jatuh.

“Secara teknis, aset memasuki jenuh jual, namun perlu menunggu momentum
pembalikan terlebih dahulu. Apalagi, isu kenaikan suku bunga masih sangat
santer, dan intervensi verbal soal pengetatan moneter masih terus
disuarakan,” tutupnya

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2Am0PPRi%3D9ndmy40SDneFiKZESGAEuUOO2on26CMPYZdw%40mail.gmail.com.

Reply via email to