BERITAPOLITIKKEJAHATAN KEMANUSIAAN…! 
Dicecar Rusia di PBB, tentang Lab Biologi Militer di Ukraina AS Bungkam 
ByTim Redaksi
https://bergelora.com/kejahatan-kemanusiaan-dicecar-rusia-di-pbb-tentang-lab-biologi-militer-di-ukraina-as-bungkam/

Wakil Ketua Perwakilan Tetap Federasi Rusia di PBB, Dmitry Stepanovich 
Polyansky. (Ist)
JAKARTA – Delegasi Amerika Serikat bungkam dicecar Rusia untuk meminta 
pertanggungjawaban aktifitas laboratorium biologi produksi senjata pemusnah 
massal di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) New York, Jumat 
petang, 13 Mei 2022.

Rossiyskaya Gazeta, Sabtu, 14 Mei 2022, melaporkan, Wakil Ketua Perwakilan 
Tetap Federasi Rusia di PBB, Dmitry Stepanovich Polyansky, menyampaikan paparan 
lengkap aktifitas laboratorium militer Amerika Serikat di Ukraina, tapi 
delegasi Amerika Serikat yang hadir, tapi tidak disebutkan namanya, sama sekali 
tidak memberikan tanggapan apapun terhadap bukti yang disodorkan delegasi dari 
Rusia.

Dmitry Stepanovich Polyansky selama pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan 
Bangsa-Bangsa diprakarsai Rusia dipaparkan fakta berdasarkan bukti dokumenter 
yang menunjukkan bahwa Amerika Serikat terlibat dalam program biologi militer 
di biolaboratorium yang berlokasi di Ukraina.

“Kami sudah mendistribusikan beberapa ratus dokumen. Ada data khusus, kasus 
tertentu, perusahaan tertentu, individu tertentu. Jika menurut Anda bukti ini 
tidak cukup, lalu apa buktinya untuk Anda?” tanya Dmitry Stepanovich Polyansky.

Berbicara kepada perwakilan Amerika Serikat, maka Dmitry Polyansky mengatakan 
Washington tidak menjawab pertanyaan yang relevan tidak hanya di dalam Dewan 
Keamanan, tetapi juga di dalam rezim Pasal 5 dan 6 Bacteriological – Biological 
and Toxin Weapons Convention (BTWC) 1996.

Di mana Amerika Serikat, tidak memberikan informasi dan penjelasan apa pun 
tentang sifat dan tujuan sebenarnya dari aktivitas biologis mereka di Ukraina.

Wakil Ketua Perwakilan Tetap Rusia di PBB, Dmitry Stepanovich Polyansky, 
menekankan Rusia membutuhkan klarifikasi bertanggungawab dari pihak Amerika 
Serikat dan berjanji Moskow tidak akan mengabaikan masalah ini.

“Upaya Anda untuk mengubah klaim dan pertanyaan khusus kami kepada Anda menjadi 
bautologi umum, menjadi pembicaraan tentang propaganda Rusia tidak akan 
berhasil. Anda harus memberikan penjelasan khusus untuk kegiatan kriminal yang 
Anda lakukan di Ukraina,” ujar Dmitry Stepanovich Polyansky.

Atas dasar itu, Duta Besar Federasi Rusia di PBB, Vasily Nebenzya, Jumat, 13 
Mei 2022, menegaskan, segera membawa masalah tindak criminal Amerika Serikat di 
Ukraina pada forum resmi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, untuk 
dilakukan investigasi menyeluruh di sejumlah kota di Ukraina.

Temuan sudah dirilis Komandan Pasukan Perlindungan Radiasi, Kimia dan Biologi 
Angkatan Bersenjata Federasi Rusia, Letnan Jenderal Igor Kirillov di Moscow, 
Rabu, 11 Mei 2022, diperkuat temuan dasar petisi Isaev Mikola Vsisovich di 
Kiev, Ukraina, pada 20 Desember 2021, membuktikan laboratorium biologi militer 
AS dan NATO di Ukraina sebagai eksperimen kriminal, di antaranya penyebab 
penularan Corona Virus Disease-19 (Covid-19), Tuberculosis (TBC), Human 
Immunodeficiency Virus (HIV) dan Flu Babi Afrika atau African Swine Fever (ASF).

Seseorang yang dinyatakan positif HIV, otomatis kemudian pasti mengidap 
Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) karena sampai sekarang belum 
ditemukan obat penangkalnnya.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, Selasa, 8 Maret 2022, 
mengingatkan AS dan NATO harus bertanggungjawab terhadap dampak aktifitas 
laboratorium biologi di Ukraina, karena sebelumnya Amerika Serikat gencar 
menuduh laboratorium China di Wuhan sebagai penyebab penularan Covid-19, 
sebagaimana dilaporkan Bloomberg.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, di Kantor PBB di Jenewa, Swiss, 
Kamis, 12 Mei 2022, China didukung Eritrea veto Resolusi DK PBB untuk 
menyelidiki tindak kejahatan perang dituduhkan kepada Rusia selama operasi 
militer khusus ke Ukraina timur.

Sebanyak 32 anggota Dewan HAM PBB menyatakan setuju. Ada 12 anggota DK PBB 
lainnya abstain. China menyatakan resolusi yang bisa memberi kewenangan 
penyelidikan tersebut bermotif politik.

“Kami telah mencatat dalam beberapa tahun terakhir politisasi dan konfrontasi 
di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, telah meningkat, yang telah 
sangat mempengaruhi kredibilitas, ketidakberpihakan dan solidaritas,” kata Chen 
Xu, Diplomat Tinggi Cina di Kantor PBB di Jenewa.

Cuitan Chen Xu, diposting di akun twitter Union Nation Human Right Council, 
Kamis, 12 Mei 2022, menginformasikan hasil pemungutan suara di Jenewa itu.

Rusia menegaskan, pasca operasi militer khusus ke Ukraina timur sejak Kamis, 24 
Februari 2022, untuk demiliterisasi dan denazifikasi, kemudian menemukan 
laboratorium pembuat senjata biologi pemusnah massal milik militer Amerika 
Serikat dan negara-negara anggota NATO.

BTWC 1996

Vasily Nebenzya, mengatakan, “Sudah mengumpulkan sejumlah besar materi yang 
secara langsung menunjuk pada pelanggaran oleh Amerika Serikat dan NATO 
terhadap pelangaran Konvensi Senjata Biologis dan Racun tahun 1996. Kami terus 
mengumpulkan dan menganalisis materi-materi ini. Mengingat Amerika Serikat 
menolak diskusi konstruktif tentang topik ini.”

Menurut Vasily Nebenzya, sesuai ketentuan, Rusia berhak menggunakan mekanisme 
Pasal 5 dan 6 Bacteriological – Biological and Toxin Weapons Convention (BTWC) 
1996 kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memulai 
penyelidikan.”

“Begitu finalisasi pengumpulan bahan selesai, kami akan menyerahkannya ke Dewan 
untuk penyelidikan,” kata Vasily Nebenzya, “Kami berharap ini akan memungkinkan 
untuk secara permanen menghentikan aktivitas biologis militer Amerika Serikat 
di seluruh dunia yang mengancam perdamaian dan keamanan internasional, dan 
meminta pertanggungjawaban pelaku.”

Konvensi Senjata Biologi dan Racun, Bacteriological – Biological and Toxin 
Weapons Convention (BTWC), perjanjian multilateral pertama yang secara tegas 
melarang kelas senjata.

Perjanjian BTWC 1996, melarang pengembangan, penimbunan, produksi, atau 
transfer agen biologis dan racun dari “jenis dan jumlah” yang tidak memiliki 
pembenaran untuk penggunaan protektif atau damai.

Selanjutnya, perjanjian tersebut melarang pengembangan senjata, peralatan, atau 
sistem pengiriman untuk menyebarkan agen atau racun tersebut.

Jika suatu negara memiliki agen, racun, atau sistem pengiriman untuk mereka, 
mereka memiliki sembilan bulan sejak berlakunya perjanjian untuk menghancurkan 
persediaan mereka, atau mengalihkannya untuk penggunaan damai.

Rusia menegaskan, BTWC 1996 menetapkan negara-negara harus bekerja sama secara 
bilateral atau multilateral untuk menyelesaikan masalah kepatuhan.

Dikatakan Vasily Nebenzya, negara-negara juga dapat mengajukan pengaduan kepada 
Union Nation Security Council Resolution (UNSCR) jika mereka yakin bahwa negara 
lain melanggar perjanjian BTWC 1996.

Tiga belas point Rusia

Komandan Pasukan Perlindungan Radiasi, Kimia dan Biologi Angkatan Bersenjata 
Federasi Rusia, Letnan Jenderal Igor Kirillov di Moscow, Rabu, 11 Mei 2022

Dalam: “Briefing on the results of the analysis of documents related to the 
military biological activities of the United States on the territory of 
Ukraine”, menyampaikan 13 point penting, sebagai berikut.

Pertama, sebuah operasi militer khusus The Rear of the Armed Forces of the 
Russian Federation (RAF-RF) memungkinkan untuk menghentikan eksperimen kriminal 
terhadap warga sipil Ukraina;

Kedua, Ukraina adalah tempat pengujian Barat untuk pengembangan komponen 
senjata biologis dan pengujian sampel obat-obatan baru;

Ketiga, Kementerian Pertahanan Rusia memiliki informasi tentang eksperimen 
Pentagon terhadap warga Ukraina di rumah sakit jiwa dekat Kharkov;

Keempat, Amerika Serikat berusaha menyembunyikan partisipasinya dalam 
eksperimen biologis pada pasien di rumah sakit jiwa di Ukraina;

Kelima, uang palsu yang didistribusikan pada tahun 2020 di Luhansk People’s 
Republic (LPR) terinfeksi strain tuberkulosis yang resisten terhadap obat 
anti-tuberkulosis;

Keenam, pengumpulan biomaterial dari Ukraina oleh ahli epidemiologi dari 
Institut Bundeswehr menegaskan fokus penelitian militer di Ukraina;

Ketujuh, informasi yang tersedia untuk Kementerian Pertahanan Rusia 
mengonfirmasi pelaksanaan program biologi militer ofensif Amerika Serikat di 
Ukraina;

Kedelapan, para ideolog aktivitas biologis militer Amerika Serikat di Ukraina 
adalah para pemimpin Partai Demokrat;

Kesembilan, Pfizer, Moderna, Merck, dan perusahaan farmasi lainnya terlibat 
dalam aktivitas biologis militer Amerika Serikat di Ukraina;

Kesepuluh, proyek biologis militer di wilayah Ukraina, selain Amerika Serikat, 
sedang dilaksanakan oleh Jerman dan Polandia;

Kesebelas, spesialis Amerika Serikat sedang menguji obat baru yang melewati 
standar keamanan internasional, mengurangi biaya penelitian;

Keduabelas, instansi pemerintah Ukraina terlibat dalam aktivitas biologis 
militer di negara tersebut bersama dengan kontraktor Pentagon;

Ketigabelas, pada akhir April 2022, sepuluh Unmanned Aerial Vehicle (UAV) lagi 
ditemukan di wilayah Kakhovka, dilengkapi dengan wadah dan peralatan untuk 
penyemprotan bioresep. (Aju)

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/F1C3C7508C71475F84E6CD3A29DD95E1%40A10Live.

Reply via email to