https://www.gatra.com/news-544921-regional-elit-pdip-sebut-ganjar-tak-punya-prestasi-dan-kemlinthi-nyapres-ketua-jari-nusantara-jabar-jatim-diy-lebih-miskin.html
Elit PDIP Sebut Ganjar Tak Punya Prestasi dan Kemlinthi Nyapres, Ketua Jari
Nusantara: Jabar, Jatim, DIY Lebih Miskin

By *Farid *
<https://www.gatra.com/news-544921-regional-elit-pdip-sebut-ganjar-tak-punya-prestasi-dan-kemlinthi-nyapres-ketua-jari-nusantara-jabar-jatim-diy-lebih-miskin.html>

 03 Juni 2022

[image:
https://static.gatra.com/foldershared/images/2022/farid/06-Jun/FullSizeRender-8.jpg]

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat kunjungan kerja di Kota Tegal.
(GATRA/Farid Firdaus)

*Tegal, Gatra.com-* Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat sindiran
dari elit PDI Perjuangan (PDIP) Trimedya Panjaitan karena dinilai terlalu
berambisi dan kemlinthi menjadi calon presiden, padahal tak punya prestasi.
Pernyataan Trimedya itu disebut menyesatkan dan upaya mencari panggung.

Ketua Jaringan Rakyat Nusantara (Jari Nusantara) Bambang Mugiarto
mengatakan, pernyataan Trimedya Panjaitan merupakan akrobat politik.
"Trimedya Panjaitan sedang melakukan akrobat politik untuk mencari
panggung," kata Bambang, Jumat (3/6).

Alih-alih membangun politik dirinya yang telah redup, apa yang dilakukan
Trimedya menurut Bambang justru merugikan partainya. Sebabnya, isi
pernyataan Trimedya menyesatkan dan bertujuan untuk membangun citra negatif
terhadap Ganjar.

"Pernyataan itu sejatinya berdampak negatif terhadap partai. Karena sebagai
Gubernur Jateng, Mas Ganjar adalah kader PDI Perjuangan," ujar Bambang yang
dikenal sebagai kader gaek PDIP di Jawa Tengah.

Bambang mengatakan, apa yang dikatakan Trimedya terkait kemiskinan di Jawa
Tengah dan tudingannya bahwa Ganjar melakukan manuver politik demi menjadi
calon presiden 2024 adalah keliru dan menyesatkan.

Terkait kemiskinan, Bambang mempertanyakan data yang menjadi acuan Trimedya
mengeluarkan pernyataan bahwa kemiskinan di Jawa Tengah naik. "Dia dapat
data dari mana? Saran saya, bung Trimedya perlu memperkaya literasi
statistiknya," ujarnya.

Menurut Bambang, jika acuannya Badan Pusat Statistik (BPS),maka Jawa Tengah
bukanlah provinsi termiskin di Pulau Jawa. Meskipun data BPS mencatat
kemiskinan di Jawa Tengah lebih tinggi dari angka nasional, yakni mencapai
11,25 % pada tahun 2021 dan angka nasional mencapai 9,71 persen, tetapi
angka kemiskinan di DI Yogyakarta mencapai 11,9 %.

"Data BPS, penduduk miskin di Jabar dan Jatim ternyata angka prosentasenya
lebih tinggi dari Jateng yang angkanya 3,9 juta," ujar dia.

Sementara terkait tudingan jika Ganjar melakukan manuver politik demi
menjadi calon presiden 2024, Bambang yang juga Ketua Umum Seknas Jokowi
Jawa Tengah menyebut hal itu tidak memiliki dasar yang jelas. Sebab Ganjar
selalu menegaskan urusan capres yang nantinya diusung PDIP adalah hak
prerogatif Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum.

Begitu juga dengan munculnya sejumlah relawan yang mendeklarasikan dukungan
terhadap Ganjar, hal itu disebut Bambang murni lahir dari bawah dan tidak
ada kaitannya dengan Ganjar. Menurut dia, kerelawanan politik itu terlahir
dari demokrasi yang sesungguhnya menjanjikan partisipasi publik secara
lebih luas, baik di dalam maupun di luar pemilu.

"Kecenderungannya, relawan politik berbasis pada kinerja individu atau
figure-based politics. Bukan lagi berbasis patronase dan oligarkhis,"
tandasnya.

Sebelumnya elit PDIP Trimedya Panjaitan menyentil Gubernur Jawa Tengah
Ganjar Pranowo melalui pernyataannya Rabu (1/6). Anggota DPR RI itu
menyebut Ganjar tidak memiliki prestasi selama menjabat sebagai gubernur.
“Ganjar apa kinerjanya delapan tahun jadi gubernur, selain main medsos? Apa
kinerjanya” ujar Trimedya.

Trimedya kemudian membandingkan kinerja Ganjar dengan Ketua DPP PDI
Perjuangan Puan Maharani. Dia menilai Puan lebih memiliki rekam jejak yang
jelas baik di perpolitikan maupun dalam kepemimpinannya di beberapa
jabatan, mulai dari Ketua Fraksi PDIP di DPR, Menteri Koordinator PMK, dan
ketua DPR RI.

"Tolong gambarkan track record Ganjar di DPR. Kemudian sebagai gubernur
selesaikan Wadas itu, selesaikan rob itu, berapa jalan yang terbangun,
kemudian sekarang diramaikan kemiskinan di Jateng malah naik. Tolong
masyarakat juga aple to aple membandingkan," kata dia.

Trimedya juga menuding Ganjar terlalu kentara menunjukkan ambisinya menjadi
calon presiden, salah satunya dengan melakukan safari ke berbagai wilayah
di Indonesia. Manuver politik Ganjar itu menurut dia sudah melewati batas.
Bahkan anggota Komisi III itu menyebut Ganjar dalam istilah orang Jawa,
kemlinthi atau sok.

"Kalau kata orang Jawa kemlinthi ya, sudah kemlinthi dia. Harusnya sabar
dulu, dia jalankan tugasnya sebagai gubernur Jateng. Dia berinteraksi
dengan kawan-kawan struktur di sana DPD, DPC DPRD provinisi, DPRD
kabupaten/kota, itu baru," ujarnya.

* Reporter:  Farid Firdaus*
<https://www.gatra.com/news-544921-regional-elit-pdip-sebut-ganjar-tak-punya-prestasi-dan-kemlinthi-nyapres-ketua-jari-nusantara-jabar-jatim-diy-lebih-miskin.html>
* Editor:   Rohmat Haryadi*
<https://www.gatra.com/news-544921-regional-elit-pdip-sebut-ganjar-tak-punya-prestasi-dan-kemlinthi-nyapres-ketua-jari-nusantara-jabar-jatim-diy-lebih-miskin.html>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2AO%2BZVYv5E0LwyOvpP0BwmraxJnKaN2DjR9ouML8FpLZA%40mail.gmail.com.

Reply via email to