Ini Zelensky benar-benar hanyalah seorang komidi dipanggung yang BODOH dan 
tidak bisa memperhitungkan kekuatan nyata diri sendiri dan Rusia yang sedang 
dihadapi, ...! BUKAN “stalemate” atau biasa disebut juga remis dalam catur, ... 
dimana kekuatan kedua pihak berimbang dan pertempuran tidak mungkin bisa 
dilanjutkan. BUKAN! Sebaliknya justru menunjukkkan kekuatan yang TIDAK 
BERIMBANG, kekuatan Rusia jauh lebih besar dan kuat! Kalau diteruskan hancur 
luluh Ukraina dan lebih banyak rakyat Ukraina jatuh KORBAN! Lhaa,.... 
jelas-jelas Zelensky setiap hari berteriak minta BANTUAN persenjataan dari 
NATO/AS, tanpa senjata canggih bagaimana menangkan perang??? Bahkan memaki-maki 
PM. Jerman yang lambat kirimkan bantuan senjata, ...!
Kenapa masih juga mau saja KORBANKAN Ukraina untuk kepentingan NATO/AS untuk 
gempur Rusia, tidak lebih utamakan keselamatan rakyat Ukraina menemukan jalan 
DAMAI yang dianggap masih bisa dicapai sekarang ini, ...

Zelenskiyy: "stalemate" bukan pilihan bagi Ukraina
 Selasa, 7 Juni 2022 21:48 WIB
 
Arsip - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melakukan wawancara dengan 
perwakilan media Ukraina, saat serangan Rusia terhadap Ukraina berlanjut, di 
Kiev, Ukraina, 4 April 2022. (ANTARA/Kepresidenan Ukraina via Reuters/as)

Kiev (ANTARA) - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiyy mengatakan bahwa Kiev 
tidak akan puas dengan stalemate---upaya penyelesaian perselisihan di mana 
kedua belah pihak memiliki kekuatan seimbang---dalam perang dengan Rusia.

Ia menegaskan Ukraina bertujuan untuk mendapatkan kembali kendali atas semua 
wilayahnya yang diduduki oleh Rusia.

"Kami telah kehilangan terlalu banyak orang untuk menyerahkan wilayah kami 
begitu saja," kata Zelenskiyy melalui tautan video di sebuah acara yang 
diselenggarakan oleh FT Live, Selasa.

Kiev sebelumnya mengatakan bahwa pasukan Rusia sekarang menduduki sekitar 20 
persen wilayah Ukraina, termasuk di sebelah timur dan selatan.

"Kami tidak akan mempermalukan siapa pun, kami akan menanggapi dengan cara yang 
sama," kata Zelenskiyy, ketika ditanya tentang seruan Presiden Prancis Emmanuel 
Macron untuk tidak "mempermalukan" Rusia agar pintu tetap terbuka bagi solusi 
diplomatik.

Ukraina berharap pengiriman persenjataan jarak jauh dari Barat, termasuk HIMARS 
Amerika Serikat dan sistem roket artileri M270 Inggris, dapat membantu 
mendorong mundur pasukan Rusia.

Zelenskiyy juga mengatakan dia "sangat senang" bahwa Perdana Menteri Inggris 
Boris Johnson, salah satu sekutu setia Ukraina, selamat dari mosi tidak percaya 
di antara anggota parlemen dari Partai Konservatif yang memerintah pada Senin 
(6/6).

Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022, dalam apa yang disebutnya 
"operasi militer khusus" untuk membasmi apa yang dikatakannya sebagai ancaman 
terhadap keamanannya. Ukraina dan sekutu Barat mengatakan Rusia melancarkan 
perang agresi yang tidak beralasan.

Moskow telah memfokuskan serangannya di wilayah Luhansk dan Donetsk, atau 
dikenal sebagai Donbas, setelah pasukannya dikalahkan di pinggiran Kiev pada 
Maret dan mundur dari kota terbesar kedua Kharkiv bulan lalu.


Sumber: Reuters
Baca juga: Putin: Moskow akan ambil tindakan jika Washington pasok rudal ke Kiev
Baca juga: Ingin akhiri perang, Presiden Ukraina siap bertemu Putin
Baca juga: Zelenskiy: Ukraina siap berunding dengan Rusia asal tidak di Belarus 
Penerjemah: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Atman Ahdiat

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/0EC5E0F54AAB4040A3552FBEB594722F%40A10Live.

Reply via email to