“Nah dari situlah saya pikir Indonesia sudah harus melahirkan desk of 
Non-Aligned, karena itu pemikiran besar Soekarno yang harus kita jaga ya,” ucap 
Connie Rahakundini Bakrie.

Nesare: coba bung tanya si Connie ini apa sdh dikerjakan ttg ajaran2nya bung 
Karno. Coba mulai dgn A dan KOM dlm nasakom.
Semua ide dan argumen si Connie ini hanya ngomong pertahanan, militer, koq skrg 
seakan2 pendukungnya bung Karno?
Coba cari tahu apa pendapatnya ttg peristiwa pembunuhan massal 1965, ttg PKI, 
ttg nekolim, ttg kolonialisme dan imperialisme.
Invasi rusia thd ukraina itu bukan kolonialisme dan imperialisme ya?
Kira2 apa pendapatnya si Connie ini tanggapan bung Karno melihat invasi rusia 
thd ukraina ini?
Apakah bung Karno setuju dgn invasi ini (dgn catatan penting: bung Karno itu 
cukup berani melawan amerika)?

Nesare


From: [email protected] <[email protected]> On Behalf Of 
Chan CT
Sent: Tuesday, June 7, 2022 10:04 PM
To: GELORA45_In <[email protected]>
Subject: [GELORA45] Connie Rahakundini Bongkar Akal Bulus AS

INDONESIA MUSTI BERDAULAT…!
Connie Rahakundini Bongkar Akal Bulus AS: Dunia ‘Kiamat’ Kalau Ikut Amerika!
[https://secure.gravatar.com/avatar/bdab6086ac24736a7b03c2b008dc6f33?s=96&d=mm&r=g]<https://bergelora.com/author/redaksi/>
ByTim Redaksi<https://bergelora.com/author/redaksi/>
https://bergelora.com/indonesia-musti-berdaulat-connie-rahakundini-bongkar-akal-bulus-as-dunia-kiamat-kalau-ikut-amerika/
[https://bergelora.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG_20220607_095945-696x490.jpg]<https://bergelora.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG_20220607_095945.jpg>Connie
 Rahakundini Bakrie. (Ist)

JAKARTA – Analis Pertahanan dan Militer, Connie Rahakundini Bakrie 
memperingatkan Indonesia agar tidak terpengaruh oleh Amerika Serikat (AS). Hal 
ini dikutip Bergelora.com dari youtube Helmy Yahya Bicara, Selasa (7/6).

Video lengkap Connie Rahakundini: Helmy Yahya Bicara

  https://www.youtube.com/watch?v=RhBttVnYi2Q



Dia pun mengimbau agar Indonesia tidak sampai ikut-ikutan dengan apa yang 
dilakukan oleh AS terhadap negara-negara ‘musuhnya’.

Salah satunya adalah saat AS menyebut bahwa China atau pemain dunia lain selain 
mereka merupakan ancaman.

“Kita jangan sampai ikut-ikutan, sekarang misalnya barat menganggap China tuh 
ancaman, atau siapapun yang menjadi pemain dunia itu ancaman, seolah akan 
menggoncang dunia,” tutur Connie Rahakundini Bakrie.

Menurutnya, AS saat ini sedang berupaya untuk menjadi satu-satunya pusat 
kekuasaan dunia dan membuat sistem unipolar.

Unipolar berarti hanya terdapat satu negara yang berkuasa dan tidak dapat di 
tandingi kekuataanya pada masa itu.

“Intinya sih kalau saya lihat, dunia ini mau dibikin kayak unipolar ya, jadi 
pokoknya cuma satu aja dan center-nya harus Amerika Serikat,” kata Connie 
Rahakundini Bakrie.

“Saya nyebutnya coalition of the willing (koalisi sukarela), itu bukan 
kata-kata saya, itu kata-katanya Madeleine Albright,” ujarnya menambahkan.

Madeleine Albright dalam paparannya mengatakan bahwa di dunia ini hanya ada dua 
jenis negara, yakni negara yang masuk koalisi sukarela dan yang tidak.

“Jadi saat dia paparan dia bilang, jadi dunia itu pokoknya ada coalition of the 
willing yang tujuannya sama, mimpinya sama, teknologinya saling berintegrasi, 
kebijakan militernya pertahanannya berintegrasi,” tutur Connie Rahakundini 
Bakrie.

“The rest of the world (sisa negara di dunia), you like it or not (suka atau 
tidak), you’re coalition of the non-willing (kalian bukan bagian dari 
koalisi),” ucapnya menambahkan.

Connie Rahakundini Bakrie pun mengaku tidak menyukai konsep tersebut, karena 
justru akan mengakibatkan ‘kiamat’ untuk dunia.

“Loh kok simpel banget? terus negara-negara lain yang kita enggak mau both 
(keduanya) itu gimana? dan gak fair (adil) dong begitu kita di luar mereka,” 
ujarnya.

“Itu kan sama seperti pernyataan Bush dulu ‘you’re with me or against me 
(kalian bersama saya atau melawan saya)’, ya kiamat dunia kalau kayak begini 
terus,” kata Connie Rahakundini Bakrie menambahkan.

Dari situlah dia menilai Indonesia harus segera melahirkan gerakan nonblok yang 
nyata.

“Nah dari situlah saya pikir Indonesia sudah harus melahirkan desk of 
Non-Aligned, karena itu pemikiran besar Soekarno yang harus kita jaga ya,” ucap 
Connie Rahakundini Bakrie.

Selain itu, Indonesia juga harus menyatakan kepada dunia bahwa konsep seperti 
itu tidak bisa diterapkan.

Connie Rahakundini Bakrie kemudian menyinggung bagaimana AS dan negara Eropa 
menyita aset kekayaan warga Rusia.

Apalagi, aset yang tidak sedikit itu diklaim oleh Presiden Ukraina Volodymyr 
Zelenskyy akan digunakan untuk membangun kembali negaranya yang hancur akibat 
invasi Rusia.

“Kita harus berani menyatakan kepada dunia enggak bisa dunia ini dengan seperti 
ini,” ujar Connie Rahakundini Bakrie.

“Bagaimana mungkin ada negara berdaulat, rakyatnya nggak kenapa-napa, tanpa 
pengadilan apapun, diambil duitnya dan dengan bangga Presiden Zelenskyy 
menyatakan untuk membangun Ukraina kembali,” katanya menambahkan, dikutip 
Pikiran-Rakyat.com dari kanal Youtube Helmy Yahya Bicara, Senin, 6 Juni 2022.

Connie Rahakundini Bakrie pun meyakini bahwa aset milik warga Rusia tersebut 
tidak disimpan di Ukraina, melainkan di salah satu negara yang menyokong negara 
tersebut. (Web Warouw)
--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke 
[email protected]<mailto:[email protected]>.
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/0F2C1594E3A246638A8B7A5A6EA9C2DB%40A10Live<https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/0F2C1594E3A246638A8B7A5A6EA9C2DB%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer>.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BL0PR07MB5441266C0461A01732C7F41BF0A49%40BL0PR07MB5441.namprd07.prod.outlook.com.

Reply via email to