Boleh juga didoakan tidak jadi konglomelarat.........

Op vr 10 jun. 2022 om 13:11 schreef Sunny ambon <[email protected]>:

> *Kalau sudah menjadi konglomerat apakah boleh meningkat menjadi oligarki?
> Bagaimana dengan mereka yang bukan anggota HIPMI, apakah mereka juga
> didoakan? Apakah doa Jokowi didengar  dan diterima untuk dilaksanakan oleh
> Penguasa Alam Semesta?*
>
>
>
>
> https://www.sinarharapan.co/politik/pr-3853590939/presiden-jokowi-doakan-anggota-hipmi-jadi-konglomerat-pada-2045
>
>
> Presiden Jokowi Doakan Anggota HIPMI Jadi Konglomerat pada 2045
>
> Norman Meoko <https://www.sinarharapan.co/author/8385/Norman-Meoko>
>
> - Jumat, 10 Juni 2022 | 17:56 WIB
>
>
>
> [image: Presiden Joko Widodo seusai pembukaan Musyawarah Nasional XVI
> Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Jakarta, Senin
> (16/9/2021).(Antara/Desca Lidya Natalia)]
>
> Presiden Joko Widodo seusai pembukaan Musyawarah Nasional XVI Himpunan
> Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Jakarta, Senin
> (16/9/2021).(Antara/Desca Lidya Natalia)
>
>
> *SINAR HARAPAN* - Presiden Joko Widodo menyampaikan keyakinannya soal
> anggota-anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) akan jadi
> konglomerat saat perayaan kemerdekaan Indonesia ke-100 tahun, yaitu pada
> 2045.
>
> "Sekali lagi saya ingin menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun emas
> ke-50 HIPMI dan saya meyakini di tahun Indonesia emas 2045,
> konglomerat-konglomerat yang ada, semua dari anggota HIPMI," kata Presiden
> Jokowi saat menyampaikan sambutan dalam perayaan 50 Tahun HIPMI tahun 2022
> di Jakarta, Jumat 10 Juni 2022.
>
> Pernyataan Presiden Jokowi tersebut langsung disambut dengan tepukan keras
> para hadirin.
>
> Hadir dalam perayaan tersebut pendiri HIPMI Abdul Latief dan sejumlah
> ketua umum HIPMI berbagai periode antara lain Siswono Yudho Husodo,
> Aburizal Bakrie, Ponco Sutowo, Agung Laksono maupun mantan ketum HIPMI yang
> menjadi menteri Kabinet Indonesia Maju seperti Menteri Investasi Bahlil
> Lahadalia, Menteri Perdagangan M Lutfi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi
> Kreatif Sandiaga Uno dan pejabat terkait lainnya.
>
> "Kalau sekarang umur 20, 25, 30, 40 tahun, tambah 25 tahun, artinya umur
> 50, 60, 65-an tahun sudah jadi konglomerat semua saudara-saudara," tambah
> Presiden.
>
> Presiden menyebut alasannya karena perkiraan Pendapatan Domestik Bruto
> (PDB) Indonesia pada 2045 mencapai angka yang sangat spektakuler.
>
> "Asalkan ada konsistensi dari pemimpin-pemimpin ke depan untuk berani
> memutuskan, meski hal itu sulit yaitu seperti yang disampaikan Menteri
> Investasi. Masalah hilirisasi, jangan takut stop impor bahan mentah," tegas
> Presiden.
>
> Presiden Jokowi menyebut, pemerintah tetap akan melajukan kebijakan
> hilirisasi yaitu setelah menghentikan ekspor nikel dalam bentuk bahan
> mentah, pemerintah akan melanutkan penghentian bahan mentah lainnya.
>
> "Tahun ini mungkin kita akan stop lagi (ekspor) bauksit, tahun depan
> timah, tahun depan tembaga dan seterusnya sehingga nilai tambah ada di
> dalam negeri, sehingga negara dapat PPN (Pajak Pertambahan Nilai), PPH
> (Pajak Penghasilan) karyawan, PPH badan, bea ekspor yang semua akan
> memperkuat APBN kita," terang Presiden.***
>
> Editor: Norman Meoko
>
> Sumber: Antara
>
>
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2Cp0AkpgAUcZQ9Af4fcB89%2BAhYywFsdzF7rea8NxcS%2B8A%40mail.gmail.com
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2Cp0AkpgAUcZQ9Af4fcB89%2BAhYywFsdzF7rea8NxcS%2B8A%40mail.gmail.com?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8tavgKEm1kLAkYAjzbs6c9sQnM79HFWOsEwG7hgcBvGj%3DUYQ%40mail.gmail.com.

Reply via email to