Sebenarnya saja kontradiksi atau kesatuan dari segi-segi yang bertentangan itu 
senantiasa terkandung KESATUAN dan PERJUANGAN dari segi-segi yang bertentangan 
itu. Bahkan “kesatuan” dan “perjuangan” itu akan terjadi silih berganti sesuai 
perubahan kekuatan kondisi segi-segi yang berkontradiksi itu. TIDAK BISA begitu 
saja dikatakan berkolaborasi saat terjadi “kesatuan”, ... Sungguh tergantung 
pada situasi, kondisi kekuatan segi-segi yang bertentangan itu! 

Filsafat perang Sun Tsu yang dipegang kuat dan dikonsekwenkan dalam perjuangan 
oleh Mao Zedong itulah yang membimbing perjuangan Revolusi Tiongkok sampai 
mencapai kemenangan! “Musuh kuat kita menyingkir, musuh lelah kita ganggu, 
musuh lemah kita gempur!” Jadi, masalah utamanya harus dengan cerdas dan TEPAT 
menilai kekuatan sendiri dan kekuatan musuh, jangan subjektif menggelembungkan 
kekuatan sendiri dan mengecilkan kekuatan musuh atau sebaliknya, ...! Artinya, 
saat kekuatan kita masih kecil dan sangat lemah, jangan melancarkan pertempuran 
konvensional, melawan berhadapan dengan “gagah berani”, tapi menyingkirlah 
dahulu. Ajak musuh berputar-putar main kucing-kucingan, ... ganggulah saat 
musuh lelah dan beristirahat atau temukan tempat dengan posisi yang strategis 
dan menguntungkan bagi menggempur sebagian kekuatan musuh yang lebih lemah. 

Tentu, kalau saja sudah saatnya menggempur musuh, tapi kita masih saja 
menyingkir, itu bisa dikatakan ngiprit, ... melarikan diri! Kalau saja kita 
tidak melawan hanya untuk mempertahankan kesatuan, itu bisa dikatakan 
berkolaborasi. Melepas prinsip dan merugikan perjuangan secara menyeluruh, ...

Bahkan Mao Zedong berani terbang dari Yen An ke Chong Qing (29-08 s/d 
10-10-1945) selama 43 hari melangsungkan perundingan dengan Jiang Jieshe 
(Tjiang Kaisek). Kenapa? Karena menyadari kekuatan PKT ketika itu masih jauh 
lebih kecil dan lemah ketimbang kekuatan KMT, berusaha menemukan jalan damai 
untuk mengurangi pengorbanan rakyat! Setelah jalan kompromi yang bisa diajukan 
PKT mencapai perdamaian tidak juga bisa diterima KMT, tentu perang pembebasan 
berlanjut, ... Kalau saja saat itu PKT menerima tuntutan KMT melepas seluruh 
daerah basis, sedang tentara merah harus sepenuhnya tergabung dalam tentara 
nasional dibawah komando Jiang, itu namanya berkolaborasi!

Setelah mencapai Kemenangan menyeluruh mendirikan RRT, sekalipun menghadapi 
blokade sejagad AS dan PKUS dengan perlawanan gigih membangkitkan semangat 
tinggi BERDIKARI, Mao memimpin seluruh rakyat Tiongkok membangun dasar ekonomi 
dengan baik, sampai tahun 1964 berhasil meledakkan bom-Atom, lalu berlanjut 
1971 berhasil meluncurkan satelite pertama, ... Jebollah blokade sejagad AS itu 
dan akhirnya presiden Nixon terpaksa terbang ke Beijing bersalaman dengan Mao! 

Hanya saja sayang Mao terlalu cepat meninggal, 9 Sept 1976, seandainya saja 
bisa 10 tahun lebih lambat, pasti bisa menyetujui langkah Reformasi dan 
Keterbukaan, “Jalan Sosialisme Berkarakter Tiongkok” yang diambil Deng 
Xiaoping, karena hakekatnya adalah jalan Revolusi Demokrasi Baru nya Mao Zedong 
itu! Jadi, dimasyarakat masih sangat miskin, tenaga produksi masih terbelakang, 
... tidak melancarkan revolusi sosialisme dengan membabat kapitalis, tapi TETAP 
memperkenankan kapitalis tumbuh berkembang ikut mendorong maju dan percepat 
industrialisasi dan meningkatkan kemakmuran masyarakat lebih dahulu! Setelah 
mencapai kemakmuran cukup tinggi, begitu pernyataan Marx “masyarakat Sosialisme 
merupakan kelanjutan masyarakat Kapitalisme tingkat tinggi”, dan tidak disaat 
kapitalis baru tumbuh dan masyarakat masih sangat miskin, ... Dengan kata lain, 
yang kemudian dikatakan Deng, “Kemiskinan bukan sosialisme!”, “Sosialisme BUKAN 
meratakan kemiskinan!”

Jadi, setelah RRT menempuh Jalan Sosialisme Berkarakter Tiongkok 40 tahun 
terakhir ini, nampak yang terjadi BUKAN kapitalis yang dilorot, dimiskinkan 
menjadi proletariat, tapi sebaliknya proletariat, buruh dan tani yang HARUS 
diangkat menjadi kapitalis-kapitalis pemilik saham, yang juga memiliki rumah, 
mobil dan segalanya, ... Bersama-sama MAKMUR! Itulah masyarakat adil dan 
makmur, dengan kata lain masyarakat sosialisme yang kita mimpikan!



From: Tatiana Lukman 
Sent: Thursday, June 16, 2022 12:40 AM
To: Chan CT 
Subject: RE: [GELORA45] Sosialisme sejati dan gadungan ==> Cristina Escobar

Anjing jaga budukan masih terus ngeyel seolah-olah kaum remo China tidak 
berkolaborasi dengan imperialisme AS…Lha wong modalnya lembaga-lembaga 
imperialis seperti Bank dunia, IMF juga disambut, kok masih punya muka budukan 
untuk ngeyeeeel teruuus!!!  

 

Terus membutakan mata yang sudah terjuling-juling tak bias melihat kebenaran 
lagi…Anti-imperialis AS zaman Mao sama dengan solidaritas dengan perjuangan 
rakyat AA dan AL seperti jelas tergambar dalam poster di bawah ini…

 

Sekarang berkoar-koar anti AS karena rebutan daerah pengaruh ekonomi dan 
politik, rebutan bahan baku, rebuatn pasar dunia!! Ya memang hanya kaum remo 
serta anjing-anjing jaganya yang masih terus berilusi untuk menyelimuti 
kebusukan dan pengkhianatannya kepada perjuangan anti imperialis rakyat sedunia…

 



 

Sent from Mail for Windows

 

From: Chan CT
Sent: Tuesday, June 14, 2022 9:48 AM
To: Tatiana Lukman; GELORA45_In
Subject: Re: [GELORA45] Sosialisme sejati dan gadungan ==> Cristina Escobar

 

Bahwa remo PKUS berkolaborasi dengan imperialisme TIDAK ADA yang menyangkal! 
Dan sudah terbukti akhirnya ambruk dengan sendirinya, ... 

 

Tapi, TIDAK begitu dengan PKT, setelah mengoreksi KESALAHAN yang terjadi diawal 
30 tahun RRT, dengan kembali meneruskan KEBENARAN Revolusi Demokrasi Baru Mao 
Zedong yang zenial itu, kembali memperkenankan kapitalis hidup dan berkembang 
kembali, ... Justru membuktikan lebih lanjut KEBENARAN teori Revolusi Demokrasi 
Baru Mao Zedong yang mempu mengejar ketertinggalan, keterbelakangan dan 
kemiskinan masyarakat menjadi sedikit makmur dan, ... akhirnya akan mewujudkan 
masyarakat sosialisme didunia nyata dengan mengalahkan kapitalisme/imperialisme 
didunia ini!

 

BRI (Belt and Road Initiative), Satu Jalan Satu Sabuk atau jalan Sutera yang 
sedang digencarkan RRT belasan tahun terakhir ini jelas disambuat baik banyak 
negara didunia, sudah mencapai 149 negara tergabung, dan menunjukkan 
keberhasilan RRT yang luar biasa sehingga menjadi “ANCAMAN BERAT” AS, ...! 
Jangankan tetangga dekat Laos, Kamboja tahun-tahun terakhir ini GDB nya juga 
ikutan naik lebih 5%, begitu juga dibanyak negara Afrika, juga negara kecil 
kepulauan seperti Solomond bahkan negara-negara tetangga Amerika sendiri, mulai 
berontak melepaskan diri dari cengkram AS dan berpaling pada RRT! 

 

Hanya nenek Tatiana menjadi orang aneh yang terkurung dalam tempurung tertidur 
dalam mimpi ditahun 60-an saja TIDAK MELIHAT keberhasilan RRT, ... Yang 
disoroti setitik sudut gelap yang tertinggal belum beres, ... dan itulah yang 
diangkat sebagai gajah besar RRT!

 

 

From: Tatiana Lukman 

Sent: Monday, June 13, 2022 3:20 PM

To: Chan CT ; 'Jonathan Goeij' via GELORA45 

Subject: RE: [GELORA45] Sosialisme sejati dan gadungan ==> Cristina Escobar

 

Sudah lama dibuktikan revisionisme sebagai ideologi borjuis dan berkolaborasi 
dengan imperialisme… Sudah dibuktikan juga revisionisme modern lah yang membuat 
sosialisme hancur di Uni soviet dan tiongkok dan hasilnya restorasi 
kapitalisme… Hanya orang-orang yang  DENGAN SENGAJA MEMBUTAKAN DIRINYA dan 
karena itu terus bicara tentang Rusia/Putin dan Xi Jin ping yang “komunis” 
…Bahkan ada jenderal TNI yang jauh lebih cerdas dari orang-orang remo yang 
sadar dan selalu bilang Tiongkok adalah kapitalis… Hanya mereknya yang dijual 
seperti pepesan kosong kemana-mana….

 

Sekali lagi bagi orang yang masih membutakan diri dan tidak tahu membedakan 
antara sosialisme dan kapitalisme, antara sosialisme dan imperialisme: China 
serta anjing-anjing buduknya berkoar-koar anti AS karena PERSAINGANNYA UNTUK 
MENDAPATKAN PENGARUH POLITIK YANG MEMBUKA JALAN BAGI PENGURASAN SUMBER BAHAN 
BAKU DI NEGERI-NEGERI DUNIA KETIGA.. SEMUA VIDEO TENTANG BAGAIMANA KAUM 
KAPITALIS MEMERAS DAN MENGHISAP RAKYAT NEGERI-=NEGERI TETANGGA SEPERTI LAOS, 
KAMBOJA DAN NEGERI-NEGERI AFRIKA TAK PERNAH BISA DIJAWAB OLEH CENTENG CHAN!!!! 

 

SUNGGUH MENJIJIKKAN….INILAH SALAH SATU ASPEK DARI “SOSIALISME DENGAN CIRI 
CHINA”…….

 

 

 

0:02 / 9:26

Prostitution Street in Shanghai China full - 中國上海賣淫街
 

https://youtu.be/w_qVeIUZdbE

 



 

Sent from Mail for Windows

 

From: Chan CT
Sent: Monday, June 13, 2022 5:02 AM
To: GELORA45_In; Tatiana Lukman
Subject: Re: [GELORA45] Sosialisme sejati dan gadungan ==> Cristina Escobar

 

Bagaimana bukan nenek ekstrimis yang sudah keluar dari akal sehat manusia, ... 
Kalau saja berani-beraninya menepuk dada dirinyalah yang selama ini telah 
berhasil menambah kawan-kawan seperjuanga di seantero dunia melawan 
imperialisme AS, ... untuk membangun sebuah masyarakat yang betul-betul 
berpihak kepada rakyat jelata! Membangun sosialisme sejati dan bukan sosialisme 
gadungan tipe China imperialis! Lalu, dimana itu negara sosisme sejati yang 
sudah berhasil dibangun itu??? Hahahaaa, ....

 

Nenek yang membutakan diri, TIDAK berhasil melihat KENYATAAN pertarungan 
didunia yang terjadi, khususnya 40-ana tahun terakhir ini, ... dimana 
perkembangan ekonomi, militer dan teknologi Tiongkok melesat cepat dan 
dijadikan “ANCAMAN BERAT” bagi imperialisme AS! Begitu yang diteriakkan Trump 
dan dilanjutkan Biden sekarang ini, ... Bahkan saat setelah meletus perang 
Rusia-Ukraina, Biden menyatakan ancaman Rusia hanyalah sementara sedang ancaman 
Tiongkok lebih berat dan jangka lama, ...! Mengapa?

 

Karena kenyatan yang dihadapi, AS kewalahan menghadapi Rusia di Ukraina yang 
awalnya hendak dijadikan medan pertempuran menghauskan bahkan merobohkan Rusia, 
ternyata segala langkah yang diambil tidak hanya mengorbankan rakyat Ukraina 
saja, tapi juga berdampak menimpa banyak negara di Eropah termasuk dirinya 
sendiri! Akibat sanksi, embargo produksi gas-minyak Rusia yang dijalankan, 
bukan menggempur jatuh ekonomi Rusia, sebaliknya mengakibatkan inflasi 
melambung di dunia, dan membuat banyak negara Eropa kewalahan mendapatkan 
minyak-gas yang sangat dibutuhkan dari Rusia itu, ... Sanksi mencabut Rusia 
dari Swift yang semula hendak jatuhkan Rubel, justru sebaliknya meningkatkan 
nilai Rubel! Rusia membalas sanksi AS dengan menuntut negara-negara yang 
membeli minyak-gas Rusia harus menggunakan Rubel, ...!

 

Kewalahan dimedan perang Ukraina, AS semula hendak alihkan perhatian kembali ke 
Asia, hendak ketegangan di selat Taiwan, perairan LTS, ...! Bukan hanya nenek 
Nancy Pelosi hendak berkunjung ke Taiwan, menjadi pejabat AS tertinggi yang 
berkunjung resmi ke Taiwan! Setelah ditegur keras juru-bicara Kemenlu RRT, 
sesaat sebelum terbang dari Jepang berakhir, diberitakan nenek terditeksi 
positif Corona, harus segera terbang pulang dan batalkan kunjungan ke Taiwan. 
Hehehee, ... Tidak berani nyeruduk!

 

Lalu, diawal bulan Maret, Biden mengundang pertemuan 5 negara Asean, ternyata 
hanya PM Li Sianlong dari Singapore seorang yang datang, Yang lain termasuk 
Menlu Retno dari Indonesia justru menemui Menlu RRT, Wang Yi! Ada pernyataan Li 
Sianlong yang patut diperhatikan, adalah kenyataan RRT sedang tumbuh menjadi 
negara kuat dan kenyataan itu tidak seharusnya ditekan, juga tidak ada kekuatan 
didunia ini yang bisa mencegahnya! Dan tidak seharusnya negara-negara Asia 
dituntut harus berpihak pada AS atau RRT! Bagaimanapun juga RRT telah memainkan 
peran yang cukup besar dalam kemajuan ekonomi didunia, sudah terjadi perdangan 
dengan banyak negara-negara di Asia yang tergantung dan saling menguntungkan, 
tidak lagi bisa diputus dan tanpa RRT lagi!

 

Hanya saja Li tidak melanjutkan, lhaa, kalau kita berpihak AS dan memusuhi RRT, 
lalu bisa dapatkan apa? Bukankah pertemuan KTT Asean kemarin ini AS hanya bisa 
kucurkan 150 juta dollar dan itu untuk kepentingan 10 negara! Sedang RRT dalam 
membangun jalan KA di Laos saja bisa kucurkan kredit 1 milyar dollar, ...!

 

Begitu juga Prabowo di pertemuan IISS, Sangrila-Singapore kemarin, juga dengan 
tegas menyatakan hendaknya AS tidak menuntut negara-negara Asean untuk 
berpihak, ...! Lebih menyetujui kebijakan RRT saja, bagi negara yang bersahabat 
dengan AS selama ini, tetap boleh saja bersahabat dan bekerjasama dengan RRT, 
tanpa harus memutus persahabatan dengan AS! Betuuul, ... setiap negara 
hendaknya bisa TETAP bekerjasama dengan negara manapun demi kemajuan dan 
kepentingan rakyat banyak! Dan berani menolak setiap “bantuan” yang dianggap 
merugikan kepentingan rakyat dan bangsanya sendiri! 

 

Jangan lagi percaya apalagi masih terus menghayalkan “bantuan” AS yang 
kenyataan selama lebih 77 tahun ini bikin celaka dan penderitaan bagi rakyat 
Indonesia, ...!

 

 

 

From: Tatiana Lukman 

Sent: Saturday, June 11, 2022 7:03 PM

To: Chan CT ; GELORA45_In 

Subject: RE: [GELORA45] Cristina Escobar

 

Anjing budukan rezim remo menggonggong lagi!! Kalau kebetulan menggonggong anti 
AS, itu bukan karena berpihak kepada rakyat yang berjuang untuk kedaulatan dan 
kebebasannya, tapi karena membela tuannya, imperialis Tiongkok yang sedang 
bertempur untuk mendapatkan bagiannya sebagai kekautan imperialis yang sedang 
berkembang… Sedangkan nenek yang sudah dia hujat bertahun-tahun ini, terus 
bertambah kawan-kawan seperjuangannya di seantero dunia, yang melawan 
imperialisme AS, melawan SISTEM KAPITALISME, untuk membangun sebuah masyarakat 
yang betul-betul berpihak kepada rakyat jelata dan untuk sosialisme sejati, 
bukan sosialisme gadungan tipe China imperialis!! Anjing budukan pasti tidak 
mau mendengarkan pidato warga Kuba yang hadir dalam Summit di LA, dan juga 
video di bawah ini… Ha…ha.. Tatiana yang extremis keluar dari akal sehat 
manusia???? Lihat para wakil rakyat negeri-negeri yang betul-betul berjuang 
melawan imperialis AS…dan mendukung KUBA dalam eprjuangan Panjang melawan 
blockade ekonomi kriminal AS…. Bukannya seperti para penguasa remo China yang 
melawan AS untuk kepentingan pundi-pundinya sendiri!!!

 

We need a new system! WE need a new society!.....

 

https://youtu.be/_tv_ef6ofQ4

 

 



 

Sent from Mail for Windows

 

From: Chan CT
Sent: Saturday, June 11, 2022 1:52 AM
To: Tatiana Lukman; GELORA45_In
Subject: Re: [GELORA45] Cristina Escobar

 

Nenek Tatiana ekstrimis yang sudah keluar dari akal sehat manusia, ...! Entah 
komunis macam apa yang dibela mati-matian dan segala yang berbeda dianggap 
SALAH dan harus dibasmi! Padahal dalam kenyataan hidup perkembangan masyarakat 
yang terjadi TIDAK seperti yang dibaca dalam buku, ... BAHKAN Uni Sovyet, 
negara sosialis pertama didunia yang dijadikan teladan itu sudah ambruk, ... 
Tapi, tetap saja tidak berani melihat kenyataan didunia ini telah muncul RRT 
yang maju tegak berdiri dan mampu berhadapan melawan AS!

 

Kalau saja masih menganggap kehidupan Cuba yang masih miskin dan terbelakang 
begitu TETAP menjadi idola dalam mimpi indahnya, yaaa pertahankan saja begitu 
terus! Hanya saja, dengan pertumbuhan kemajuan yang begitu lambat, bagaimana 
mengalahkan negara-negara kapitalis didunia ini??? Kenapa tidak berani 
membandingkan dengan Iran, misalnya, sekalipun bukan komunis, tapi sementara 
pakar Taiwan yang melihat perkembangan Iran, menyatakan cukup maju dan dalam 
menghadapi sanksi AS selama ini juga tetap bisa bertahan dan majuuu, ... 
Setidaknya bikin pusing dan kewalahan Amerika!

 

 

 

 

From: 'Tatiana Lukman' via GELORA45 

Sent: Friday, June 10, 2022 9:57 PM

To: 'Jonathan Goeij' via GELORA45 

Subject: [GELORA45] Cristina Escobar

 

Antek remo, anjing jaga rezim Xi Jin ping pernah menertawakan, menghina Kuba, 
menyamakan sosialisme dengan kemiskinan. Mao pernah bilang tanpa investigasi 
orang tak punya hak bicara tentang hal ihwal yang tidak diinvestigasinya itu. 
Apa sih pengetahuan yang dimiliki oleh otak yang ditaruh didengkulnya antek 
remo ini tentang Kuba? Apakah antek itu tahu tentang apa saja isi dan dampak 
dari blockade ekonomi AS sejak Kuba membebaskan diri dari cengkeraman 
imperialisme AS? Bukan untuk pertama kalinya anjing jaga remo  menelanjangi 
dirinya sebagai anti-komunis, anti-sosialis dan reaksioner…Memang itulah 
hakekat ideologi dari revisionisme modern. Siapa yang mau mendengar suara dari 
Kuba, silahkan mendengarkannya dari seorang warga Kuba.

 

Cristina Escobar di “Cumbre de los Pueblos..” (KTT Rakyat), pertemuan tandingan 
terhadap pertemuan OAS (Organization of American States)

 

https://youtu.be/HYKyeiBRVOY

 

 

Sent from Mail for Windows

 

-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/666542555.180592.1654869430853%40yahoo.com.

-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/943DC0F38C294414ACEC4665A64720CB%40A10Live.

 

-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/B347D75763124E8EAEBBBDFE1863738B%40A10Live.

 

 

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/327AD093C55843E4BBD373DA8AB3E169%40A10Live.

Reply via email to