Undang-Undang Buruk AS Terkait Xinjiang Merupakan Tanda Amerikanisasi Rantai 
Industri Global
2022-06-23 
17:27:44https://indonesian.cri.cn/2022/06/23/ARTId1WAch6bLyOYkQeq9srm220623.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.12


Pihak AS berdasarkan apa yang disebutnya Undang-Undang Pencegahan Kerja Paksa 
Uigur menetapkan semua produk dari daerah Xinjiang Tiongkok sebagai hasil apa 
yang disebutnya kerja paksa dan melarang impor semua produk yang berkaitan 
dengan Xinjiang. 

Tidak sulit terlihat perbuatan histeris AS berdasarkan kebohongan itu melanggar 
hukum ekonomi pasar dan pada hakehatnya ingin melakukan pelepasan kaitan dengan 
Tiongkok di bidang perdagangan, mencoba menyisihkan Tiongkok dari rantai 
industri global, dan itu bagaikan melepaskan diri dari rantai industri global 
dan menerapkan Amerikanisasi.

Industri unggulan Xinjiang terutama kapas dan polisilikon. Kapas Xinjiang 
bermutu tinggi dengan harga pantas, maka menjadi pilihan banyak merek terkenal 
dunia. Bersamaan itu, Xinjiang menyumbangkan hampir separo kemampuan produksi 
polisilikon di seluruh dunia dan 85 persen produsi panel baterai  AS tergantung 
pada Tiongkok. Kalau kedua produk ini ditolak, AS sulit mencari produk 
penggantinya di seluruh dunia, dan akibatnya ialah inflasi yang menanjak dan 
krisis rantai pemasok yang semakin serius.

Tak hanya itu, karena Undang-Undang itu juga mencakup produk yang menggunakan 
bahan baku dari Xinjiang dan perusahaan yang merekrut Etnis Uigur, maka itu 
berarti bahwa AS tak saja mengesampingkan produk Xinjiang dan juga ingin 
melakukan pelepasan kaitan dengan Tiongok dan juga melepaskan diri dari rantai 
industri global.

Pada zaman globalisasi sekarang ini, produk Xinjiang dan bahan bakunya telah 
diekspor ke berbagai pelosok dunia dan mencakup berbagai rantai industri 
global. Para pekerja Etnis Uigur secara luas berpartisipasi dalam produksi 
perusahaan dan menginginkan kehidupan indah. Pihak AS membuat kebohongan “kerja 
paksa” secara serampangan dan mencoba mengesampingkan semua produk yang 
berkaitan dengan Xinjiang. Itu tak lain menutup diri dan bunuh diri di pasar 
global. Waktu akan membuktikan siapa yang melawan arus sejarah dan mencoba 
menghambat jalan orang lain akhirnya jalan sendiri terhambat.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/41A792AE19E74FEDACD22B6D4BDBC98B%40A10Live.

Reply via email to