Jumlah ABK Terdaftar di Tiongkok Sebanyak 1,8 Juta Orang, Dengan Tingkat 
Vaksinasi Sebesar 94%
2022-06-27 15:36:37



Dalam jumpa pers yang digelar oleh Kantor Penerangan Dewan Negara Tiongkok 
Senin pagi ini (27/6), Wakil Menteri Perhubungan Tiongkok Zhao Chongjiu 
memaparkan inventarisasi anak buah kapal (ABK) di Tiongkok.




Terhitung sampai akhir tahun 2021, jumlah ABK yang terdaftar di Tiongkok 
sebanyak 1,8 juta orang, meningkat 5,2 persen dari tahun 2020. Di antaranya, 
jumlah ABK untuk pelayaran rute internasional tercatat kurang lebih 620 ribu 
orang, jumlah pelaut untuk pelayaran domestik tercatat sekitar 230 ribu orang, 
dan jumlah ABK untuk jalur pelayaran sungai domestik sebanyak 950 ribu orang. 
Skala barisan ABK Tiongkok semakin berkembang untuk memenuhi kebutuhan 
perkembangan pasar pelayaran di masa kini.



UMKM Tiongkok Tumbuh Pesat dan Dinamis
2022-06-27 
14:11:48https://indonesian.cri.cn/2022/06/27/ARTIvE5qVvrxFcUFlnUrPUAF220627.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.3




Di bawah pimpinan teguh Komite Sentral PKT, inti daya saing Usaha Menengah, 
Kecil dan Mikro (UMKM) di Tiongkok semakin meningkat, peran dan kontribusi 
terhadap ekonomi nasional dan pembangunan sosial semakin menonjol.




“UMKM memainkan peranan yang penting.” Xu Xiaolan, Wakil Menteri Perindustrian 
dan Teknologi Informasi Tiongkok baru-baru ini di depan jumpa pers bertema 
‘Perkembangan Tiongkok Selama Satu Dasawarsa’ menyatakan, daya saing UMKM 
Tiongkok semakin meningkat, peran dan kontribusinya terhadap ekonomi nasional 
dan pembangunan sosial semakin menonjol, menunjukkan tren pertumbuhan yang 
pesat, kontribusi yang besar dan penuh dinamik.





Dalam 10 tahun ini, UMKM tumbuh sangat pesat. Data statistik menunjukkan, 
terhitung hingga akhir tahun 2021, jumlah perusahaan di Tiongkok tercatat 48,42 
juta buah, bertambah 1,7 kali lipat, dan 99% di antaranya adalah UMKM. Di 
bidang perindustrian, jumlah perusahaan menengah dan kecil berskala atas 
mencapai 400 ribu buah, dengan volume omzet melampaui 75 triliun Yuan RMB, 
pendapatan murni mencapai 4,7 triliun Yuan RMB, angka tersebut masing-masing 
meningkat sebesar 23,5%, 38,7% dan 37,1% dibandingkan tahun 2012.



Sumbangan UMKM terhadap pembangunan ekonomi pun semakin besar. Data sensus 
ekonomi ke-4 menunjukkan, jumlah karyawan UMKM telah menduduki 80% dari jumlah 
total karyawan perusahaan di seluruh negeri. 

Pada tahun 2021, jumlah wirausaha swasta di Tiongkok mencapai 400 juta orang, 
bertambah lebih dari 200 juta orang daripada tahun 2012. 

Perusahaan swasta yang pada umumnya berupa UMKM merupakan badan utama bisnis 
perdagangan luar negeri terbesar di Tiongkok, kontribusinya terhadap 
perdagangan luar negeri melampaui 58,2% pada tahun 2021. 

Hasil survei menunjukkan, koefisien korelasi antara UMKM dan pertumbuhan 
ekonomi daerah melebihi 0,8, daerah dengan UMKM yang aktif pun merupakan daerah 
utama pembangunan ekonomi dan ketenagakerjaan.



UMKM penuh dinamis. Menempuh pola pembangunan yang ‘profesional,canggih, unik 
dan inovatif’ merupakan salah satu ciri khas UMKM dalam perkembangannya. 

Di antara perusahaan ‘raksasa kecil’ yang profesional, canggih, unik dan 
inovatif, tercatat lebih dari 60% adalah termasuk bidang dasar industri, lebih 
dari 70% telah terlibat secara mendalam dalam industri selama lebih dari 
sepuluh tahun, lebih dari 80% telah memasuki rantai industri baru yang 
strategis, dan lebih dari 90% adalah ahli pendukung dari perusahaan besar 
terkenal di dalam dan luar negeri.





-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/C6A6BBEB79C14741B4515389125E2D4C%40A10Live.

Reply via email to