Sosok Sunny Tanuwidjaja, Eks Staf Ahok yang Kini Disebut Bantu Anies
Tim detikcom - detikNews
Rabu, 29 Jun 2022 11:27 WIB

Sunny Tanuwidjaja di Balai Kota (Danu Damarjati/detikcom)

Jakarta - Sunny Tanuwidjaja dulu akrab dengan mantan Gubernur DKI Jakarta 
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Kini Sunny disebut ingin membantu Anies 
Baswedan, pesaing Ahok pada Pilgub DKI 2017, yang kini menjadi DKI-1. Begini 
sosok Sunny dan rekam jejaknya.
Dalam catatan pemberitaan detikcom yang dirangkum Rabu (29/6/2022), Sunny 
pernah menjadi salah satu peneliti lembaga Centre for Strategic and 
International Studies (CSIS) Jakarta. Sunny adalah peraih master ilmu politik 
di Universitas Northern Illinois. Sunny tercatat beberapa kali mengomentari 
dinamika perpolitikan Tanah Air.

Ahok juga pernah mengungkapkan latar belakang Sunny di CSIS. Saat itu Ahok 
membantah punya staf pribadi, termasuk Sunny.


Baca juga:
Soal Sunny Tanuwidjaja yang Kini Beda Jalan Politik dengan PSI

"Saya tidak ada staf pribadi sebenarnya, tapi saya punya belasan staf. (Ada) 
Sakti, Michael, Melva, dll. Kalau Sunny lebih banyak kasih advice politik 
karena dia (dulu di) CSIS," ungkap Ahok setelah meresmikan pembangunan Jembatan 
Bundaran Semanggi, Jumat (8/4/2016).


Ikut Ahok dari 2010

Ahok membantah Sunny bekerja dengan dirinya. Ahok mengatakan Sunny sudah ikut 
sejak dia menjabat sebagai anggota DPR RI 2010.

Ahok menyebut Sunny Tanuwidjaja sebagai mahasiswa magang yang tengah menjadikan 
dirinya sebagai penelitian untuk disertasi doktoral di Universitas Illinois, 
Amerika Serikat.

"Dia ikutin saya sejak di DPR RI 2010. Kamu tanya dia sajalah. Bagi siapa pun 
yang mau belajar, 3 bulan, 6 bulan, setahun bebas saja. Sunny sih hampir semua 
(pengusaha) kenal ya, lingkungan ini kok," kata Ahok.

'Teman Nongkrong'

Nama Sunny Tanuwidjaja pernah ramai diperbincangkan publik pada 2016 saat 
dikaitkan dengan kasus reklamasi. Sunny disebut merupakan perantara pengembang 
dengan Ahok yang saat itu menjabat Gubernur DKI namun sudah dibantah.

Saat bersaksi dalam kasus suap terkait raperda reklamasi di PN Tipikor Jakarta, 
Jl Bungur Besar Raya pada Senin, 25 Juli 2016, Sunny mengaku bekerja sukarela 
menjadi staf Ahok. Sunny juga mengaku tidak mendapatkan gaji dari uang 
operasional Ahok.

"Kalau saya tidak digaji Pak Gubernur, sementara staf lain digaji dari 
operasional Pak Gubernur. (Saya) digajinya dari tempat saya yang satu lagi," 
ujar Sunny saat itu.

Ahok, yang juga hadir dalam sidang tersebut, mengaku lebih senang menyebut 
Sunny sebagai teman nongkrong-nya.

"Lebih cocok teman ngomong, teman nongkrong, karena nggak digaji," kata Ahok, 
yang duduk bersebelahan dengan Sunny.

Dalam rangkaian sidang kasus tersebut, bos PT Agung Sedayu Group, Sugiyanto 
Kusuma atau Aguan, pernah mengaku sudah kenal lama dengan Sunny Tanuwidjaja. 
Saat bersaksi di pengadilan, Aguan menyebut Sunny merupakan sosok tempat 
menyampaikan masukan dan aspirasi.

"Kalau ada aspirasi dan/atau masukan, saya sampaikan melalui Sunny," kata Aguan 
saat ditanya jaksa penuntut umum di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, 
Kemayoran, Jakpus, Rabu (27/7/2016).

Jaksa kemudian menanyakan masukan apa yang sering disampaikan ke Sunny. Menurut 
Aguan, dia banyak memberikan masukan, namun sebagian ada yang ditolak. "Kita 
baru masukin saja udah ditolak, tapi karena kita dekat dengan Gubernur, kita 
nggak mau ambil tindakan hukum," imbuhnya.

Baca juga:
Grace Natalie: Sunny Eks Staf Ahok Sejak Awal Sudah Jadi Kader PSI

Pernyataan Aguan dalam sidang tersebut senada dengan Sunny. Dalam wawancara di 
Balai Kota tempo lalu, Sunny mengakui punya hubungan dengan pengusaha dalam 
rangka tugas mengatur pertemuan dengan Ahok.

"Kebanyakan kalau pengusaha itu persepsinya, Pak Gubernur ini dekat dengan 
Presiden, bisa memberi masukan ke Presiden. Mereka sempat ngobrol dengan Pak 
Gub (Gubernur), harapannya bisa disampaikan ke Presiden," kata Sunny.

"Saya ngatur pertemuan Pak Ahok dengan berbagai macam pengusaha, mau Pak Aguan, 
Pak Trihatma, siapa pun," kata Sunny.

Halaman selanjutnya, Sunny sempat menjabat di Dewan Pembina PSI.

Simak juga 'Anies, Ganjar hingga Ridwan Kamil Masuk Bursa Capres PAN':


Sunny Dewan Pembina PSI

Pada Februari 2018, Sunny Tanuwidjaja terungkap aktif di Partai Solidaritas 
Indonesia (PSI). Sunny tercatat menjadi petinggi PSI.

Jabatan Sunny sebagai Sekretaris Dewan Pembina tertera di lembar susunan 
kepengurusan PSI yang sempat beredar di media sosial. Grace Natalie, yang dulu 
menjabat Ketua Umum PSI, mengatakan Sunny memang menjadi anggota sejak PSI 
berdiri pada 2014.

"Mantan staf Ahok, Sunny, ini sudah bergabung dengan PSI dari awal, ketika PSI 
didirikan pada 2014. Yang mengajak adalah Bro Toni (Sekjen PSI Raja Juli 
Antoni)," ujar Grace di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis 
(1/3/2018).

Bantu Anies

Menjelang Pilpres 2024, nama Sunny kembali diperbincangkan di media sosial 
setelah dikaitkan dengan Anies Baswedan. Grace Natalie, yang kini menjabat 
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI mengatakan Sunny sudah melepas posisinya di 
partai karena berbeda jalan politik.

"Sunny mundur atas keinginannya sendiri, karena beliau menyadari akan memilih 
jalan politik yang berbeda dengan PSI," kata Grace Natalie.

Grace kemudian mengungkapkan beda PSI dan Sunny Tanuwidjaja di politik. Sunny 
disebut jujur ingin membantu Anies Baswedan dan menyadari posisinya sulit jika 
terus di PSI.

"Dia secara jujur bicara ingin bantu Pak Anies," kata Grace.

"Ya konsekuensi dari berbeda jalan politik itu, beliau mengajukan pengunduran 
diri sebagai Sekwanbin. Beliau juga sadar posisinya sulit," imbuhnya.

Grace tidak menjelaskan seperti apa konteks Sunny membantu Anies. Dia menduga 
ada hubungannya terkait 2024 namun Grace menyebut hal ini sebaiknya ditanyakan 
langsung kepada Sunny Tanuwidjaja.

detikcom sudah menghubungi Sunny Tanuwidjaja perihal isu membantu Anies namun 
masih belum ada respons. Sementara itu, pendukung Anies, M Taufik, menyatakan 
belum tahu soal kabar merapatnya Sunny ke Anies.

(gbr/tor)

Baca artikel detiknews, "Sosok Sunny Tanuwidjaja, Eks Staf Ahok yang Kini 
Disebut Bantu Anies" selengkapnya 
https://news.detik.com/berita/d-6152777/sosok-sunny-tanuwidjaja-eks-staf-ahok-yang-kini-disebut-bantu-anies.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/E497D83685CB42419F7074501D5EBC97%40A10Live.

Reply via email to