MATI KUTU NIH…! 
Dr. Connie: Bedain Patriot Pancasila dengan Patriot Ukraina! 
ByTim 
Redaksi0https://bergelora.com/mati-kutu-nih-dr-connie-gampar-mantan-diplomat-ngawur-bedain-patriot-pancasila-dengan-patriot-ukraina/

JAKARTA- Kunjungan Presiden Jokowi ke Ukraina dan Russia jelas mempunyai 3 
misi. Itu clear dinyatakan oleh Menlu sejak sebelum Presiden Joko Widodo 
berangkat ke pertemuan G7 dan seterusnya. Hal ini ditegaskan ahli pertahanan 
dan intelejen, Dr. Connie Rahakundini Bakrie, Sabtu (2/7) kepada Bergelora.com 
di Jakarta, menanggapi pernyataan mantan diplomat Dino Pati Djalal.

Connie menjelaskan tiga misi itu adalah misi keamanan pangan, misi keamanan 
energi dan misi perdamaian.

“Perkara gandum mie dan sebagainya itu problem dunia. Justru langkah tepat dan 
sudah benar pembicaraan Presiden Jokowi kepada Presiden Putin minta komitmen 
awal pengamanan gandum dan pupuk,” tegasnya.

Karena menurutnya bukan cuma Indonesia yang menderita tapi Afrika, Asia dan 
paling dikhawatirkan adalah mempercepat terjadinya negara gagal disebabkan 
domino effect issue pangan dan energi akibat ‘spill over’ dari perang ini.

“Jadi langkah Jokowi mungkin dinilai kecil tetapi jelas sebuah Smart Small 
Steps untuk menyelamatkan masyarakat dunia,” tegasnya.

Connie menyoroti pernyataan Dino Pati Djalal yang menurutnya ngawur pada misi 
perdamaian yang diemban oleh Presiden Jokowi.

“Terkait misi perdamaian saya kira komentar sinis Dino Pati Djalal bahwa ini 
pertanda Putin acuhkan misi Perdamaian Jokowi adalah ngawur. Dino mungkin lupa 
Jokowi itu Presiden bukan tukang sulap,” Abrakadabra langsung jadi, tegasnya.

Seharusnya menurut Connie sebagai mantan diplomat papan atas Dino pastilah 
paham betul urusan perdamaian menjadi sulit dan berbelit karena Presiden 
Zelensky bukanlah seorang Presiden yang berdaulat penuh. Keputusannya 
tergantung sangat pada titah AS dan NATO yang ‘playing as good friends’.

“Padahal sebenarnya AS dan NATO menjadikan rakyat dan negara Ukraina menjadi 
mandala perang mereka sehingga negara dan rakyatnya menjadi luluh lantak akibat 
dari ketidak berdaulatan Ukraina pada kepentingan nasionalnya sendiri,” ujarnya.

Intinya kunjungan Jokowi ke kedua negara dengan 3 misinya jelas menunjukkan 
kualitas perbedaan sesungguhnya antara patriot ala Pancasila dan patriot ala 
Ukraina.

“Dan rakyat Indonesia yang waras tentunya harus mendukung semangat Patriot 
Pancasila !” tegasnya. (Web Warouw)

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/66E5A8B91108447BBF88397634D27542%40A10Live.

Reply via email to