Ada Perbedaan Waktu Hari Raya Idul Adha, PP Muhammadiyah Minta Umat Islam Tetap Bersatu (kompas.com) <https://nasional.kompas.com/read/2022/07/09/06243861/ada-perbedaan-waktu-hari-raya-idul-adha-pp-muhammadiyah-minta-umat-islam?insNltCmpId=365&insNltSldt=10080&isInsNltCmp=1&utm_campaign=daily-newsletter-d2022-07&utm_content=&utm_medium=email&utm_source=newsletter&utm_status=true&utm_term=>
Ada Perbedaan Waktu Hari Raya Idul Adha, PP Muhammadiyah Minta Umat Islam Tetap Bersatu Kompas.com - 09/07/2022, 06:24 WI Penulis Singgih Wiryono | Editor Irfan Maullana JAKARTA, KOMPAS.com - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah bertepatan pada Sabtu (9/7/2022). Hal ini berbeda dengan ketetapan pemerintah, yang menyatakan perayaan kurban jatuh pada Minggu (10/7/2022). Meski demikian, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir meminta umat Islam tetap bersatu. Persatuan, kata Haedar, diperlukan agar bangsa Indonesia senantiasa menjaga kerukunan dan kebersamaan. *Baca juga:* *Hari Raya Idul Adha, Ketum PP Muhammadiyah Pesan Hidupkan Kembali Semangat Berbagi* "Termasuk dalam menghadapi perbedaan Idul Adha, kita berharap ke depan kaum muslimin di Indonesia memiliki Kalender Global yang memberi kepastian kepada kita," ujar Haedar dalam keterangan tertulis, Jumat (8/7/2022) malam. Sembari menanti terwujudnya kalender global tersebut, Haedar meminta agar umat Islam bisa saling menghormati. Haedar juga meminta seluruh kantor pimpinan wilayah Muhammadiyah tidak memaksa anggotanya untuk merayakan shalat Idul Adha di hari tertentu. "Keragaman paham, organisasi, tidak menghalangi kita untuk berbagi menjadi satu tubuh yang sama sebagaimana pesan Nabi bahwa antarumat, antargolongan harus saling menyangga satu sama lain," kata Haedar. Sembari berharap di masa depan umat Islam memiliki kalender global, Haedar mengajak seluruh tokoh, umat, dan warga persyarikatan Muhammadiyah merayakan momen Idul Adha dengan memberikan pencerahan yang memandu pada kehidupan umat manusia yang maju, damai dan sejahtera. *Baca juga:* *Kapan Shalat Idul Adha 2022? Sabtu atau Minggu? * "Kita berharap kalender umat Islam dan penentuan hari-hari yang berkaitan dengan ibadah yang menyangkut wilayah ijtihad memberi kepastian dan validitas yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmu karena hidup ke depan itu baik dalam aktivitas keagamaan maupun lainnya memerlukan kepastian dalam transaksi, tanggal, hari dan lain sebagainya," kata Haedar. -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2C8zxsUoE-E1mNwOwsmdibZACC%3Dq3DdFbOZn4b9CXHa2A%40mail.gmail.com.
