Presiden RI Joko Widodo Temui Menlu Tiongkok Wang Yi
2022-07-13 
11:47:06https://indonesian.cri.cn/2022/07/13/ARTI14gUrBJcLoe3QldFHUzG220713.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.26
Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) pada hari Senin lalu (11/7) mengadakan 
pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi di Jakarta.









Jokowi menitipkan salam hangatnya untuk Presiden Xi Jinping dan mengucapkan 
terima kasih atas dukungan kuat Tiongkok terhadap Indonesia sebagai presidensi 
G20. Jokowi mengapresiasi hasil-hasil positif yang tercapai dalam pertemuan 
kedua mekanisme kerja sama dialog tingkat tinggi Indonesia-Tiongkok, dan 
menyatakan harapannya untuk dapat bersama dengan pihak Tiongkok terus 
meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, seperti ekonomi dan perdagangan, 
investasi serta pembangunan digital dan hijau. Jokowi menyatakan, kedua pihak 
hendaknya meningkatkan koordinasi dan sinergi antara satu sama lain, serta 
mempercepat proyek-proyek Sabuk dan Jalan, termasuk proyek KC Jakarta-Bandung. 
Ia menyambut lebih banyak perusahaan Tiongkok untuk berinvestasi ke Indonesia, 
dan pihaknya akan memberikan kemudahan untuk itu.

Dalam pertemuannya dengan Jokowi, Wang Yi menyampaikan salam hangat dari 
Presiden Xi Jinping, dan mengucapkan selamat kepada Indonesia yang telah sukses 
menyelenggarakan KTT Menlu G20, sekaligus telah memperlihatkan peran penting 
Indonesia sebagai negara ekonomi emerging market dan wakil dari kekuatan 
ekonomi baru, Indonesia telah menyampaikan sinyal positif untuk bersatu dalam 
menghadapi tantangan global. Wang Yi mengatakan, Tiongkok akan sekuat tenaga 
mendukung Indonesia berperan sebagai tuan rumah KTT G20, dalam rangka 
bersama-sama memainkan peranan Asia dan menyumbangkan kekuatan Asia bagi 
pemulihan ekonomi global.

Wang Yi berujar, “sejak pandemi COVID-19 merebak, Presiden Xi Jinping dan 
Presiden Joko Widodo telah berkomunikasi dan berinteraksi erat, telah 
memberikan bimbingan strategis terhadap perkembangan hubungan tingkat tinggi 
bilateral, juga telah memberikan daya pendorong yang kuat bagi solidaritas 
kedua negara dalam penanggulangan pandemi dan pemulihan ekonomi. 

Kedua pihak secara menyeluruh melaksanakan kesepahaman penting yang dicapai 
oleh kedua kepala negara, telah membentuk pola perkembangan baru yang terdiri 
atas kerja sama politik, ekonomi, sosbud dan maritim, sekaligus telah 
menegaskan arah perkembangan komunitas senasib sepenanggungan, telah membuka 
prospek yang cerah dan baru bagi hubungan Tiongkok-Indonesia. 

Kedua pihak hendaknya memperlihatkan tren kuat dua negara berkembang besar yang 
bersatu, bekerja sama dan senasib sepenanggungan, terus meningkatkan kerja sama 
pragmatis di berbagai bidang, serta bersama mendorong proyek KC Jakarta-Bandung 
agar dapat rampung dan diresmikan tepat waktu. 

Sementara itu, kedua pihak juga hendaknya bersama-sama mendorong Koridor 
Ekonomi Komprehensif Regional agar dapat segera mewujudkan hasil awalnya, 
memupuk titik pertumbuhan baru ekonomi digital, serta pembangunan hijau dan 
ekonomi biru.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/964AE1E4D9BC42C18492136CD946FBD9%40A10Live.

Reply via email to