ASEAN Tetap Menjadi Mitra Dagang Terbesar Tiongkok pada Paruh Pertama Tahun 2022
2022-07-14 
11:35:54https://indonesian.cri.cn/2022/07/14/ARTIHYSPIBhhrhNZTZdSgs3h220714.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.23


Data yang diumumkan Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok pada hari Rabu 
kemarin (13/7) menunjukkan, nilai total impor dan ekspor Tiongkok terhadap 
ASEAN pada paruh pertama tahun 2022 sebesar 2,95 triliun Yuan RMB, naik 10,6 
persen dibandingkan masa yang sama tahun lalu. ASEAN tetap menjadi mitra dagang 
terbesar Tiongkok. 


Pertemuan ke-14 Komite Pengarah Kerja Sama Bilateral Tiongkok-Vietnam Digelar
2022-07-14 
11:12:16https://indonesian.cri.cn/2022/07/14/ARTI3Cqnus5hcUDiwMjGNbZG220714.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.24

Pertemuan ke-14 Komite Pengarah Kerja Sama Bilateral Tiongkok-Vietnam digelar 
di kota Nanning, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi pada hari Rabu kemarin 
(13/7). Anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi 
bersama Wakil Perdana Menteri Vietnam Pham Binh Minh memimpin pertemuan 
tersebut, penanggung jawab sejumlah lembaga dan daerah berpartisipasi dalam 
pertemuan tersebut secara daring dan luring.




Wang Yi sempat mengajukan usulan seputar peningkatan kerja sama bilateral. 
Pertama, menonjolkan kepemimpinan. Dengan kesepahaman penting tingkat tinggi 
partai dan pemerintah kedua negara sebagai panduan, mendorong Kemitraan Kerja 
Sama Strategis Komprehensif kedua negara melangkah ke tahap yang baru. Kedua, 
meningkatkan pertukaran strategis. Kedua pihak hendaknya memperdalam pertukaran 
pengalaman pemerintahan negara, meningkatkan kunjungan badan legislatif dan 
partai politik, dalam rangka memberi tunjangan teori yang kuat bagi 
perkembangan sosialisme kedua negara. Ketiga, mewujudkan status pragmatisnya. 
Mengembangkan keunggulan kemiripan geografis dan industri kedua negara yang 
saling melengkapi, lebih lanjut memperluas keuntungan RCEP, serta mendorong 
peningkatan kualitas kerja sama ekonomi dan perdagangan bilateral. Keempat, 
mendorong inovasi. Meningkatkan kerja sama di bidang penanganan perubahan 
iklim, pembangunan hijau, industri fotovoltaik dan energi bersih. Kelima, 
adalah memelihara stabilitas. Meningkatkan pertukaran sosial dan budaya, dalam 
rangka memperkukuh fondasi persahabatan rakyat kedua negara.




Pham Binh Minh menyatakan, hubungan dengan Tiongkok merupakan prioritas dalam 
kebijakan luar negeri Vietnam, persahabatan dengan Tiongkok merupakan pilihan 
strategis yang diambil Vietnam. Dengan kesepahaman tingkat tinggi partai dan 
pemerintah kedua negara sebagai panduan, pihak Vietnam bersedia mempererat 
kontak tingkat tinggi, memperkukuh saling kepercayaan strategis, dan mendorong 
kerja sama di berbagai bidang.



Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan sinergi dan mempraktikkan kesepahaman 
menjadi tindakan konkret untuk mendorong kerja sama. Kedua pihak akan 
mempercepat pendorongan kerja sama interkonektivitas, pembangunan bersama 
‘Sabuk dan Jalan’ serta kerja sama ‘Dua Koridor dan Satu Lingkaran’, kedua 
pihak akan menjajaki pembentukan mekanisme untuk saling mendorong dan 
melindungi produksi dan rantai pasokan, meningkatkan pembangunan pelabuhan, dan 
mendorong fasilitasi perlintasan. Kedua pihak juga akan meningkatkan pertukaran 
dan kerja sama di bidang penanganan masalah sensitif maritim dan mendorong 
kerja sama maritim mencapai lebih banyak hasil yang visibilitas. Kedua pihak 
akan meningkatkan kerja sama bersolidaritas dalam urusan regional dan 
internasional, mempertahankan struktur kerja sama regional efektif yang 
didominasi oleh ASEAN, serta mempertahankan multilateralisme sejati dan 
mempraktikkan regionalisme terbuka.



-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/38953CECD5BA4C959EFB96C731D82A41%40A10Live.

Reply via email to