Yang Terbaca dari Kunjungan Xi Jinping ke Xinjiang
2022-07-15 
16:05:15https://indonesian.cri.cn/2022/07/15/ARTI9vJQEzBEpcVtm1QLvQkI220715.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.4


Pada hari Rabu pagi kemarin (13/7), Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan 
kunjungan kerja ke Komunitas Guyuanxiang, Urumqi, Daerah Otonom Uighur 
Xinjiang. Pada kesempatan itu, Xi Jinping berpesan kepada pejabat agar mau 
turun ke bawah dan sedapat mungkin memenuhi permintaan masyarakat ketika 
melakukan tugasnya.




Komunitas Guyuanxiang didirikan pada 2001. Kini di komunitas ini tercatat 1.750 
kepala keluarga dengan populasinya 4.635 orang. Di antaranya 95 persen ke atas 
penghuni adalah warga etnis minoritas, dan oleh karena itu komunitas tersebut 
adalah sebuah tempat permukiman tipikal yang padat penduduk multi etnis. 
Komunitas Guyuanxiang adalah salah satu komunitas yang menyandang gelar teladan 
persatuan bangsa nasional.




Saat berkunjung ke komunitas tersebut, Xi Jinping mengutip sebuah metafora 
untuk menegaskan betapa pentingnya pekerjaan para kader komunitas, yang juga 
menunjukkan sebabnya dia turun ke bawah untuk memahami keadaan di komunitas 
penduduk. 

Ia mewanti-wanti agar pihak administrasi komunitas dengan sebaik-baiknya 
melakukan tugasnya untuk melayani rakyat, agar massa rakyat berbagai etnis 
menempuh kehidupan yang kian bahagia.




Xi Jinping pernah mengunjungi Xinjiang pada 8 tahun yang lalu. Pada perlawatan 
tersebut Xi Jinping mengatakan, adapun masalah Xinjiang, yang paling sulit dan 
yang paling menjangkau jauh adalah masalah persatuan antar etnis. Dalam seminar 
Komite Sentral PKT terkait pekerjaan Xinjiang pada September 2020, Xi Jinping 
menekankan perlunya terus memperkokoh persatuan antar etnis dengan bersandar 
pada kesadaran pembentukan komunitas senasib sepenanggungan bangsa Tionghoa.

Biarkan Peninggalan Budaya Berbicara, dan Sejarah Tersimpan
2022-07-15 16:09:03


Pada hari Rabu kemarin (13/7) Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan inspeksi 
ke Museum Daerah Otonom Uighur Xinjiang. Dia telah menyaksikan pertunjukan epik 
Manas dari etnis Kirgiz dan berbincang-bincang hangat dengan para pewaris 
budaya tak benda Manas.




‘Manas’ bersama epik etnis Tibet ‘Raja Gesar’ dan epik etnis Mongol ‘Janggar’ 
dijuluki sebagai tiga epik Tiongkok yang terkemuka. Manas dan Gesar turut 
tercantum dalam daftar nama warisan budaya tak benda manusia di Konvensi 
tentang Perlindungan Warisan Budaya Tak Benda UNESCO pada tahun 2009.




Xi Jinping menunjukkan, warisan budaya seperti Manas tidak hanya menjadi harta 
berharga bagi etnis minoritas tapi juga menjadi harta berharga bangsa Tionghoa, 
hendaknya dilindungi, diwarisi dan dirawat dengan baik agar dapat berkembang.




Museum Daerah Otonom Uighur Xinjiang dianggap sebagai galeri seni yang 
mengoleksi peninggalan sejarah dan budaya serta menunjukkan keunikan sejarah 
dan budaya Xinjiang. Dewasa ini, sebuah pameran bertajuk Pameran Peninggalan 
Sejarah Xinjiang sedang digelar di museum, pameran memamerkan 1.700 lebih 
barang peninggalan sejarah yang menunjukkan detail sejarah pertukaran dan 
asimilasi berbagai etnis bangsa Tionghoa, serta membuktikan bahwa Xinjiang 
adalah bagian tak terpisahkan dari wilayah Tiongkok sejak zaman kuno.

Xinjiang : Budidaya Anggur Dorong Pertumbuhan Ekonomi Xinjiang
2022-07-15 16:31:59



Presiden Tiongkok Xi Jinping pada hari Kamis kemarin (14/7) melakukan inspeksi 
ke kota Turpan, Daerah Otonom Uighur Xinjiang. Ia telah menyaksikan pameran 
buah-buahan khas Turpan, mengenal perkembangan industri khas anggur setempat 
dan keadaan perkembangan integrasi budaya dan pariwisata setempat.






Kota Turpan merupakan kota sejarah dan budaya nasional yang pertama, dan 
dikenal sebagai ‘kampung halaman anggur’.



Tanah di lembah anggur sangat cocok untuk menanam anggur, sejauh ini, sudah 
tercatat lebih dari 100 jenis anggur seperti mare's milk sudah ditanam di situ. 
Warga setempat sepenuhnya mengandalkan keunggulan transportasi, budaya anggur 
dan adat kebudayaan, untuk sekuat tenaga mengembangkan industri pariwisata, hal 
ini secara tidak langsung telah menambahkan 3.000 lebih lowongan kerja.





Perjalanan Xi Jinping di Xinjiang: Kota Kuno Jiaohe
2022-07-15 16:35:58



Pada Hari Kamis sore (14/07) kemarin, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengunjungi 
kota Turpan untuk menginspeksi kota kuno Jiaohe dan memahami keadaan 
pemeliharaan dan penggunaan peninggalan budaya.




Kota kuno Jiaohe terletak sejauh 10 kilometer di sebelah barat kota Turpan, 
total luasnya tercatat 37,6 hektar, sedangkan luas bangunannya tercatat 220 
ribu meter persegi, kota kuno ini dikelilingi tebing terjal dengan ketinggian 
tertinggi mencapai 30 meter, merupakan kota arsitektur kuno yang terpelihara 
paling baik, paling awet dan berskala terbesar di dunia.



Kota kuno Jiaohe terletak di lalu lintas utama Jalur Sutra, dan di tempat ini, 
telah terjadi pertukaran berbagai macam kebudayaan. Kota kuno Jiaohe 
memperlihatkan kebangkitan dan kemerosotan peradaban Turban di masa kuno, pola 
pemerintahan perbatasan pada dinasti Tang, kebudayaan kota sepanjang Jalur 
Sutra, teknologi arsitektur, serat pertukaran dan penyebaran agama Buddha dan 
kebudayaan berbagai etnis mempunyai nilai yang tinggi di bidang politik, 
kebudayaan, sejarah dan kesenian.





-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/9EB2BB6876AE48FC8E6C41D581807CBC%40A10Live.

Reply via email to