*Sebenarnya bukan kelaparan,  melainkan  extra  puasa dilaksanakan oleh
 pengurus  jemaah haji.  Exptra puasa ini  ada banyak macam sebabnya,
misalnya  kealpaan pengurus . Selain itu seperti  diketahui  beberapa
menteri  agama  dihukum  karena tuduhan korupsi. Jadi  dapat dipahamilah.*

https://sulsel.suara.com/read/2022/07/15/074937/kesaksian-jemaah-haji-indonesia-saat-banyak-jemaah-haji-kelaparan
Indonesia Saat Banyak Jemaah Haji Kelaparan

Muhammad Yunus Jum'at, 15 Juli 2022 | 07:49 WIB

*Sebenarnya bukan kelaparan,  melainkan  extra  puasa dilaksanakan oleh
 pengurus  jemaah haji.  Exptra puasa ini  ada banyak macam sebabnya,
misalnya  kealpaan pengurus . Selain itu seperti  diketahui  beberapa
menteri  agama  dihukum  karena tuduhan korupsi. Jadi  dapat dipahamilah.*


https://sulsel.suara.com/read/2022/07/15/074937/kesaksian-jemaah-haji-indonesia-saat-banyak-jemaah-haji-kelaparan
Indonesia Saat Banyak Jemaah Haji Kelaparan

Muhammad Yunus Jum'at, 15 Juli 2022 | 07:49 WIB

[image: Kesaksian Jemaah Haji Indonesia Saat Banyak Jemaah Haji Kelaparan]

Dokumentasi. Pembimbing Ibadah Haji Kloter BDJ 06 KH Muhdianor memberikan
Khutbah Wukuf di tenda jamaah di Arab Saudi. (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

*SuaraSulsel.id - *Jemaah haji <https://www.suara.com/tag/jemaah-haji> kloter
awal mulai bersiap meninggalkan Arab Saudi kembali ke tanah air. Banyak
kenangan selama lebih sebulan berada di Tanah Suci.

Pantauan di Hotel Al Keswah, Jarwal, Kamis (14/7/2022), para jemaah yang
tergabung di Kloter 3 dan 4 embarkasi SOC (Solo) serta PDG 2 (Padang) mulai
mengeluarkan koper bagasi dari hotel.

Petugas dari maskapai Garuda juga siaga di luar hotel. Melakukan
penimbangan koper bagasi bagi para jemaah.

Sosialisasi bagi jemaah agar tidak membawa air zamzam terus digencarkan.
Batas maksimal bagasi 32 Kg juga selalu disampaikan.

Baca Juga:Rangkaian Ibadah Haji Telah Usai, Jemaah Indonesia Bersiap Pulang
ke Tanah Air
<https://www.suara.com/news/2022/07/14/223137/rangkaian-ibadah-haji-telah-usai-jemaah-indonesia-bersiap-pulang-ke-tanah-air>

“Alhamdulillah sosialisasi terus dilakukan. Pengalaman kloter pertama
kemarin jadi bahan evaluasi. Hari ini semoga sudah tidak ada lagi jemaah
yang nekat bawa zam-zam,” kata Ketua Kloter 2 Padang, Amar Akbar ketika
memimpin kloternya melakukan penimbangan tas jemaah.

Dari 393 jemaah kloter 2 Padang, hari ini hanya ada 6 koper yang kelebihan
timbangan. Itu pun tidak sampai lebih dari 1 kg.

Usai ditimbang, koper-koper milik jemaah langsung diangkut ke bandara King
Abdul Aziz Jeddah. Sedangkan jemaah kloter 2 Padang rencananya hari Sabtu
(16/7/2022) pagi ke Bandara Jeddah untuk langsung terbang pulang ke
Indonesia pada pukul 08.55 WAS.

Penerbangan perdana kepulangan jemaah sendiri akan dimulai pada Jumat
(15/7/2022) besok. Akan ada enam penerbangan pada hari pertama kepulangan
kali ini.

Enam penerbangan seluruhnya dari Bandara Jeddah. Mereka adalah kloter 1 dan
2 Solo; Kloter 1 Padang; Kloter 1 dan 2 Jakarta-Bekasi dan Kloter 1
Jakarta-Pondokgede.

Baca Juga:Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji, Cara Kemenkes Perkecil
Risiko Infeksi Menular dari Luar Negeri
<https://www.suara.com/health/2022/07/14/222224/kartu-kewaspadaan-kesehatan-jemaah-haji-cara-kemenkes-perkecil-risiko-infeksi-menular-dari-luar-negeri>

*Dulu Kelaparan Sekarang Kekenyangan*

Sementara itu, kepulangan jemaah kali ini menyisakan kenangan bagi jemaah.
Mereka rata-rata mengaku sangat puas dan berharap kelak bisa kembali
menjalankan ibadah haji <https://www.suara.com/tag/haji>.

“Saya sudah dua kali berhaji, pertama tahun 2006. Kondisinya jauh berbeda.
Dulu itu haji kelaparan, sekarang haji kekenyangan. Berbalik 190 derajat,”
ujar Eko Junaidi, jemaah haji asal Pati Jawa Tengah usai menimbang koper
bawaan di Hotel Al Keswah.

Sama dengan tahun 2022, haji di tahun 2006 yang dilakukan Eko juga haji
Akbar. Saat puncak Armuzna, saat itu banyak jemaah asal Indonesia yang
kelaparan.

“Dulu itu saat di Arafah makanan sedikit dan hanya roti, kalau sekarang
nasi banyak. Saya belum lapar sudah datang lagi makanan. Rasanya juga enak
citarasa Indonesia,” ujar Eko yang akan terbang ke Indonesia pada hari
Jumat, 15 Juli 2022.

Selain makanan yang melimpah dan enak, hotel yang ada di Makkah maupun
Madinah juga sangat baik.

Di Makkah misalnya, Eko mendapatkan penginapan di Hotel Al Keswah. Meski
hotel ini menampung lebih dari 23 ribu jemaah, namun pelayanan yang
diberikan membuatnya sangat terkesan.

“Tiap dua hari sekali, sprei dan bantal diganti. Tiap hari kamar juga
dibersihkan petugas. Makanan dapat tiga kali sehari. Mantab Pak Menteri,
Terima kasih Pak Jokowi, sungguh pelayanan yang membuat kami betah
beribadah,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Fahrizal Anwar dari Bukit Tinggi. Usai menimbang
koper, Fahrizal tampak merenung seakan ogah meninggalkan Makkah.

“Saya betah di sini. Seakan tidak mau pulang. Ibadah enak di sini. Bisa
jalan kaki ke Masjidil Haram hanya 1 km. Kalau capek juga ada bus shalawat
yang mengantar dan gratis,” ujarnya.

Tergabung di kloter 2 Padang, Fahrizal pertama tiba di Madinah pada 5 Juni
2022. Setelah melakukan ibadah arbain, salat berjamaah 40 waktu di Masjid
Nabawi, Fahrizal dan rombongan lantas dibawa ke Makkah dan tiba di kota
kelahiran Nabi pada 14 Juni 2022 pagi.

“Saya bisa umrah sunnah. Alhamdulillah, puas sekali ibadah haji tahun ini,”
ujar Fahrizal.

Selama berada di Madinah maupun Makkah, dia mengaku mendapatkan pelayanan
yang baik. Makan tiga kali sehari yang dia terima juga tidak pernah
terlambat. Citarasa Indonesia ditambah menu buah segar juga selalu
memanjakan dirinya.



Dokumentasi. Pembimbing Ibadah Haji Kloter BDJ 06 KH Muhdianor memberikan
Khutbah Wukuf di tenda jamaah di Arab Saudi. (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

*SuaraSulsel.id - *Jemaah haji <https://www.suara.com/tag/jemaah-haji> kloter
awal mulai bersiap meninggalkan Arab Saudi kembali ke tanah air. Banyak
kenangan selama lebih sebulan berada di Tanah Suci.

Pantauan di Hotel Al Keswah, Jarwal, Kamis (14/7/2022), para jemaah yang
tergabung di Kloter 3 dan 4 embarkasi SOC (Solo) serta PDG 2 (Padang) mulai
mengeluarkan koper bagasi dari hotel.

Petugas dari maskapai Garuda juga siaga di luar hotel. Melakukan
penimbangan koper bagasi bagi para jemaah.

Sosialisasi bagi jemaah agar tidak membawa air zamzam terus digencarkan.
Batas maksimal bagasi 32 Kg juga selalu disampaikan.

Baca Juga:Rangkaian Ibadah Haji Telah Usai, Jemaah Indonesia Bersiap Pulang
ke Tanah Air
<https://www.suara.com/news/2022/07/14/223137/rangkaian-ibadah-haji-telah-usai-jemaah-indonesia-bersiap-pulang-ke-tanah-air>

“Alhamdulillah sosialisasi terus dilakukan. Pengalaman kloter pertama
kemarin jadi bahan evaluasi. Hari ini semoga sudah tidak ada lagi jemaah
yang nekat bawa zam-zam,” kata Ketua Kloter 2 Padang, Amar Akbar ketika
memimpin kloternya melakukan penimbangan tas jemaah.

Dari 393 jemaah kloter 2 Padang, hari ini hanya ada 6 koper yang kelebihan
timbangan. Itu pun tidak sampai lebih dari 1 kg.

Usai ditimbang, koper-koper milik jemaah langsung diangkut ke bandara King
Abdul Aziz Jeddah. Sedangkan jemaah kloter 2 Padang rencananya hari Sabtu
(16/7/2022) pagi ke Bandara Jeddah untuk langsung terbang pulang ke
Indonesia pada pukul 08.55 WAS.

Penerbangan perdana kepulangan jemaah sendiri akan dimulai pada Jumat
(15/7/2022) besok. Akan ada enam penerbangan pada hari pertama kepulangan
kali ini.

Enam penerbangan seluruhnya dari Bandara Jeddah. Mereka adalah kloter 1 dan
2 Solo; Kloter 1 Padang; Kloter 1 dan 2 Jakarta-Bekasi dan Kloter 1
Jakarta-Pondokgede.

Baca Juga:Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji, Cara Kemenkes Perkecil
Risiko Infeksi Menular dari Luar Negeri
<https://www.suara.com/health/2022/07/14/222224/kartu-kewaspadaan-kesehatan-jemaah-haji-cara-kemenkes-perkecil-risiko-infeksi-menular-dari-luar-negeri>

*Dulu Kelaparan Sekarang Kekenyangan*

Sementara itu, kepulangan jemaah kali ini menyisakan kenangan bagi jemaah.
Mereka rata-rata mengaku sangat puas dan berharap kelak bisa kembali
menjalankan ibadah haji <https://www.suara.com/tag/haji>.

“Saya sudah dua kali berhaji, pertama tahun 2006. Kondisinya jauh berbeda.
Dulu itu haji kelaparan, sekarang haji kekenyangan. Berbalik 190 derajat,”
ujar Eko Junaidi, jemaah haji asal Pati Jawa Tengah usai menimbang koper
bawaan di Hotel Al Keswah.

Sama dengan tahun 2022, haji di tahun 2006 yang dilakukan Eko juga haji
Akbar. Saat puncak Armuzna, saat itu banyak jemaah asal Indonesia yang
kelaparan.

“Dulu itu saat di Arafah makanan sedikit dan hanya roti, kalau sekarang
nasi banyak. Saya belum lapar sudah datang lagi makanan. Rasanya juga enak
citarasa Indonesia,” ujar Eko yang akan terbang ke Indonesia pada hari
Jumat, 15 Juli 2022.

Selain makanan yang melimpah dan enak, hotel yang ada di Makkah maupun
Madinah juga sangat baik.

Di Makkah misalnya, Eko mendapatkan penginapan di Hotel Al Keswah. Meski
hotel ini menampung lebih dari 23 ribu jemaah, namun pelayanan yang
diberikan membuatnya sangat terkesan.

“Tiap dua hari sekali, sprei dan bantal diganti. Tiap hari kamar juga
dibersihkan petugas. Makanan dapat tiga kali sehari. Mantab Pak Menteri,
Terima kasih Pak Jokowi, sungguh pelayanan yang membuat kami betah
beribadah,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Fahrizal Anwar dari Bukit Tinggi. Usai menimbang
koper, Fahrizal tampak merenung seakan ogah meninggalkan Makkah.

“Saya betah di sini. Seakan tidak mau pulang. Ibadah enak di sini. Bisa
jalan kaki ke Masjidil Haram hanya 1 km. Kalau capek juga ada bus shalawat
yang mengantar dan gratis,” ujarnya.

Tergabung di kloter 2 Padang, Fahrizal pertama tiba di Madinah pada 5 Juni
2022. Setelah melakukan ibadah arbain, salat berjamaah 40 waktu di Masjid
Nabawi, Fahrizal dan rombongan lantas dibawa ke Makkah dan tiba di kota
kelahiran Nabi pada 14 Juni 2022 pagi.

“Saya bisa umrah sunnah. Alhamdulillah, puas sekali ibadah haji tahun ini,”
ujar Fahrizal.

Selama berada di Madinah maupun Makkah, dia mengaku mendapatkan pelayanan
yang baik. Makan tiga kali sehari yang dia terima juga tidak pernah
terlambat. Citarasa Indonesia ditambah menu buah segar juga selalu
memanjakan dirinya.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2A30oE1-niC16r8E0NM5JfyyKf%3DUR20ydr1ANGqoXdKdw%40mail.gmail.com.

Reply via email to