https://mediaindonesia.com/megapolitan/508786/lpai-akan-terus-pantau-anak-yang-dirantai-orangtua-di-bekasi



Jumat 22 Juli 2022, 19:42 WIB 

LPAI akan Terus Pantau Anak yang Dirantai Orangtua di Bekasi 

Ahmad Nur Hidayat (MGN), Narendra Wisnu Karisma (SB) | Megapolitan 

  LPAI akan Terus Pantau Anak yang Dirantai Orangtua di Bekasi MI/SENO 
Ilustrasi kekerasan anak KETUA Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) 
Seto Mulyadi (Kak Seto) menyambangi MR, 15, seorang anak yang diduga menjadi 
korban kekerasan dan penelantaran oleh orangtuanya di Kota Bekasi, Jawa Barat. 
Kak Seto menyebut dirinya berkomunikasi dengan baik dengan sang anak. Ia 
menilai MR merupakan anak yang cerdas dan tak terlihat memiliki keterbelakangan 
mental. "Saya melihat kalau ini dibilang keterbelakangan mental, memang agak 
sulit untuk diterima, tetapi mungkin akibat tekanan yang sangat dahsyat. Pada 
dasarnya dia anak yang normal, dan cerdas. Kondisinya membaik," ujar Kak Seto 
di RSUD Kota Bekasi, Jumat (22/7). Menurut Kak Seto, penderitaan jangka panjang 
yang dialami MR bisa terjadi karena banyak faktor. Mulai dari masalah 
kekurangan gizi, kekerasan, atau tekanan-tekanan yang berpengaruh pada 
perkembangan kondisi psikologisnya. Kak Seto akan terus memantau secara 
intensif kondisi sang anak. Nantinya akan ada pemeriksaan oleh psikiater untuk 
mengetahui kondisi korban secara keseluruhan. "Nanti akan ada pemeriksaan 
psikiater untuk memperdalam lagi kondisinya. Kami akan terus memantau keadaan 
ini," ujarnya. Lebih lanjut, Ketua LPAI mengapresiasi langkah cepat berbagai 
pihak terutama kepolisian yang merespons aduan masyarakat terkait adanya 
kekerasan terhadap anak. "Meskipun ini adalah fenomena gunung es, sehingga 
mohon perlindungan anak bukan hanya mengandalkan aparat saja, tetapi juga 
seluruh lapisan masyarakat termasuk media serta media sosial," pintanya. Baca 
juga: Orangtua Diduga Siksa Anak di Bekasi, Psikolog: Anak Bakal Trauma Berat 
Sementara itu, Dirut RSUD Dr Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi Kusnanto Saidi 
mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, korban terlihat mengalami depresi. 
Hal ini berdampak langsung pada kondisi badan korban yang sangat kurus. Saat 
ini, pihaknya dalam proses bekerja sama dengan seluruh dokter anak yang ada, 
mulai dari dokter spesialis jantung anak hingga spesialis syaraf anak untuk 
melengkapi semua hasil pemeriksaan. Nantinya hasil visum akan diserahkan ke 
kepolisian. "Sementara ini kita melihat seperti ada tekanan atau depresi yang 
cukup berat sehingga berdampak kondisi badan yang sangat kurus. Saat ini kita 
sedang lengkapi semua hasil pemeriksaan untuk kemudian kita serahkan hasil 
visumnya kepada pak Kapolres," ujar Kusnanto. Di tempat yang sama, Kapolres 
Metro Bekasi Kota Kombes Hengki menyebut saat ini status orangtua korban masih 
ditetapkan sebagai saksi. Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan atas 
kasus ini dengan memanggil saksi lainnya. "Apakah ini ada kekerasan atau 
penelantaran anak, masih ditindaklanjuti oleh Satreskrim dengan memanggil para 
saksi, dari KPAID, para ahli, dan kami juga masih menunggu hasil visum dari 
RSUD untuk melengkapi proses penyelidikan," tutur Hengki. (OL-16)   TAGS: # 
Kekerasan Anak # Kak Seto # Kota Bekasi # jawa barat

Sumber: 
https://mediaindonesia.com/megapolitan/508786/lpai-akan-terus-pantau-anak-yang-dirantai-orangtua-di-bekasi







-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220722212107.31d8e2b49f728a0de7addab1%40upcmail.nl.

Reply via email to