Suntikan Dana Pemerintah Rp 4,1 Triliun Percepat Penyelesaian Proyek KA
Cepat Jakarta-Bandung - Sinar Harapan
<https://www.sinarharapan.co/ekonomi/pr-3854046151/suntikan-dana-pemerintah-rp-41-triliun-percepat-penyelesaian-proyek-ka-cepat-jakarta-bandung>


* Suntikan Dana Pemerintah Rp 4,1 Triliun Percepat Penyelesaian Proyek KA
Cepat Jakarta-Bandung*

Banjar Chaeruddin

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 10:35 WIB



SINAR HARAPAN--PT Kereta Api Indonesia (KAI) berkomitmen menuntaskan Proyek
Kereta Api Cepat Jakarta - Bandung (KCJB) melalui penambahan Penyertaan
Modal Negara (PMN) tahun 2022 sebesar Rp4,1 triliun yang telah disetujui
Komisi VI DPR RI.

VP Public Relations KAI Joni Martinus melalui keterangan tertulis di
Jakarta, Rabu, mengatakan dukungan PMN ini sangat penting untuk
menyelesaikan proyek KCJB  melalui PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

KCJB akan memberikan alternatif transportasi kepada masyarakat yang ingin
bepergian dengan cepat, aman, dan nyaman. Dengan KCJB Indonesia menjadi
negara dengan layanan kereta api cepat pertama di ASEAN.

Ia menjelaskan satu rangkaian KCJB terdiri dari 8 kereta dengan kapasitas
sebanyak 601 pelanggan dengan layanan kelas VIP sebanyak 18 pelanggan,
First Class sebanyak 28 pelanggan, dan Second Class sebanyak 555 pelanggan.
Tarif yang akan dikenakan berkisar antara Rp250 ribu hingga Rp350 ribu.

"Kecepatan maksimal yang dapat ditempuh KCJB yaitu 350 km per jam dengan
waktu tempuh Jakarta - Bandung atau sebaliknya yaitu 36 - 45 menit saja,”
katanya.

Lebih lanjut Joni mengatakan rancangan kereta cepat berjenis KCIC400AF
terinspirasi dari satwa khas Indonesia yaitu komodo, dengan warna dominan
merah dan putih. Harapannya, identitas Indonesia langsung muncul saat
melihat desain kereta tersebut.

Pada bagian interiornya, seperti di kursi terdapat sentuhan motif mega
mendung khas Cirebon karena sebagian besar lintasan KCJB melintasi wilayah
Jawa Barat.

Saat ini progres investasi Proyek KCJB telah mencapai 85 persen. Sementara
itu progres fisiknya telah mencapai 76 persen. KCJB akan beroperasi di
jalur ganda sepanjang 142,3 km yang akan berhenti di 4 stasiun yaitu
Stasiun Halim (Jakarta), Karawang, Padalarang, dan Tegalluar (Bandung).

KAI melalui KCIC, kata dia, terus berupaya mempersiapkan KCJB semaksimal
mungkin sehingga tes dinamis KCJB dapat dilakukan pada November 2022
bertepatan dengan penyelenggaraan Presidensi G20.

"KAI akan terus berkoordinasi dengan para *stakeholder* untuk pencairan
PMN, sekaligus mengelola dengan akuntabel, transparan dan bertanggung jawab
sehingga dapat mewujudkan transportasi kereta cepat dengan tepat waktu,"
katanya.

Ia menambahkan dengan adanya layanan kereta api cepat tersebut, diharapkan
dapat turut meningkatkan perekonomian masyarakat terutama di
stasiun-stasiun pemberhentian.

“Hadirnya Kereta Api Cepat Jakarta - Bandung akan memberikan pilihan bagi
masyarakat untuk bertransportasi dengan cepat dan selamat. KCJB juga
diharapkan menjadi momentum agar dapat terealisasi
transportasi-transportasi modern lainnya di Indonesia,” tutup Joni.

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Antara

[image: width=]
<https://www.avast.com/sig-email?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=webmail>
Virusfri.www.avast.com
<https://www.avast.com/sig-email?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=webmail>
<#DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2A0DD3%2B_%2BM2%3DdYWDgGfBdofTvDraSapnDH6NrqD6yc13w%40mail.gmail.com.

Reply via email to