Wang Yi: Dengan Tegas Mengutuk Provokasi Terbuka dan Perjudian Politik AS
2022-08-04 
15:55:18https://indonesian.cri.cn/2022/08/04/ARTI0sVifYBlrZekoD1he5p5220804.shtml?spm=C77783.PmN9xF4e5AAS.EGdOvrGeKwm1.12

Di sela-sela Pertemuan Menlu Kerja Sama Asia Timur Kamis hari ini (4/8), 
Anggota Dewan Negara selaku Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi lebih lanjut 
memaparkan pendirian Tiongkok terkait tindakan provokatif AS yang melanggar 
kedaulatan Tiongkok.

Wang Yi menyatakan, pihak AS menginjak-injak hukum internasional, melanggar 
komitmen bilateral, menyabot perdamaian Selat Taiwan, mendukung separatisme, 
dan menggembar-gemborkan konfrontasi fraksi. Tindakannya tersebut adalah 
provokasi terbuka terhadap rakyat Tiongkok dan rakyat berbagai negara di 
kawasan ini yang cinta perdamaian, juga merupakan sebuah perjudian politik yang 
pasti akan mendatangkan dampak buruk.

Wang Yi mengatakan, tindakan komprehensif yang diambil Tiongkok di saat ini dan 
masa depan adalah pertahanan dan balasan yang diperlukan dan tepat waktu 
melalui pertimbangan berhati-hati dan evaluasi yang sungguh-sungguh. 

Tindakan yang bertujuan mempertahankan kedaulatan dan keamanan negara ini 
sesuai dengan hukum internasional dan hukum dalam negeri, merupakan peringatan 
terhadap provokator, dan perlindungan terhadap kestabilan regional dan 
perdamaian Selat Taiwan. 

Berbagai pihak hendaknya dengan jelas mengerti penyebab dan hakekat krisis kali 
ini, bersama-sama menentang petualangan dan provokasi AS, serta terus mendukung 
pendirian dan tindakan sah Tiongkok, bersama-sama memelihara perdamaian di 
kawasan dan Selat Taiwan.

Pejabat Sejumlah Negara Kecam Keras Tindakan AS Melanggar Prinsip Satu Tiongkok
2022-08-04 
15:53:43https://indonesian.cri.cn/2022/08/04/ARTIDG5NzL6WPlekf3k53XQd220804.shtml?spm=C77783.PmN9xF4e5AAS.EGdOvrGeKwm1.13
Pejabat sejumlah negara hari Rabu kemarin (3/8) pada kesempatan yang berbeda 
mengecam keras kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan, dan menganggap tindakan itu 
melanggar komitmen AS kepada Tiongkok dan merusak prinsip Satu Tiongkok.





Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan, dirinya menganggap tidak 
perlu memutuskan apa yang merangsang AS untuk berbuat demikian, dan kunjungan 
Pelosi ke Taiwan sekali lagi membuktikan kepada dunia bahwa AS bertindak 
sewenang-wenang tanpa menghiraukan akibatnya.




Sekretaris Negara Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Kamboja 
dan juga Ketua bergilir ASEAN, Kung Phoak mengatakan, Nancy Pelosi seharusnya 
menaati Prinsip Satu Tiongkok dan komitmen dalam tiga komunike bersama 
Tiongkok-AS. Kamboja mempertahankan Prinsip Satu Tiongkok dan 3 komunike 
bersama. Kamboja percaya prinsip dan dokumen-dokumen itu adalah dasar 
kestabilan hubungan Tiongkok-AS dan hubungan kedua tepi Selat.

Ketua Komite Pertahanan Senat Pakistan, Mushahid Hussain Syed mengatakan, 
Pakistan mendukung kesatuan, kedaulatan dan keutuhan wilayah Tiongkok, Pakistan 
menganggap provokasi Pelosi telah melampaui garis merah Tiongkok dan tak dapat 
diterima. Mengenai masalah pemeliharaan kedaulatan dan keutuhan wilayah 
Tiongkok, Paksitan selalu berdiri di sebelah Tiongkok dan menentang segala 
provokasi dengan memanfaatkan isu Taiwan.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/6685102FB8E74157AFAEA9109FFCDDE6%40A10Live.

Reply via email to