Iyaaa, salah satu tujuan utama Nancy Pelosi mendesak TSMC memindahkan pabriknya 
ke AS, ...! Padahal sangat jelas, pemasaran chip TSMC lebih 40% di Tiongkok 
daratan, dan biaya produksi di AS akan jauh lebih tinggi yang akan mematikan 
TSMC. 

Entah dimana logika Biden, bisa sewenang-wenang menurunkan perintah yang jelas 
melanggar hukum pasar kapitalisme, ... Da, tentunya Taiwan dan TSMC tidak 
berhak menolak! Beda dengan Korsel, Chip Samsung yang juga dituntut pindah ke 
AS, membuat Presiden Korsel, Yoon Seok-wook tidak hendak menemui Nancy Pelosi, 
cukup dengan alasan sedang berlibur! Hahahaa, ...



From: BILLY GUNADIE 
Sent: Friday, August 5, 2022 7:07 PM
To: [email protected] 
Subject: Re: [GELORA45] MULAI DIKORBANKAN AMERIKA…! Dampak Kunjungan DPR AS

My media friend from Taiwan said that the most important meeting in Pelosi’s 
schedule was not with the DPP authorities or President Tsai, but a meeting she 
specifically demanded with the CEO of TSMC, the leading manufacturer of the 
world’s most advanced semiconductors set up by Chiang Ching-Kuo and his 
technocrats, Sun Yun-Suan and Morris Chang, during the pinnacle of Taiwan's 
economic miracle in the 1980s. TSMC is the designer and manufacturer of the 
super awesome M2 chips powering our iPhones and Macbooks.

US Congress has passed bills forcing TSMC to set up chip fabs in Arizona and 
transfer their technology to the US, even though this is very much against the 
wishes of TSMC management. TSMC has repeatedly said that costs in the US are 
too high, and there are not enough quality engineers with the skills needed in 
the US. But the US Commerce Department and US Congress don’t care because they 
are run by lawyers who are only good at issuing sanctions and threatening other 
countries through legislation and the power of the US military.

In short, Pelosi and the US Congress do not give a damn about Taiwan's 
"democracy". They only care that TSMC’s fabs and engineering know-how are 
wholesale transferred to the US and don’t ever fall in China’s hands. This was 
the reason behind her demand to meet TSMC’s management while she was in Taiwan.

Poor Taiwan. It is getting stripped of its TSMC crown jewel and assets by the 
US even before it has died.

Sent from Rogers Yahoo Mail on Android


  On Thu., 4 Aug. 2022 at 9:54 p.m., Chan CT
  <[email protected]> wrote:
  MULAI DIKORBANKAN AMERIKA…! 
  Dampak Kunjungan DPR AS, China Hentikan Ekspor Pasir Alam Pembuatan Beton Ke 
Taiwan 
  ByTim 
Redaksi0https://bergelora.com/mulai-dikorbankan-amerika-dampak-kunjungan-dpr-as-china-hentikan-ekspor-pasir-alam-pembuatan-beton-ke-taiwan/

  JAKARTA – Ekspor Pasir alam ditangguhkan otoritas China ke Taiwan pada Rabu 
(3/8/2022). Selai itu impor buah-buahan dan ikan dari pulau tersebut juga 
dihentikan.

  Langkah itu diambil China sebagai protes terhadap kunjungan Ketua Dewan 
Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taiwan.

  Kementerian Perdagangan China mengatakan ekspor pasir alam –biasa dipakai 
dalam konstruksi dan pembuatan beton– ke Taiwan ditangguhkan mulai Rabu 
(3/8/2022).

  Langkah itu didasarkan pada peraturan dan regulasi, tanpa menjelaskan lebih 
jauh.

  Dikutip, sebelumnya, pada Maret 2007, China menghentikan ekspor pasir alam ke 
Taiwan berdasarkan pertimbangan soal lingkungan. Larangan itu berlangsung 
selama satu tahun.

  Menurut data resmi China, lebih dari 90 persen impor pasir alam Taiwan 
berasal dari China pada tahun itu.

  Menjelang kunjungan tersebut, bea cukai China telah menangguhkan impor dari 
35 eksportir biskuit dan pastri sejak Senin (1/8/2022).

  Menghentikan Impor

  China juga menghentikan sementara impor jeruk, ikan layur putih dingin dan 
makarel kuda beku dari Taiwan mulai Rabu (3/8/2022).

  Menurut China, penangguhan itu dilakukan karena ditemukan residu pestisida 
pada jeruk dan jejak virus corona ditemukan pada kemasan ikan beku pada Juni 
lalu.

  Impor makanan dan produk pertanian dari Taiwan mencakup makanan laut, kopi, 
produk susu, minuman dan cuka.

  Pada Januari – Juni, impor terbesar makanan dan produk pertanian China dari 
Taiwan adalah ikan dan hewan invertebrata lainnya dengan nilai mencapai 399 
juta yuan (Rp878,74 miliar).

  Pada awal tahun ini, China menangguhkan impor ikan kerapu dari Taiwan karena 
mengandung bahan kimia yang dilarang.

  Beijing tahun lalu juga menangguhkan impor nanas, srikaya dan jambu air dari 
pulau tersebut karena mengandung pestisida.

  Menurut data otoritas China, pada Januari-Juni, impor China dari Taiwan 
mencapai USD122,5 miliar (Rp1,83 kuadriliun), naik 7,3 persen dari periode yang 
sama pada 2021, Komoditas utama yang diimpor mencakup sirkuit terpadu (cip) dan 
komponen elektronik.

  Tindakan Disiplin

  Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, selain itu, China juga berjanji 
akan mengambil “tindakan disiplin” terhadap dua yayasan Taiwan yang dianggap 
terlibat secara agresif dalam kegiatan separatis pro-kemerdekaan.

  Menurut kantor berita resmi Xinhua yang mengutip Ma Xiaoguang, juru bicara 
Kantor Urusan Taiwan China, yayasan Taiwan untuk Demokrasi dan Dana Pembangunan 
dan Kerja Sama Internasional yang berada di bawah Kementerian Luar Negeri 
Taiwan akan dilarang bekerja sama dengan organisasi, perusahaan dan individu di 
China daratan.

  China akan menghukum mereka yang memberikan dukungan finansial atau bekerja 
dengan kedua yayasan itu.

  Tak hanya itu, kesepakatan atau kerja sama apa pun dengan empat perusahaan 
Taiwan dilarang terkait sumbangan mereka pada kedua yayasan.

  Keempat perusahaan itu adalah produsen sel surya Speedtech Energy Co dan 
Hyweb Technology Co, produsen alat kesehatan Skyla, dan pengelola armada rantai 
dingin SkyEyes.

  Para pemimpin keempat perusahaan tersebut juga akan dilarang masuk ke daratan 
China. (Web Warouw)

  -- 
  Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
  Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
  Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/F97CFE16B4D641AFAC9504B2BEF5E47C%40A10Live.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/501F1213D4CD47AD87A4DC21C4B86216%40A10Live.

Reply via email to