Kemlu Tiongkok: 
Hubungan Tiongkok-Korsel Menghadapi Peluang Penting Memperdalam Perkembangan
2022-08-11 
15:36:05https://indonesian.cri.cn/2022/08/11/ARTIrGe8Tk6myOW4cwgNUVcN220811.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.2


Belakangan ini, Menteri Luar Negeri Korea Selatan Park Kim mengadakan kunjungan 
ke Tiongkok selama 3 hari. Park Kim menyatakan harapannya untuk dapat bersama 
Tiongkok membahas masalah denuklirisasi di Semenanjung Korea, serta masalah 
pemeliharaan kestabilan rantai pasokan global dan pertukaran kebudayaan, 
ekonomi dan perdagangan bilateral.

Terkait hal tersebut, dalam jumpa pers hari Selasa (9/8) lalu, Juru Bicara 
Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin menyatakan, tahun ini bertepatan 
dengan peringatan 30 tahun penjalinan hubungan diplomatik Tiongkok-Korsel, dan 
hubungan kedua negara menghadapi peluang penting untuk memperdalam 
perkembangan. 

Kunjungan itu merupakan kunjungan perdana Menteri Luar Negeri Park Kim dan 
delegasi tingkat tinggi setelah pemerintah baru Korea Selatan berkuasa. Pihak 
Tiongkok bersedia bersama pihak Korsel memanfaatkan peluang ini untuk 
meningkatkan komunikasi, berfokus pada kerja sama dan mendorong hubungan 
Tiongkok-Korsel terpelihara dalam momentum perkembangan yang sehat dan stabil.



Kemlu Tiongkok: 
Tiongkok dan Korsel Telah Menangani Masalah SAAD secara Bertahap
2022-08-11 
15:33:57https://indonesian.cri.cn/2022/08/11/ARTIyqXw4ZFylSDsxWalBcxR220811.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.3

Berkenaan dengan masalah SAAD, pihak Tiongkok menyatakan perlunya mementingkan 
perhatian atas keamanan satu sama lain dan berupaya menangani masalah tersebut 
dengan baik. Kini, penempatan sistem SAAD tahap pertama di Korea Selatan sudah 
dirampungkan.

Berkaitan dengan hal tersebut, dalam jumpa pers Kementerian Luar Negeri 
Tiongkok hari Rabu (10/8) kemarin, Wang Wenbin menunjukkan, penempatan sistem 
SAAD di Korsel oleh AS secara nyata merugikan kepentingan keamanan strategis 
Tiongkok. Pihak Tiongkok telah berulang kali menyatakan perhatiannya kepada 
pihak Korsel, dan pemerintah Korsel sudah secara resmi mengemukakan kebijakan 
‘3 tidak dan satu pembatasan’. 

Pihak Tiongkok menaruh perhatian besar pada pendirian pemerintah Korsel 
tersebut. Berdasarkan kesepahaman kedua pihak, Tiongkok dan Korsel telah secara 
bertahap menyelesaikan masalah SAAD dengan baik. Dalam pertemuan menteri luar 
negeri Tiongkok dan Korsel kali ini, kedua pihak telah bertukar pendapat secara 
mendalam mengeni masalah SAAD, menjelaskan pendirian masing-masing dan 
meningkatkan rasa saling pengertian. Kedua pihak setuju untuk saling 
memperhatikan kekhawatiran rasional satu sama lain, terus berhati-hati dalam 
menangani dan mengontrol masalah tersebut, agar tidak menjadi batu sandungan 
yang mengganggu perkembangan sehat dan stabil hubungan kedua negara.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/AC62DA80132D493D8DB4FF221356F32E%40A10Live.

Reply via email to