Wang Yi Kemukakan ‘3 Peringatan’ atas Situasi Baru Selat Taiwan
2022-08-11 
12:43:43https://indonesian.cri.cn/2022/08/11/ARTIecGFqTGheNrZTPgvGsBD220811.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.9

Anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi baru-baru 
ini dalam kontaknya dengan menteri luar negeri Mongolia, Korea Selatan dan 
Nepal memaparkan pendirian Tiongkok mengenai situasi baru Selat Taiwan, 
sementara menekankan perlunya untuk mewaspadai 3 tanda bahaya.


Wang Yi menyatakan, kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke 
daerah Taiwan Tiongkok telah terbukti sebagai provokasi politik. Itu telah 
melanggar komitmen AS dan melanggar kedaulatan Tiongkok. Bertolak dari 
kedaulatan dan keutuhan wilayah Tiongkok, memelihara patokan dasar hubungan 
internasional untuk tidak mengintervensi urusan negara lain, dan bertolak dari 
menjaga perdamaian dan kestabilan di Selat Taiwan, Tiongkok tentu saja akan 
memberikan balasan tegas yang setimpal dan semestinya.

Wang Yi mengatakan, “Situasi Selat Taiwan kini sedang berkembang, kita harus 
mewaspadai 3 tanda bahaya.

Pertama, mewaspadai AS yang tidak rela gagal mengumpulkan sejumlah sekutunya 
untuk memperluas penempatan militer di kawasan ini, mendorong eskalasi lebih 
lanjut situasi, dan berniat menimbulkan krisis baru yang lebih besar.

Kedua, mewaspadai penilaian salah kekuatan separatis ‘Taiwan Merdeka’ terhadap 
situasi, mereka terlalu optimis terhadap kemampuannya sendiri, terus sibuk 
bersekongkol dengan kekuatan luar, dan bersikeras berjalan lebih jauh di jalan 
memecah-belahkan negara dan bangsa.

Ketiga, mewaspaai sejumlah politikus negara lain yang mengabaikan kebenaran, 
ikut menggembar-gemborkan isu Taiwan, dan melakukan pertunjukan politik demi 
kepentingan politiknya sendiri. Hal itu akan merusak dasar politik hubungan 
dengan Tiongkok, serta merusak piagam PBB dan sistem internasional pasca Perang 
Dunia II.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin di depan jumpa pers 
hari Rabu kemarin (10/8) membantah opini Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy 
Pelosi mengenai isu Taiwan Tiongkok. 

Ia menunjukkan, Pelosi sebagai figur politik nomor 3 AS mewakili AS mengunjungi 
Taiwan dengan menumpang pesawat militer AS, dan menyebut kunjungan tersebut 
sebagai kunjungan resmi, pihak otoritas Partai Progresif Demokrat (DPP) bahkan 
menilai kunjungan Pelosi ke Taiwan sebagai terobosan besar dalam ‘hubungan 
Taiwan-AS’. 

Semua itu menujukkan bahwa kunjungan Pelosi ke Taiwan merupakan tindakan 
provokasi politik besar untuk meningkatkan hubungan AS dengan Taiwan.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/7EA9021C5DE146179DC6C0CE47CF4402%40A10Live.

Reply via email to