HARUS DIHENTIKAN SEGERA…! 
Presiden Putin: Barat Sengaja Menghancurkan Sistem Keamanan Eropa, 
NATO Sedang Bergerak ke Timur 
ByTim 
Redaksi0https://bergelora.com/harus-dihentikan-segera-presiden-putin-barat-sengaja-menghancurkan-sistem-keamanan-eropa-nato-sedang-bergerak-ke-timur/

Ilustrasi Presiden AS Joe Biden ttertawa erbahak-bahak. (Ist)
JAKARTA- Rusia menjadi tuan rumah Moscow Conference on International Security 
(MCIS),– Konferensi Moskow tentang Keamanan Internasional tahunan ke-10,– 
sebuah forum yang didedikasikan untuk stabilitas global dan regional yang 
mempertemukan para menteri pertahanan, kepala organisasi internasional, dan 
pakar serta perwakilan lembaga pemikir dari seluruh dunia.

“Kolektif Barat dengan sengaja menghancurkan sistem keamanan Eropa dengan NATO 
bergerak lebih jauh ke timur, kata Presiden Rusia Vladimir Putin, berbicara 
pada Konferensi X Moskow tentang Keamanan Internasional seperti yang 
diberitakan Sputniknews.com, Rabu (17/8)

“Elit globalis Barat memprovokasi kekacauan dengan menyalakan kembali konflik 
lama dan memicu konflik baru, menerapkan kebijakan yang disebut penahanan, 
sambil merusak jalur pembangunan alternatif yang berdaulat. Dengan demikian, 
mereka berusaha mati-matian untuk mempertahankan hegemoni dan kekuasaan yang 
terlepas dari genggaman mereka, mencoba untuk menjaga negara dan masyarakat 
dalam cengkeraman tatanan neo-kolonial, ”kata Putin.

Presiden Rusia menekankan bahwa “hegemoni” ini ditakdirkan untuk membawa 
seluruh dunia ke keadaan stagnasi.

“Semua cara digunakan. Amerika Serikat dan pengikutnya dengan kasar ikut campur 
dalam urusan internal negara-negara berdaulat dengan mengorganisir provokasi, 
kudeta dan perang saudara. Ancaman, pemerasan, dan tekanan digunakan dalam 
upaya untuk memaksa negara-negara merdeka untuk tunduk pada keinginan mereka.”

Kepada Bergelora.com si Jakarta dilaporkan, menurut Presiden Rusia, semua ini 
dilakukan dengan satu tujuan – untuk mempertahankan dominasi global.

“Yang disebut kolektif Barat sengaja menghancurkan sistem keamanan Eropa, 
menyusun aliansi militer baru. Blok NATO memperluas Timur, membangun 
infrastruktur militernya, mengerahkan sistem pertahanan rudal dan meningkatkan 
kemampuan serangan pasukan ofensifnya,” Putin menggarisbawahi.

Presiden Rusia menunjukkan bahwa tindakan ini secara munafik dibenarkan oleh 
kebutuhan untuk memperkuat keamanan di Eropa, tetapi pada kenyataannya, justru 
sebaliknya yang terjadi. Pada saat yang sama, proposal tentang langkah-langkah 
keamanan bersama yang diajukan oleh Rusia pada Desember tahun lalu sekali lagi 
diabaikan
.
Menurut pemimpin Rusia, Barat membutuhkan konflik untuk mempertahankan 
hegemoni. Itulah sebabnya orang-orang Ukraina diberi nasib “makanan ternak 
meriam”.

“Menerapkan proyek “anti-Rusia”, mereka menutup mata terhadap penyebaran 
ideologi neo-Nazi, pembantaian penduduk Donbass, sambil terus memompa rezim 
Kiev dengan senjata, termasuk persenjataan berat,” kata Vladimir Putin.

Dengan kondisi tersebut, tegas Presiden diambil keputusan untuk melancarkan 
operasi militer khusus di Ukraina sesuai dengan Piagam PBB.

“Tujuan dari operasi ini didefinisikan dengan jelas dan tepat: untuk memastikan 
keamanan Rusia dan warga kami, untuk melindungi penduduk Donbass dari genosida.”

Mengacu pada perkembangan saat ini, presiden menunjuk bukti mencolok bahwa AS 
berusaha memperpanjang konflik Ukraina.

Menimbang ketegangan yang meningkat di sekitar Taiwan, Presiden Rusia 
mengatakan bahwa Amerika Serikat sekali lagi dengan sengaja mencoba “menambah 
bahan bakar ke api”.

“Perjudian yang sembrono Amerika dalam kaitannya dengan Taiwan bukan hanya 
kunjungan oleh seorang politisi individu yang tidak bertanggung jawab, tetapi 
bagian dari strategi AS yang disengaja dan sadar untuk mengacaukan… negara lain 
dan untuk kewajiban internasionalnya. Kami melihat ini sebagai provokasi yang 
direncanakan dengan hati-hati,” kata Putin.

Vladimir Putin mengatakan pada pertemuan itu bahwa Rusia akan terus memperkuat 
angkatan bersenjatanya, memastikan kepentingan nasional dan melindungi sekutu, 
dan mengambil langkah lain untuk membangun dunia yang lebih demokratis.

Putin menekankan bahwa hanya dunia multipolar yang dibangun di atas hukum 
internasional yang membuka peluang baru untuk memerangi ancaman bersama, 
mengurangi ketegangan global, dan memastikan pembangunan berkelanjutan di semua 
negara.

Putin menegaskan, untuk mencapai hal ini, perlu untuk mengembalikan 
penghormatan terhadap hukum internasional, norma dan prinsip fundamentalnya, 
dan memperkuat posisi struktur universal seperti PBB dan platform dialog 
internasional lainnya. (Calvin G. Eben-Haezer)

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/352BB959404648FCA323EF3AD50E427E%40A10Live.

Reply via email to