Selasa 06 September 2022, 21:36 WIB 

Tiongkok Setujui Vaksin Covid-19 dengan Dihirup Pertama di Dunia 

Mediaindonesia.com | Internasional

   Tiongkok Setujui Vaksin Covid-19 dengan Dihirup Pertama di Dunia AFP/CNS. 
Petugas kesehatan mengambil sampel swab dari seorang pria untuk diuji covid-19 
di Tianjin, utara Tiongkok. REGULATOR obat Tiongkok menyetujui vaksin covid-19 
inhalasi pertama di dunia. Vaksin dengan dihirup ini dibuat oleh produsen 
CanSino Biologics yang berbasis di Tianjin. Ini meningkatkan harga saham 
perusahaan sebesar 7% pada Senin. "Administrasi Produk Medis Nasional 
memberikan lampu hijau untuk vaksin penggunaan darurat sebagai booster," kata 
perusahaan itu dalam pernyataan kepada Bursa Efek Hong Kong pada Minggu (4/9). 
Menyusul pengumuman tersebut, saham perusahaan melonjak 14% pada Senin pagi 
sebelum ditutup 7,1% lebih tinggi dari nilai pembukaannya. Vaksin bebas 
jarum--yang dapat disimpan dan diberikan lebih mudah daripada suntikan 
intramuskular--itu akan diberikan melalui nebuliser. "Persetujuan tersebut akan 
berdampak positif terhadap kinerja perusahaan jika vaksin tersebut selanjutnya 
dibeli dan digunakan oleh instansi pemerintah terkait," tambah pernyataan 
tersebut. Perusahaan tidak memberikan perincian jadwal vaksin vektor 
adenovirus--yang menurut laporan Lancet pada Juli 2021 menyebabkan respons 
antibodi yang kuat--akan tersedia untuk penggunaan umum. Para ilmuwan di 
beberapa negara termasuk Kuba, Kanada, dan Amerika Serikat juga sedang menguji 
coba vaksin covid-19 yang dapat dihirup. Tiongkok sejauh ini telah menyetujui 
delapan vaksin suntik produksi lokal lain sejak 2020. Namun administrator obat 
negara tersebut belum memberikan lampu hijau untuk vaksin asing, termasuk 
suntikan mRNA yang diproduksi oleh Pfizer/BioNTech atau Moderna yang memiliki 
tingkat kemanjuran lebih baik dibandingkan dengan jenis vaksin lain. Baca juga: 
India Loloskan Vaksin Covid-19 lewat Hidung Pertamanya Tiongkok ialah 
satu-satunya ekonomi utama yang berpegang pada kebijakan nol covid-19 sehingga 
mengganggu perjalanan dan bisnis. Pejabat di seluruh negeri sekarang berada di 
bawah tekanan untuk mengekang penyebaran virus lokal menjelang pertemuan 
politik utama bulan depan. Pusat teknologi selatan Shenzhen, dengan lebih dari 
18 juta penduduk, memberlakukan penguncian akhir pekan di sebagian besar kota 
pada Sabtu. Lebih dari 21 juta orang di kota metropolitan barat daya Chengdu 
menjalani pengujian massal dari Senin hingga Rabu. Tiongkok telah memberikan 
lebih dari 3,4 miliar suntikan covid-19. Komisi Kesehatan Nasional mengatakan 
itu, Senin, tanpa memberikan rincian tentang persentase populasi yang 
divaksinasi. (AFP/OL-14)  

Sumber: 
https://mediaindonesia.com/internasional/520567/tiongkok-setujui-vaksin-covid-19-dengan-dihirup-pertama-di-dunia



-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220906200911.45c2c2e150a13d91db199c49%40upcmail.nl.

Reply via email to