Sabtu 17 September 2022, 19:11 WIB 

Pemilu 2024 Harus Jadi Ajang Pendidikan Politik, Bukan Monopoli Oligarki 

Mediaindonesia | Politik dan Hukum 

  Pemilu 2024 Harus Jadi Ajang Pendidikan Politik, Bukan Monopoli Oligarki 
MI/Seno Ilustrasi PARA rektor atau pimpinan dari 32 perguruan tinggi di Daerah 
Istimewa Yogyakarta menyerukan agar Pemilu 2024 menjadi media pendidikan 
politik dan menghindari persaingan politik kotor demi kekuasaan semata. Rektor 
UGM Prof Ova Emilia saat membacakan 10 poin seruan para rektor berjudul "Pemilu 
Berkualitas dan Demokrasi Bermartabat" di Balairung Universitas Gadjah Mada, 
Sleman, hari ini, menuturkan bahwa pemilu seyogianya menjadi media pendidikan 
politik untuk pembangunan moral bangsa. "Lebih mengedepankan nilai kejujuran, 
keteladanan, dan keadaban kontestasi dalam sistem demokrasi, dan menghindari 
persaingan politik kotor demi kekuasaan semata," kata dia. Seluruh komponen 
bangsa, kata Ova, diminta untuk menjamin pemilu berjalan secara partisipatif 
bagi seluruh bangsa Indonesia serta tidak dimonopoli oleh segelintir elit 
kelompok oligarki yang mengabaikan kepentingan publik. Para rektor juga 
menyerukan agar politik biaya tinggi dihindari, mencegah politik uang, serta 
menolak nepotisme yang kian mendangkalkan makna pemilu. "Mengajak seluruh 
komponen bangsa untuk menghindari jebakan penyalahgunaan identitas dengan 
politisasi agama, etnis, dan ras, yang berpotensi menimbulkan konflik dan 
kekerasan tidak berkesudahan yang merusak persatuan dan kesatuan bangsa," ujar 
Ova. Berikutnya, mendesak para elit politik, penguasa ekonomi, partai politik, 
dan penyelenggara pemilu untuk memberikan keteladanan, berintegritas, dan 
bermartabat dalam berdemokrasi sesuai konstitusi. Baca juga: Partai Mana yang 
Akan Mendeklarasikan Anies Sebagai Capres? Ova melanjutkan, para rektor juga 
mendorong seluruh komponen bangsa menjadi warga merdeka yang tidak mudah 
terpengaruh hasutan, hoaks, dan ujaran kebencian. "Atau berbagai upaya lain 
yang menciptakan perpecahan dan pembelahan sosial yang sering terjadi dan 
berdampak buruk pada masyarakat," ujarnya. Partai politik, kata dia, dituntut 
untuk menjamin akuntabilitas dalam menjalankan tugas dan fungsinya serta 
memastikan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat. Selanjutnya, mengajak 
masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan kritis dalam penyelenggaraan 
bernegara dan bermasyarakat sebagai bentuk kualitas kewarganegaraan. Semua 
komponen bangsa juga diharapkan tidak menggunakan kebebasan demokrasi secara 
manipulatif yang justru mencederai hak-hak orang lain atau melanggar 
konstitusi. "Mengajak seluruh civitas academica, masyarakat sipil, dan media 
massa berperan aktif untuk melakukan edukasi publik guna meningkatkan literasi 
demokrasi dan kebangsaan, serta mengawasi jalannya kekuasaan," ujar Ova 
mengakhiri poin seruan itu. Sementara itu, Rektor Universitas Islam Negeri 
(UIN) Sunan Kalijaga Prof Al Makin berharap dengan seruan para rektor tersebut 
fungsi dari demokrasi dapat dikembalikan agar tercipta proses "check and 
balance". Proses demokrasi, ujar Makin, juga diharapkan dapat mengacu kepada 
moralitas awal saat negara Indonesia dulu didirikan. Arie Sujito, pengamat 
politik yang juga Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada 
Masyarakat, dan Alumni menambahkan bahwa seruan para rektor tersebut merupakan 
bagian dari kekhawatiran sekaligus tanggung jawab mereka agar pembelahan di 
masyarakat tidak kembali muncul pada Pemilu 2024. "Pengalaman sebelumnya 
terjadi pembelahan akibat dari friksi ketegangan politik sebagai agenda besar 
kalau itu tidak sejak awal kita ingatkan maka reaksi-reaksi itu akan terjadi," 
ujar Arie.(Ant/OL-4)   TAGS: # Pemilu 2024 # Pilpres 2024

Sumber: 
https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/523307/pemilu-2024-harus-jadi-ajang-pendidikan-politik-bukan-monopoli-oligarki






-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220917213533.76d2161f4e49c733a8e0e35f%40upcmail.nl.

Reply via email to