Saya awasi berita2 tentang Wang Yi dimana dia adalah seorang diplomat yg
berpengalaman dan ulung.
BH
On Sunday, September 25, 2022 at 07:52:50 PM MDT, Chan CT
<[email protected]> wrote:
Wang Yi Temui Sekjen PBB Antonio Guterres
2022-09-25
11:08:37https://indonesian.cri.cn/2022/09/25/ARTIoppFFxsqjPjruLJfOb0Y220925.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.3
Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi Jumat lalu (23/9) waktu setempat
mengadakan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres di
sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York.
Wang Yi mengatakan, Tiongkok senantiasa berpendirian bahwa negara besar
khususnya anggota tetap Dewan Keamanan PBB harus secara inisiatif menaati hukum
internasional dan memelihara kewibawaan PBB, terlebih dahulu melaksanakan
multilateralisme sejati dan membantu negara berkembang. Akan tetapi hal yang
menyesalkan ialah, negara besar tertentu bertolak dari kepentingan sendiri,
dengan alasan multilateralisme melakukan tindakan unilateralisme, di mana-mana
membentuk kelompok kecil.
Tiongkok akan dengan teguh berdiri di sebelah PBB, dengan teguh mendukung
posisi inti PBB dalam urusan internasional, dengan teguh mendukung PBB
memainkan peranan lebih besar untuk mengantisipasi tantangan perdamaian dan
keamanan.
Guterres menghargai peranan krusial Tiongkok di bidang-bidang mendukung
multialteralisme, dan mendorong kerjasama internasional serta pembangunan
berkelanjutan, dia menyatakan hubungan kemitraan dengan Tiongkok merupakan
dukungan penting bagi PBB dan multilateralisme, kedua pihak telah melakukan
kerjasama erat dan berefektif, PBB mendukung Inisiatif Pembangunan Global, dan
mengucapkan selamat atas diselenggarakannya sukses konferensi tingkat menteri
'Kelompok Teman Inisiatif Pembangunan Global', dan yakin bahwa ini akan
mempercepat agenda pembangunan berkelanjutan 2030.
Sementara itu Guterres melaporkan upaya yang dilakukan PBB untuk mendorong
transportasi bahan pangan Ukraina dan ekspor pupuk Rusia, menyatakan
kekhawatiran atas dilema yang dihadapi negara berkembang akibat krisis Ukraina,
dia menyatakan PBB akan mementingkan pembangunan sebagai agenda utama,
diharapkan meningkatkan kerjasama dengan Tiongkok mengenai topik-topik yang
bersangkutan dengan kepentingan negara berkembang antara lain perkembangan dan
pendanaan, antisipasi perubahan iklim, keanekaragaman hayati, dan
penanggulangan pandemi.
Wang Yi mengatakan, Tiongkok menghargai negosiasi positif dan hasil dicapai
Sekjen PBB, pendirian krusial Tiongkok dalam masalah Ukraina ialah mendorong
perundingan perdamaian, yaitu berdiri di sisi perdamaian. Tiongkok akan terus
memainkan peranan konstruktif dengan cara dirinya.
Wang Yi menekankan, Presiden Xi Jinping mengajukan Inisiatif pembangunan global
dan inisiatif keamanan global, telah menyumbangkan konsep Tiongkok demi
membangkitkan kerjasama internasional dan melaksanakan agenda pembangunan
berkelanjutan 2030, menyediakan produk publik untuk mengisi deficit keamanan
perdamaian dan bersatu padu untuk menghadapi tantangan serius dewasa ini.
Tiongkok bersedia berkoordinasi erat dengan PBB, agar mencapai lebih banyak
kesepahaman, mengumpulkan lebih banyak kekuatan, dan melakukan lebih banyak
tindakan. Tiongkok akan terus mendukung berbagai usaha PBB dan memikul
tanggungjawab sewajarnya.
--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/FD1144AA58804CF4BE6273C289CA2359%40A10Live.
--
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1395650180.309731.1664165092708%40mail.yahoo.com.