Bagaimana mau serius, memenuhi janji untuk hadir pada acara
peringatan Hari Tani tahun lalu saja Jokowi tidak mampu. 
Jangan heran kalau peringatan tahun ini mahasiswa & petani yang 
memenuhi jalan.

-
GMNI: Jokowi-JKBelum Serius Wujudkan Reforma Agraria Sejati! RABU, 21 
SEPTEMBER2016 , 21:56:00 WIB | LAPORAN: FERIOLUS NAWALI RMOL. Menjelang Hari 
TaniNasional yang jatuh, 24 September mendatang, sejumlah organisasi 
mahasiswamenyerukan massa aksi menuntut pelaksanaan reforma agraria. 
PresidiumGMNI melalui Komite Reforma Agraria, Desta Ardiyanto mengatakan seruan 
massaaksi ini dilakukan untuk menyelesaikan seluruh konflik agraria di 
Indonesia danmendorong Pemerintahan Jokowi-JK memasukan reforma agraria dalam 
kurikulumperkuliahan.

"Pemerintahan Jokowi-JK belum serius melakukan pelaksanaan reforma 
agrariasejati, karena agenda reforma agraria yang  dilaksanakan 
sebatasredistribusi tanah dan sertifikasi tanah," kata Desta di Jakarta, 
Rabu(21/9).

Menurut dia, reforma agraria sejati tidak sesimpel itu dan bukan hanya 
urusanbagi-bagi tanah dan sertifikasi. "Ini harus diluruskan sesuai 
dengansemangat UUPA Nonor 5 tahun 1960," terangnya.

Desta juga menyerukan seluruh elemen gerakan Petani, Buruh, PKL, Nelayanserta  
elemen gerakan mahasiswa baik intra maupun ekstra kampus bersatumembangun 
kekuatan memperjuangkan dan menutut pemerintahan Jokowi-JK dalampelaksanakan 
reforma agraria sejati.

Terlebih lagi, kata dia, reforma agraria merupakan salah satu janji 
NawacitaJokowi-JK saat proses pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang  
harusdilaksanakan dengan konsekuen.

Dijelaskannya, GMNI sebagai organisasi kemahasiswaan tetap setia 
memperjuangkannasib rakyat yang tertindas oleh sistem.

Ketua Presidium GMNI, Chrisman Damanik menambahkan, Gerakan Mahasiswa 
NasionalIndonesia sebagai organisasi gerakan mahasiswa  berwatak kerakyatan 
wajibmengawal proses reforma agraria yang berdasarkan cita-cita proklamasi 
1945,Pancasila, UUD 45 serta UUPA 5/1960.

"Kita kawal pelaksanaan reforma agraria untuk kepentingan rakyat, GMNIakan 
turun ke jalan sebagai bentuk perjuangan secara kelembagaan, PresidiumGMNI 
mengintruksikan seluruh Korda dan Cabang GMNI se-Indonesia  turun kejalan  
memperjuangkan nasib kaum marhaen, tagih janji Jokowi-JK terkait 
pelaksanaanreforma agraria sejati," terangnya.

Reforma agraria, kata dia, penting dilaksanakan karena menjadi 
kebutuhanmensejahterakan masyarakat yang bercorak agraris. Apalagi, banyaknya 
konflikagraria dikarenakan ketimpangan struktur kepemilikan lahan. "Maka 
reformaagraria sejati harus dilaksanakan sesuai amanat  cita-cita 
rakyatIndonesia menuju keadilan sosial," pungkasnya. [sam]

Kirim email ke