https://metro.tempo.co/read/news/2016/09/24/231807026/indobarometer-sebut-peringkat-tiga-pasangan-dalam-pilkada-dki
 
https://metro.tempo.co/read/news/2016/09/24/231807026/indobarometer-sebut-peringkat-tiga-pasangan-dalam-pilkada-dki

  
 IndoBarometer Sebut Peringkat Tiga Pasangan dalam Pilkada DKI SABTU, 24 
SEPTEMBER 2016 | 13:49 WIB
 

 Basuki Tjahaja Purnama, Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono. TEMPO

 
 TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif IndoBarometer Muhammad Qodari menyebut 
pasangan inkumben dalam pilkada DKI 2017 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan 
Djarot Saiful Hidayat sejauh ini masih unggul dibanding dua pasangan calon 
lainnya.

Ia bahkan mengatakan tingkat kepuasan terhadap pasangan inkumben masih lebih 
dari 50 persen. “Biasanya rakyat kembali menginginkan inkumben,” kata dia dalam 
dialog Sindo Triyaja di Jakarta, Sabtu, 24 September 2016.

Menurut Qodari, di urutan kedua ada pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. 
Meski ia tidak menyebutkan secara spesifik persentasenya, pasangan Anies dan 
Sandiaga cukup kuat. Ia menilai Anies telah menduduki jabatan strategis. Selain 
itu, baik Anies maupun Sandiaga, keduanya memiliki relawan.

Qodari menilai, apabila dilakukan survei saat ini, pasangan Agus Harimurti 
Yudhoyono dan Sylviana Murni adalah yang paling rendah. Pasangan itu dinilai 
belum memiliki peran dalam memimpin pemerintahan. Selain itu, mereka masih 
belum memiliki pengalaman dibanding inkumben.

Meski demikian, Qodari tidak menampik bahwa elektabilitas Agus dan Sylviana 
bisa tinggi. “Jangan lupa, beliau ini (Agus) anaknya Pak SBY, presiden dua kali 
periode,” kata dia.

Menurut Qodari, gaya kepemimpinan Agus dan Susilo Bambang Yudhoyono mirip. Ia 
melihat dari cara penyampaian Agus ketika berpidato. Ilmu dari SBY pun disebut 
telah diturunkan kepada putra sulungnya itu. Ia mengibaratkan Agus seperti 
pepatah: buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.

Qodari yakin bahwa Agus adalah orang yang pintar seperti ayahnya. Gaya 
pemerintahan Agus, jika menang, bisa diprediksi mirip dengan gaya SBY saat 
memimpin Indonesia. “Kalau menang, akan jadi calon presiden kuat,” kata dia.

Pilkada DKI Jakarta akan berlangsung pada Februari 2017. Tiga pasangan calon 
telah mendeklarasikan diri untuk ikut dalam bursa pencalonan orang nomor satu 
dan dua di Jakarta. Mereka adalah Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful 
Hidayat, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, serta Agus Harimurti Yudhoyono dan 
Sylviana Murni.

DANANG FIRMANTO
 

 

Kirim email ke