Pada Sabtu, 24 September 2016 14:57, Sri Isni <[email protected]> menulis:
Tolak Keputusan SBY, Anggota Dewan Pembina Demokrat Dukung Ahok-Djarot -
Kompas.com <a rel="nofollow" target="_blank"
href="http://ads3.kompasads.com/new/www/delivery/ck.php?n=ae29337b&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE"></a>
-
News
-
Nasional
Tolak Keputusan SBY, Anggota Dewan Pembina Demokrat Dukung Ahok-Djarot
Dimas Jarot Bayu Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman (berbaju
batik) berfoto bersama usai memberikan dukungannya secara resmi kepada
Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI 2017 di Posko Muda Mudi Ahok, Jakarta, Sabtu
(24/9/2016). JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono
Isman menyatakan dukungannya pada pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama
alias Ahok dan Djarot Syaiful Hidayat dalam Pilkada DKI 2017.Sikap Hayono
tersebut berbeda dengan keputusan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang
mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Silviana Murni."Sejak awal saya
sudah mendukung Ahok karena saya melihat bahwa sebagai petahana, Ahok-Djarot
memiliki prestasi sangat baik. Padahal secara efektif baru menduduki posisi
gubernur dan wakil gubernur kurang dari dua tahun," ujar Hayono di Posko Muda
Mudi Ahok, Jakarta, Sabtu (24/9/2016).Menurut Hayono, Ahok-Djarot merupakan
pasangan harmonis yang mencalonkan diri kembali bukan untuk memperebutkan
kekuasaan. Ia menganggap Ahok-Djarot ingin terus berprestasi dan melayani
masyarakat Jakarta."Saya melihat keduanya selama ini fokus bagaimana bisa
berprestasi dan memberikan yang terbaik untuk warga Jakarta," tambah
Hayono.(baca: Tetap Dukung Ahok, Ruhut Siap Dipecat Demokrat)Oleh sebab itu,
dirinya merasa optimistis prestasi Ahok-Djarot bisa lebih gemilang jika diberi
kesempatan satu periode tambahan memimpin Jakarta."Beliau mesti diperpanjang
menuntaskan tugasnya sampai selesai. Kalau perlu dipilih kembali di 2017," kata
Hayono.Selain Hayono, politisi Demokrat Ruhut Sitompul sudah lebih dulu mengaku
mendukung Ahok. Ia mengaku siap dipecat atas sikap bersebrangan itu.(baca:
Ruhut: Agus Yudhoyono Bukan Kader Demokrat, Aku Tetap Dukung Ahok)"Aku
mendukung kalau Demokrat mengusung kadernya sendiri. Agus bukan kader Partai
Demokrat, Agus kader TNI," kata Ruhut saat dihubungi Kompas.com, Jumat
(23/9/2016).Ruhut pun mengaku sedih. Ia memandang, Agus yang memilki masa depan
cerah di TNI justru dipaksa terjun ke dunia politik. Ia menilai, karier Agus
akan habis apabila ia kalah di DKI Jakarta."Aku enggak kebayang kalau Agus
kalah, dibunuh kariernya oleh partai yang aku banggakan," ucap Ruhut.Kompas TV
Prabowo Subianto Singgung Soal Ahok
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
#yiv9930153085
.yiv9930153085title-patnership{width:100%;min-height:auto;text-align:right;font-size:13px;padding:5px
0;}#yiv9930153085 .yiv9930153085title-patnership
img{border:none;padding-left:3px;width:auto;min-height:auto;vertical-align:middle;}
-
-
-
-
<a rel="nofollow" target="_blank"
href="http://ads3.kompasads.com/new/www/delivery/ck.php?n=ad740362&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE"><img
border="0" alt=""
src="http://ads3.kompasads.com/new/www/delivery/avw.php?zoneid=1109&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=ad740362"></a>
--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups
"forumdiskusi" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email
to [email protected].
To post to this group, send email to [email protected].
Visit this group at https://groups.google.com/group/diskusiforum.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.