​Pertanyaan :
Jika Terjadi Perang Ekonomi Dunia, Siapa yang Pertama Hancur? (1)
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

*Jawaban : ** PARA PENSIUNAN  ( Titik ) *

Note : Tak perlu Diskusi lagi .................

2016-09-25 6:01 GMT+02:00 Chalik Hamid [email protected]
[nasional-list] <[email protected]>:

>
>
> http://erabaru.net/2016/09/23/jika-terjadi-perang-ekonomi-
> dunia-siapa-yang-pertama-hancur-1/
>
> Jika Terjadi Perang Ekonomi Dunia, Siapa yang Pertama Hancur? (1)
> By Erabaru <http://erabaru.net/author/erabaru/> -
>
> 23/09/2016
> Share on Facebook
>
> <http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Ferabaru.net%2F2016%2F09%2F23%2Fjika-terjadi-perang-ekonomi-dunia-siapa-yang-pertama-hancur-1%2F>
>
> Tweet on Twitter
>
> <https://twitter.com/intent/tweet?text=Jika+Terjadi+Perang+Ekonomi+Dunia%2C+Siapa+yang+Pertama+Hancur%3F+%281%29&url=http%3A%2F%2Ferabaru.net%2F2016%2F09%2F23%2Fjika-terjadi-perang-ekonomi-dunia-siapa-yang-pertama-hancur-1%2F&via=Erabaru>
>
> <http://plus.google.com/share?url=http://erabaru.net/2016/09/23/jika-terjadi-perang-ekonomi-dunia-siapa-yang-pertama-hancur-1/>
>
> <http://pinterest.com/pin/create/button/?url=http://erabaru.net/2016/09/23/jika-terjadi-perang-ekonomi-dunia-siapa-yang-pertama-hancur-1/&media=http://erabaru.net/wp-content/uploads/2016/09/uang.jpg&description=Jika+Terjadi+Perang+Ekonomi+Dunia%2C+Siapa+yang+Pertama+Hancur%3F+%281%29>
> [image: alt]
> <http://erabaru.net/wp-content/uploads/2016/09/uang.jpg?e6e6d7> Jika
> Terjadi Perang Ekonomi Dunia: Siapa yang Akan Tumbang Pertama (foto
> internet)
> Dalam delapan tahun terakhir, Federal Reserve memangkas suku bunga,
> pembelian obligasi dan langkah-langkah lain, hampir mengambil alih semua
> tanggung jawab untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
> Di zona Euro dan Jepang juga telah melakukan pelonggaran kuantitatif
> beberapa kali, dalam permukaan tampaknya adalah dalam rangka untuk
> mempromosikan pertumbuhan ekonomi, tetapi intinya adalah demi utang. Sampai
> sekarang, aliran besar mata uang pada dasarnya sudah berhenti. Ini berarti
> Eropa, Amerika Jepang dan tidak lagi khawatir tentang masalah utang.
> Pada awalnya masih dikwatirkan bahwa zona Euro akan terus menggunakan
> kebijakan pelonggaran untuk menghadapi depresiasi RMB. Sekarang
> kelihatannya, dalam jangka pendek mungkin ada tindakan skala kecil moneter
> untuk meredam guncangan. Tetapi kemungkinan pelonggaran moneter skala besar
> sudah sangat kecil.
> Ini dapat terlihat dari obligasi pemerintah AS dan Eropa. Pada Kamis
> (15/9/2016) lalu, 10-tahun Treasury AS naik 11,9 basis poin, posisi
> refreshing tertinggi pada 11 minggu adalah 1,663%. Masa 30-tahun harga
> obligasi AS turun lebih dari satu titik besar, yield-nya naik 12,9 basis
> poin, posisi refreshing tertinggi tujuh minggu adalah 2,375%.
> Hal yang lebih penting lagi, untuk pertama kalinya suku bunga obligasi
> Jerman juga berubah hingga 0,02% sejak keluarnya dari Euro. Inilah yang
> mengakibatkan pasar saham dunia dan komoditas langsung turun tajam. Reaksi
> ini semua adalah prediksi mata uang. Sampai sekarang, pasar masih
> mengharapkan Jepang ada pelonggaran, tetapi kemungkinan kekecewaan juga
> sangat besar.
> Bila begitu, pada masa depan bagaimana Eropa, Amerika dan Jepang
> menghadapi kesulitan ekonomi yang mungkin timbul?
> Dengan terus-menerus menyesuaikan kebijakan fiskal, menstabilkan
> pertumbuhan ekonomi. Seperti yang dilakukan oleh Presiden Reagan pada tahun
> delapan puluhan, saat itu yang signifikan adalah pemotongan pajak, belanja
> fiskal condong ke kelompok yang memiliki kesulitan, merampingkan
> pengeluaran pemerintah, meskipun proses ini sangat menyakitkan, tapi masih
> dapat dilakukan. Para pemimpin Eropa, Amerika dan Jepang mungkin masih
> percaya diri bisa melakukannya.
> Hal ini juga adalah jalan yang harus dipilih setelah kran bank sentral
> berbagai negara dan wilayah diperketat, tidak ada jalan keluar lain, pada
> dasarnya ini juga sama dengan filosofi pemerintahan Trump.
> *Ketika Eropa, Amerika dan Jepang mengencangkan kran moneter, apa maknanya
> terhadap negara-negara berkembang? Pertempuran!*
> Imbalan dari pertempuran ini jauh melebihi kerugian ekonomi yang terbawa
> dari Perang Dunia. Setelah 2014, karena penurunan harga komoditas, Rusia,
> Brazil, Afrika Selatan, Venezuela, Argentina dan bahkan Arab Saudi hidup
> dalam kesengsaraan, ini menunjukkan parahnya ekonomi mereka karena
> ketergantungannya pada harga komoditas, Tiongkok terus merangsang real
> estate, sumber dari ekonomi dan keuangan Tiongkok sangat bergantung pada
> harga real estate. Semua perekonomian ini adalah ekonomi harga, yang
> merupakan ekonomi inflasi.
> Meskipun periode ini hanyalah pra pertempuran perang mata uang, tetapi
> anda dapat melihat kerugian mereka sangat besar, misalnya Rusia: PDB pada
> 2013 adalah US$ 2.080.000.000.000, pada 2015 setelah dua tahun hanya 1,31
> triliun dolar; PDB Brasil pada 2011 adalah $ 2.390.000.000.000, pada 2015
> setelah dua tahun adalah $ 1.510.000.000.000.
> Kerugian kedua negara dalam dua tahun jika dijumlahkan adalah sekitar US$
> 1,6 triliun, itu bisa menjadi perang skala besar. Meskipun Brasil dan Rusia
> mencoba untuk menggunakan mata uang lokal di negara itu untuk menunjukkan
> tingkat pertumbuhan GDP mereka, tetapi itu adalah penipuan diri, tidak ada
> daya beli internasional sebagai dasar, angka tidak bisa menutupi
> pertumbuhan orang miskin yang semakin banyak.
> Namun setelah Eropa, Amerika dan Jepang mengencangkan kran. Ini maknanya
> juga tidak lagi terus mengucurkan air terhadap mata uang, yang juga berarti
> akan menekan harga, oleh sebab itu pertempuran sudah dimulai.
> (secretchina/lim/rmat)
> *BERSAMBUNG*
> ----
> Jika Terjadi Perang Ekonomi Dunia, Siapa yang Pertama Hancur? (2)
> By Erabaru <http://erabaru.net/author/erabaru/> -
>
> 24/09/2016
> Share on Facebook
>
> <http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Ferabaru.net%2F2016%2F09%2F24%2Fjika-terjadi-perang-ekonomi-dunia-siapa-yang-pertama-hancur-2%2F>
>
> Tweet on Twitter
>
> <https://twitter.com/intent/tweet?text=Jika+Terjadi+Perang+Ekonomi+Dunia%2C+Siapa+yang+Pertama+Hancur%3F+%282%29&url=http%3A%2F%2Ferabaru.net%2F2016%2F09%2F24%2Fjika-terjadi-perang-ekonomi-dunia-siapa-yang-pertama-hancur-2%2F&via=Erabaru>
>
> <http://plus.google.com/share?url=http://erabaru.net/2016/09/24/jika-terjadi-perang-ekonomi-dunia-siapa-yang-pertama-hancur-2/>
>
> <http://pinterest.com/pin/create/button/?url=http://erabaru.net/2016/09/24/jika-terjadi-perang-ekonomi-dunia-siapa-yang-pertama-hancur-2/&media=http://erabaru.net/wp-content/uploads/2016/09/rmb.jpg&description=Jika+Terjadi+Perang+Ekonomi+Dunia%2C+Siapa+yang+Pertama+Hancur%3F+%282%29>
> [image: alt]
> <http://erabaru.net/wp-content/uploads/2016/09/rmb.jpg?e6e6d7> Ilustrasi.
> (epochtimes.com)
> Untuk negara-negara komoditas, telah mengumpulkan sejumlah cadangan devisa
> pada sepuluh tahun sebelumnya, pada awal di bawah tekanan nilai tukar mata
> uang, dapat menggunakan cadangan mereka untuk mempertahankan nilai
> tukarnya, krisis utang juga tidak mudah meledak.
> Namun, setelah kemerosotan ekonomi dalam beberapa tahun atau bahkan
> menyusut dan cadangan devisa diperlemah, daya tahan ekonomi dan kemampuan
> untuk membayar utang telah jatuh, jika harga terus merosot bahkan terus
> turun, itu akan membawa depresiasi runtuhnya nilai tukar, konflik sosial
> mungkin akan sangat parah.
> Ini bukan hanya perang mata uang, tetapi juga konfrontasi habis-habisan
> antara negara-negara. Presiden Maduro dari Venezuela berada dalam
> kesengsaraan, Rosoff dari Brasil telah mengundurkan diri, siapa yang
> berikutnya?
> Lembaga resmi Rusia baru-baru ini merilis laporan menunjukkan bahwa resesi
> ekonomi yang berkelanjutan menyebabkan babak baru gelombang kebangkrutan
> perusahaan Rusia pada kuartal kedua, situasi tingkat keparahannya lebih
> buruk bila dibandingkan dengan selama krisis keuangan internasional pada
> 2009, terjadi gelombang kebangkrutan perusahaan dalam skala besar yang juga
> menyebabkan tunggakan upah, kehidupan masyarakat juga terkena dampak.
> Salnikov Analisis Makro ekonomi Rusia dan Direktur Pusat Peramalan jangka
> pendek Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia mengatakan bahwa di Rusia saat ini
> setiap bulan sekitar 1000 perusahaan bangkrut, yang berarti gelombang baru
> puncak perusahaan yang mengalami kebangkrutan telah tiba.
> Dia mengatakan penyebab utama dari putaran perusahaan yang mengalami
> kebangkrutan ini adalah ekonomi Rusia terus menyusut, produk domestik bruto
> Rusia (GDP) terus menurun pada enam kuartal, mengakibatkan krisis yang
> berlarut-larut menyebabkan angka kebangkrutan meningkat hampir di setiap
> bisnis industri.
> Ketika Eropa, Amerika dan Jepang memperketat keran moneter, itu akan
> memperburuk pengangguran dan gelombang kebangkrutan, apakah di Rusia akan
> terjadi kerusuhan massa?
> Perkiraannya adalah sulit untuk menghindarinya, ini adalah masa untuk
> menguji kebijaksanaan Putin.
> Dalam satu tahun ke depan, mungkin akan terjadi negara yang devaluasi mata
> uangnya runtuh, ditandai dengan default utang (Venezuela sudah tidak perlu
> dipertimbangkan, itu pasti default), Coba lihat ekonomi utama mana yang
> akan runtuh, Brazil? Rusia? India? Atau?
> Stabilitas nilai tukar RMB lebih kuat dari sebagian besar negara-negara
> emerging market, tetapi mungkin juga berdampak serius, karena ekonomi dan
> keuangan terlalu tergantung pada harga properti.
> Pada kuartal pertama 2014, dalam artikel penulis yang memprediksi yuan
> akan menghadapi titik belok jangka panjang, tren depresiasi akan terbentuk.
> Meskipun telah ada orang-orang besar terus mengeluarkan retorika, tapi
> waktu adalah satu-satunya kriteria untuk pengujian kebenaran. Gambar di
> bawah adalah perbandingan RMB terhadap sekeranjang mata uang sejak 2014.
> [image: indek]
> <http://erabaru.net/wp-content/uploads/2016/09/indek.jpg?e6e6d7>
> Perbandingan RMB terhadap sekeranjang mata uang sejak 2014. (internet)
> Dari awal tahun hingga sekarang, RMB telah terdepresiasi sebesar 5,9%
> terhadap sekeranjang mata uang, tahunan 13%, indeks nilai tukar RMB (CFETS)
> jatuh ke 94,88, menciptakan indeks terendah sejak Desember tahun lalu.
> Koran resmi “Harian Rakyat” (Overseas Edition) baru-baru ini menerbitkan
> sebuah artikel berjudul “Yuan adalah mata uang internasional yang
> bertanggung jawab.” Sama dengan negara-negara lain dalam sejarah yang telah
> mengalami proses dari sistem “Menatapi Kurs” hingga keluar, pada masa depan
> masing-masing pasar juga akan mengalami adaptasi bertahap terhadap masa
> periode meningkatnya fluktuasi RMB. (secretchina/lim/rmat)
> *BERSAMBUNG*
>
> ---
> Jika Terjadi Perang Ekonomi Dunia, Siapa yang Pertama Hancur? (3)
> By Erabaru <http://erabaru.net/author/erabaru/> -
>
> 25/09/2016
> Share on Facebook
>
> <http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Ferabaru.net%2F2016%2F09%2F25%2Fjika-terjadi-perang-ekonomi-dunia-siapa-yang-pertama-hancur-3%2F>
>
> Tweet on Twitter
>
> <https://twitter.com/intent/tweet?text=Jika+Terjadi+Perang+Ekonomi+Dunia%2C+Siapa+yang+Pertama+Hancur%3F+%283%29&url=http%3A%2F%2Ferabaru.net%2F2016%2F09%2F25%2Fjika-terjadi-perang-ekonomi-dunia-siapa-yang-pertama-hancur-3%2F&via=Erabaru>
>
> <http://plus.google.com/share?url=http://erabaru.net/2016/09/25/jika-terjadi-perang-ekonomi-dunia-siapa-yang-pertama-hancur-3/>
>
> <http://pinterest.com/pin/create/button/?url=http://erabaru.net/2016/09/25/jika-terjadi-perang-ekonomi-dunia-siapa-yang-pertama-hancur-3/&media=http://erabaru.net/wp-content/uploads/2016/09/uang-rmb.jpg&description=Jika+Terjadi+Perang+Ekonomi+Dunia%2C+Siapa+yang+Pertama+Hancur%3F+%283%29>
> [image: alt]
> <http://erabaru.net/wp-content/uploads/2016/09/uang-rmb.jpg?e6e6d7>
> Ilustrasi. (epochtimes.com)
> Artikel itu mengatakan bahwa setelah krisis keuangan 2008, bank sentral
> negara besar Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Eropa dan lainnya telah
> meluncurkan kebijakan moneter konvensional yang belum pernah terjadi
> sebelumnya.
> Sepanjang sejarah nilai tukar mata uang internasional utama negara-negara
> maju, dalam jangka pendek terjadi kasus ekstrim fluktuasi mata uang 20%
> atau bahkan 40% yang tidak biasa. Hal ini menunjukkan bahwa pejabat telah
> membocorkan, kita perlu untuk mendevaluasi yuan, meskipun agak terlambat,
> tapi masih mendukung pernyataan penulis pada 2014.
> Penjelasan sebelumnya adalah akar penyebab terjadinya depresiasi RMB, ini
> merupakan keputusan serangkaian masalah kelembagaan. Sekarang terungkap
>  faktor utama kedua, kemungkinan adalah jendela untuk mempercepat
> depresiasi. Pendapatan bulan 6,7,8 adalah: 1.563.400.000.000 yuan,
> 1.477.000.000.000 yuan, 989.400.000.000 yuan. Belanja fiskal tiga bulan
> adalah: 2.263.700.000.000 yuan, 1.276.800.000.000 yuan, 1.418.700.000.000
> yuan. Defisit total tiga bulan adalah 929.400.000.000 yuan, yang
> menunjukkan bahwa tren defisit telah terbentuk, dan untuk menjamin
> pertumbuhan ekonomi (sebenarnya adalah menjamin utang dan masalah
> fundamental lainnya), harus memperluas pengeluaran fiskal.
> Bahkan, baru saja mengadopsi langkah-langkah putaran baru stimulus,
> kebutuhan untuk meningkatkan belanja fiskal adalah sekitar 2,2 triliun. Ini
> berarti bahwa kontradiksi pendapatan dan pengeluaran mulai membesar, ketika
> skala defisit bulan 6 – 8 ini berlanjut, titik waktu percepatan depresiasi
> kurs segera akan datang, dalam artikel minggu lalu dikatakan. Sekarang,
> Harian Rakyat Tiongkok juga memberikan prediksi yang sama.
> Selain itu, pajak konsumsi domestik bulan 6,7,8 adalah sebagai berikut:
>   546.300.000.000 yuan, 81.000.000.000 yuan, 83.100.000.000 yuan,
> masing-masing, meningkat 2,8% – 4,3% – 6,2%, penjelasan Kementerian
> Keuangan itu terutama disebabkan oleh terpengaruhnya penurunan penjualan
> produksi, rokok dan pengurangan pajak konsumsi minyak olahan lebih banyak.
> Terutama penting untuk dicatat bahwa pada Juli pajak konsumsi minyak olahan
> turun 12,6%. Pajak konsumsi minyak olahan didasarkan pada jumlah kena
> pajak, tidak ada hubungan dengan harga, ini juga menunjukkan bahwa
> penurunan cepat dalam konsumsi publik, inflasi ke depan begitu mencuat, itu
> adalah stagflasi.
> Hal ini juga menunjukkan bahwa real estate mulai mempercepat penekanan
> kapasitas konsumsi masyarakat, saat kapasitas konsumsi masyarakat ditekan
> sampai batas tertentu, kekuatan real estate sepenuhnya akan habis,
> pembengkakan dimana-mana akan dimulai.
> Percepatan penyusutan konsumsi masih akan menimbulkan masalah bagi pasar
> saham, yang berarti bahwa pendapatan masyarakat menurun (mungkin
> pertumbuhan deposito juga menurun). Namun, defisit terus terjadi, perlu
> pembiayaan pasar, untuk memungkinkan pekerjaan PNS daerah miskin kerja
> secara baik. Para pemimpin sedang memimpin sekelompok orang menolong
> kemiskinan, perusahaan di daerah miskin melewati jalur hijau masuk pasar
> saham, kredit macet terus terjadi, namun juga perlu pembiayaan publik.
> Di satu sisi dana yang dapat diinvestasikan dalam pasar saham juga
> menurun, sisi lain ‘serigala’ berbondong-bondong datang menerjang, daging
> empuk akan segera habis, juga akan menyentuh gerakan kongkret.
> Ketika depresiasi nilai tukar dipercepat, suku bunga akan naik, belakangan
> ini sudah tercermin pada suku bunga penjaman antar bank, apakah pada
> kuartal keempat akan muncul babak baru kekurangan uang?
> Saya percaya bahwa kemungkinannya besar, itu berarti bahwa semua harga
> asset tidak layak diperhatikan. Akselerasi depresiasi nilai tukar, yang
> berarti bahwa daya tarik dari valuta asing dan logam mulia meningkat pesat.
> Pada periode ini apa yang mesti dilakukan, saya percaya kita sudah sangat
> jelas, tidak perlu kita katakan lagi. Mematuhi kebijakan yang ditetapkan,
> maka secara signifikan akan mengalahkan pasar, termasuk fokus ketenaran
> real estate kota sekarang.
> Era sekarang ini, apa yang paling harus dihindari?
> Saya percaya banyak orang masih bertanya-tanya, ragu, bahaya masa depan
> dan risiko berada pada pasar derivatif keuangan! Keuangan, dana, trust
> semua termasuk di dalamnya, tapi yang paling serius adalah pasar ekuitas,
> di tahun mendatang, pasti ada kesimpulan. (secretchina/lim/rmat)
> *TAMAT*
>
>
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke