http://bataranews.com/2016/09/27/keberhasilan-program-ahok-dijual-golkar/


Keberhasilan Program Ahok Dijual Golkar
Sep 27, 2016
158


BataraNews.com- Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi 
optimistis calon petahana yang didukung pada pemilihan gubernur DKI Jakarta 
2017, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bakal memenangkan pertarungan. Optimisme 
itu didasarkan pada pencapaian keberhasilan Ahok selama memimpin ibu kota.

“Program-program Pak Ahok yang sudah nyata dan berhasil sangat banyak,” ujar 
Fayakhun ketika dihubungi Bataranews.com.

Menurut Fayakhun bermacam keberhasilan Ahok dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat 
itu sebagai sesuatu yang nyata di masyarakat.

Fayakhun membeberkan berbagai hal yang diklaimnya sebagai keberhasilan Ahok dan 
Djarot di antaranya yaitu mewujudkan proyek Mass Rapid Transit (MRT) dan Light 
Rail Transit (LRT). “Tadinya terlambat 24 tahun, gubernur-gubernur sebelumnya 
tidak ada yang berani mengeksekusi program ini,” kata dia.

Keberhasilan selanjutnya yaitu program Kartu Jakarta Pintar atau KJP. “Tertata 
dengan baik sehingga program ini tepat sasaran dan tidak ada yang bisa 
memanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya. “Juga dengan program 
KJS/BPJS, sama seperti KJP,” lanjut dia.

Program lain yang dianggap berhasil yaitu waduk atau sungai yang dikeruk dan 
dibersihkan, seperti Waduk Pluit. “Pemasangan sheet pile atau dinding turap di 
semua sungai atau waduk dan pembangunan jalan inspeksi di sepanjang sungai juga 
berhasil,” kata dia.

Menyangkut pelayanan dan aparatur pemerintahan, menurut Fayakhun, keberhasilan 
yang tampak yaitu Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), reformasi birokrasi di 
tubuh Pemprov DKI Jakarta, dan mental PNS diperbaiki menjadi lebih rajin dan 
tidak malas-malasan sewaktu melayani warga.

“Warga sekarang juga bisa menyampaikan segala keluhan langsung ke Pak Gubernur. 
Create E-Budgeting dan template-nya yang sekarang dipakai oleh semua instansi 
pemerintah pusat dan daerah juga sebagai bentuk keberhasilan Pak Ahok,” ujarnya.

Selain itu, kata anggota DPR tersebut, pembangunan 150 lebih Ruang Publik 
Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dan pembangunan 70.000 unit rumah susun manfaatnya 
dirasakan oleh warga Jakarta.

“Monas juga dibersihkan tanpa biaya, dirawat dan dikelola lebih profesional 
sekarang. PKL ditata, dibina, dan dibiayai supaya lebih bersih, teratur, dan 
tertib. Kawasan Tanahabang dan Kota Tua dirawat dan dipercantik. Kalijodo 
menjadi tertib dan akan menjadi taman kota,” tuturnya.

Pada April lalu, Ahok mengakui proyek pembangunan rumah susun Marunda dan Rawa 
Bebek proyek yang tak digarap dengan baik. Namun dia mengklaim terus 
memperbaiki kedua hunian bersubsidi tersebut. “Memang itu proyek lama yang 
kurang baik makanya kami terus perbaiki,” kata Ahok.

Sebelumnya juga, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik menilai Ahok 
gagal dalam membenahi transportasi ibu kota. Masih enggannya warga Jakarta 
menggunakan transportasi umum menjadi salah satu indikatornya. Bahkan sebuah 
hasil survei menunjukan, bus TransJakarta ternyata bukan pilihan utama. (FHD)

Kirim email ke