Setan itu kerjanya kan bisik-bisik, membisikkan macam-macam kepada ummat manusia untuk berbuat jahat. Lha, azan itu suaranya keras banget, apalagi pakai loudspeaker. Setan mana tahan dengar bunyi keras begitu, karena selama hidupnya dia cuma bisik-bisik, jadi telinganya terlalu sensitif, makanya dia ngacir terbirit-birit takut jadi pekak....................!

------ Original Message ------
From: "'Sunny' [email protected] [GELORA45]" <[email protected]>
To:
Sent: Saturday, 1 Oct, 2016 At 9:27 AM
Subject: [GELORA45] Setan Kelabakan Mendengar Adzan
    
  
      
                    
  


Apakah koruptor seperti mantan menteri  agama Suryadarma Ali bukan setan?

 

http://www.suara-islam.com/read/index/19266/Setan-Kelabakan-Mendengar-Adzan <http://www.suara-islam.com/read/index/19266/Setan-Kelabakan-Mendengar-Adzan>

 
 Setan Kelabakan Mendengar Adzan
Rabu, 03/08/2016 09:57:43 |  

Facebook Twitter Gplus
 Ilustrasi
Setan adalah musuh nyata manusia yang akan  selalu menggoda kepada jalan yang sesat. Mereka akan melakukan berbagai cara  agar keturunan Nabi Adam As bersamanya ke neraka pada hari kiamat  kelak.

 

Setiap saat setan melakukan siasat jitu untuk  menggoda manusia. Waktunya dihabiskan untuk membuat manusia melupakan Allah SWT.  Namun ada waktu dimana setan berhenti menggoda bahkan lari tidak berdaya. Yakni  saat muadzin mengumandangkan adzan.

 

Ternyata adzan bukan perkara sederhana bagi  setan. Mereka akan mengalami kondisi buruk ketika panggilan salat ini diserukan.  Seperti apa kondisi setan saat adzan berkumandang? Berikut  ulasannya.

 

Adzan merupakan panggilan Allah untuk para  hamba melaksanakan Ibadah salat lima waktu. Ini adalah panggilan umum yang akan  Allah perdengarkan kepada siapa yang Dia kehendaki dari makhluk-Nya, termasuk  dari golongan setan.

 

Saat adzan dikumandangkan, setan melarikan  diri bahkan sampai terkentut-kentut untuk menghindari diri dari mendengarkan  adzan. Mereka begitu takut mendengar seruan tersebut. Hal tersebut digambarkan  dalam sebuah hadits:

 

إِنَّ الشَّيْطَانَ إِذَا سَمِعَ النِّدَاءَ  بِالصَّلَاةِ أَحَالَ لَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لَا يَسْمَعَ صَوْتَهُ فَإِذَا سَكَتَ  رَجَعَ فَوَسْوَسَ فَإِذَا سَمِعَ الْإِقَامَةَ ذَهَبَ حَتَّى لَا يَسْمَعَ  صَوْتَهُ فَإِذَا سَكَتَ رَجَعَ فَوَسْوَسَ

 

Setan apabila mendengar adzan, akan  membuatnya lari terbirit-birit sambil kentut sehingga tak mendengar suaranya  lagi. Setelah adzan selesai, dia kembali lagi untuk mengganggu. Begitu juga  apabila mendengar iqamat. Dia akan lari sehingga tak mendengarnya lagi, dan  apabila iqamat selesai, dia kembali sekali lagi untuk mengganggu. [HR.  Muslim No.582].

 

Syaikh Majdi Abdul Wahab Al Ahmad dalam Syarah  Hisnul Muslim mengatakan, setan menganggap bahwa adzan merupakan sesuatu yang  begitu besar dan sangat menakutkan. Ketakutan dan ketegangan yang dialami  menyebabkan persendian menjadi kendur sehingga tidak bisa menguasai dirinya.  Saluran seni dan kotoran menjadi terbuka, hingga bisa mengompol atau  terkentut.

 

Lalu mengapa setan begitu ketakutan ketika  mendengar adzan. Pasalnya seruan azan berisi kalimat tauhid dan syiar-syiar  Islam. Adzan adalah suara keras yang berisi dzikrullah 'Azza wa Jalla dan hal  itu menyakitkan bagi setan. Ketika itu, mereka putus asa sehingga lari dan  menjauh dari manusia. Ketika mendengar seruan kebaikan ini,  setan dibebani  kewajiban untuk meyakini dan menjalankan kandungan seruan kebaikan  tersebut.

 

Alasan lain yang membuat setan lari terbirit-  birit adalah karena mereka tidak mau menjadi saksi atas muadzin yang  mengumandangkan adzan. Nabi dalam sabdanya mengatakan bahwa semua benda baik  kering maupun basah nantinya akan menjadi saksi bagi muadzin yang mendapat  keutamaan pada hari kiamat.

 

“Tidaklah adzan didengar oleh jin  dan  manusia, batu dan pohon, kecuali mereka akan bersaksi untuknya.”  (HR Abu Ya’la)

 

Syaikh Majdi Abdul Wahab Al Ahmad menambahkan,  setan lari mendengar suara adzan karena adzan berisi kalimat tauhid dan  syiar-syiar Islam. Setan juga putus asa dalam menggoda seseorang ketika  terdengar pernyataan tauhid.

 

Disebutkan ayat-ayat Alquran secara umum  karena ada juga ayat-ayat Alquran yang jika dibacakan pada orang yang diganggu  setan dari golongan jin, setan itu akan kepanasan sehingga ia keluar. Hal yang  demikian bisa didapati ketika seseorang sedang diruqyah. Dengan dibacakan surat  Al Fatihah, surat Al Baqarah ayat 1-5, ayat kursi (surat Al Baqarah ayat 255),  surat Al Baqarah ayat 285-286, Al Jin dan lain-lain, setan akan kepanasan dan  akhirnya keluar dari tubuh orang yang diganggunya. Kalaupun ada setan dari  golongan jin yang berusaha bertahan, kadang ia malah terbakar  karenanya.

 

Namun jangan senang dulu, karena setelah adzan  selesai setan akan kembali lagi dengan cepatnya menggoda manusia.   



“...Maka apabila adzan telah selesai  dikumandangkan ia akan kembali, dan apabila iqamah dikumandangkan setan akan  segera berpaling, jika iqamah telah selesai dikumandangkan ia akan kembali lagi  (untuk mengganggu manusia) hingga ia membersitkan dalam hati seseorang dgn  mengatakan 'Ingatlah hal ini dan itu' dari hal-hal yg sebelumnya tak ia ingat.  Abu Muhammad berkata; Tsuwwiba maksudnya adalah didirikan. [HR. Darimi  No.1178].

 

Jadi setelah mendengarkan adzan Umat Islam  sebaiknya langsung bergegas mendirikan salat. Hal ini untuk menghindari godaan  setan yang lebih dasyat lagi. Wallahua'lam.

 

red:  adhila/dbs


      
                

                

Kirim email ke