Tahun 1965 Soeharto menipu rakyat dengan mengatakan bahwa Lubang Buaya
ini berada didaerah AURI (Angkatan Udara R.I.). Padahal Lubang Buaya
didaerah AURI adalah lapangan tempat terjun payung, dan tidak ada sumur
yang bernama Lubang Buaya. Yang ada sumur tuanya adalah Lubang Buaya
didaerah Jakarta Timur milik Kodam V Jaya. Dan pada tanggal 30 September
1965 itu Soeharto, setelah menginspeksi pasukan Yon 454 Banteng Raiders
Diponegoro yang dipanggilnya dari Jateng, pada apel di Markas Kostrad,
lalu memerintahkannya ke Lubang Buaya untuk operasi malam. Lha, kalau
Lubang Buaya itu berada di Pangkalan Angkatan Udara, mana mungkin
Soeharto mengirimkannya kesana karena Angkatan Udara adalah dibawah
pimpinan Omar Dhani, bukannya di bawah Soeharto. Nampak jelas penipuan
Soeharto untuk membuat 'kebencian" sementara rakyat yang tak tahu dimana
Lubang Buaya,terhadap Angkatan Udara. Semua direkayasa, untuk
menghilangkan jejak bahwa G30S itu adalah semua karya tipu dan
rekayasa Soeharto. Yoga Sugama dan Ali Murtopo dengan didalangi
CIA.......dan menggunakan pion-pion Letkol Untung, Kol. Latief dan
Brigjen Supardjo. Rakyat masih belum lupa, kendatipun para pejabat
militer yang duduk dipemerintahan "pura-pura lupa" atau "pura-pura tidak
tahu"!
------ Original Message ------
From: "Chalik Hamid [email protected] [GELORA45]"
<[email protected]>
To: "Yahoo! Inc." <[email protected]>; "Jaringan
Kerja Indonesia" <[email protected]>; "Gelora
45" <[email protected]>; "Sastra Pembebasan"
<[email protected]>; "Yahoo! Inc."
<[email protected]>; "Yahoo! Inc."
<[email protected]>; "DISKUSI FORUM HLD"
<[email protected]>
Sent: Monday, 3 Oct, 2016 At 4:44 PM
Subject: Trs: [wahana-news] Fw: [GELORA45] Sajak Nurdiana: LUBANG BUAYA
Pada Minggu, 2 Oktober 2016 14:09, "'Chan CT' [email protected]
[wahana-news]" <[email protected]> menulis:
From: [email protected] [GELORA45]
Sent: Sunday, October 2, 2016 5:04 PM
Nurdiana:
LUBANG BUAYA
Tiada tertera di peta dunia,
Tak tercatat dalam babad.
Mendadak sontak,
Lubang buaya membahana.
ORBA menyulap Lubang Buaya,
Bangun Tugu berhala,
Patung peringatan,
Abadikan kebohongan,
Fitnah sejarah,
Peristiwa 30 September dimanipulasi.
Jadi Pancasila Sakti.
Sejarah berdarah noda nista.
Dusta semata,
Bohong di siang bolong,
Dasar negara dikeramatkan,
Pancasila Sakti.
Para penguasa,
Khidmat tafakkur,
Heningkan cipta,
Puja pahlawan gugur.
Lubang Buaya memendam kisah,
Kebohongan mengerikan,
Wanita GERWANI tari menari,
Berharum bunga,
Menyilet kemaluan, mencungkil mata,
Pangkal kebencian yang dikobarkan,
Dalih pembantaian,
Gulingkan Bung Karno
Oo, Lubang Buaya,
Gentayangan arwah korban pembantaian,
Asyik penguasa memanjatkan doa
Puja Pancasila Sakti dI :Lubang Buaya.
Oo, Lubang Buaya,
Kian lama kian ternama,
Tugu berhala mengabadikan kebohongan,
Pengabadian pembiadaban bangsa.
29 September 2016.