Sebelumnya, PPP akan menggelar konferensi pers terkait dengan sikap PPP yang 
SAH berdasarkan Putusan Kasasi Mahkamah Agung RI No.601 dengan Ketua Umum Djan 
Faridz.
...http://wartakota.tribunnews.com/2016/10/07/ahok-sekarang-mengaku-dekat-dengan-lulung-lunggana
Pilkada DKI Jakarta

Ahok Sekarang Mengaku Dekat dengan Lulung Lunggana
Jumat, 7 Oktober 2016 14:15
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama 

WARTA KOTA, PALMERAH-- Partai Persatuan Pembangunan yang diketuai Djan Faridz 
dikabarkan akan memberikan dukungan kepada pasangan petahana Basuki Tjahaja 
Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.Ahok mengatakan dirinya memiliki 
kedekatan dengan beberapa petinggi PPP. Semisal dengan Djan Faridz, Sekretaris 
Jenderal PPP Dimyati Natakusumah, dan Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abraham 
Lunggana alias Lulung."Saya sama Djan Faridz dekat kok. Dimyati teman dekat 
saya.Lulung juga baik-baik saja sama saya, Lulung kan cuma masalah UPS saja," 
ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (7/10/2016).Ahok menyatakan kerap 
menjalin komunikasi dengan Dimyati.Ahok memiliki kedekatan dengan Dimyati saat 
sama-sama di Badan Legislasi DPR RI."Kita hubungannya baik, sama Dimyati baik, 
makanya Dimyati udah bilang 'pokoknya gue pasti dukung lo deh' dari dulu ya, 
secara pribadi dia udah lama bilang dukung saya," kata Ahok.Sebelumnya, PPP 
akan menggelar konferensi pers terkait dengan sikap PPP yang SAH berdasarkan 
Putusan Kasasi Mahkamah Agung RI No.601 dengan Ketua Umum Djan 
Faridz.Konferensi Pers tersebut mengenai dukungan PPP kepada Pasangan Calon 
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI pada Pilkada 2017.Pada undangan acara yang akan 
diselenggarakan pada siang ini, disebutkan PPP akan memberikan dukungan kepada 
pasanganAhok dan Djarot pada Pilkada DKI.Ahok dan Lulung selama ini dikenal 
sebagai dua orang yang saling 'bermusuhan'.Ahok sering mengejek Lulung. 
Demikian juga Lulung sering mengkritik kebijakan Ahok.Bahkan, Lulung pernah 
bersumpah untuk potong telinga jikaAhok berani menggugat Badan Pemeriksa 
Keuangan (BPK) terkait audit pembelian tanah RS Sumber Waras. (Dennis 
Destryawan)

Kirim email ke