res : Kalau belum banyak tercapai di Yogya, berarti yang  jauh di mata 
diseberang laut akan lebih tidak tercapai

http://sp.beritasatu.com/home/masih-banyak-yang-belum-tercapai-wali-kota-yogya-dianggap-gagal-memimpin/117109

Masih Banyak yang Belum Tercapai, Wali kota Yogya Dianggap Gagal Memimpin
Jumat, 7 Oktober 2016 | 10:12

 Monumen Tugu Yogyakarta [google] 


Berita Terkait

  a.. Inilah Daftar Anggota DPRD DIY Periode 2014-2019
[YOGYAKARTA] Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban 
(LKPJ) Akhir Masa Jabatan (AMJ) Kepala Daerah, DPRD Kota Yogyakarta menilai, 
sampai akan berakhirnya masa jabatan Haryadi Suyuti- Imam Priono sebagai 
Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta pada Desember mendatang, masih banyak 
program kerja yang belum tercapai.

Juru bicara Pansus DPRD Kota Yogyakarta Nasrul Khoiri, Kamis (6/10) mengatakan, 
Kota Yogyakarta telah memiliki fasilitas kesehatan yang cukup baik, namun angka 
kematian ibu melahirkan pada 2015 lalu masih tinggi, yakni di angka 125,88 per 
seratus ribu kelahiran hidup, dari target 113 persen.

Angka kematian bayi juga masih tinggi, yakni 8,31 dari target 7,3 per seribu 
kelahiran bayi hidup. Bahkan, kematian bayi pada tahun 2014 sampai pada angka 
14,19 dari target 7,8 per seribu kelahiran.

Karena itu, Pansus ujar Nasrul, akan memanggil Satuan Kerja Pemerintah Daerah 
(SKPD) yang terkait masalah. Selain itu,  meski Pemerintah Kota Yogya secara 
berturut-turut mendapat penghargaan wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan 
Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan penilaian kinerja cukup tinggi, namun persoalan 
tata ruang menjadi malasalah yang paling mencuat. Terkait ijin pembangunan 
hotel dan hunian komersial di wilayah Kota Yogyakarta.

Nasrul juga mencermati hilangnya hak-hak warga sipil akan kebutuhan air bersih 
sejak setahun terakhir. “Sejak maraknya pembangunan hunian komersial, debit air 
bersih dari sumur-sumur warga menurun tajam. Bahkan ada yang sampai mengering. 
Kami akan telusuri apakah pemerintah melakukan pembiaran terhadap penggunaan 
air tanah,” tegasnya. [152]

Kirim email ke