Pada Sabtu, 8 Oktober 2016 13:33, "Marco 45665 [email protected] 
[nasional-list]" <[email protected]> menulis:
 

     *ISLAM YANG SELALU MERASA (DIRINYA)TERHINA* 
....----------------------------------------------------------------------------(
 Mungkin justru karena Tindak Tanduk dan cara berpikir Para ulama Islam dan MUI 
beserta ORMAS2NYA  serta  dan Para Umat Islamnya sendiri ..... yang Tidak 
menerima Perubahan dan Tidak sanggup Merubah dan mengkritik Diri sendiri...... 
) .Tentunya ada Sesuatu yang Tidak Beres ...jika Para Ulama dan Umat2nya selalu 
merasa DIRINYA TERHINA ...... (Orang lain Tidak Perah terpikir demikian atau 
Tidak akan menilai demikian - jika Mereka sendiri (Jika Para Ulama Islam dan 
Masyarakat Islam YAG TERGABUNGdalam ORMAS2nya ... ) BISA menghargai Diri 
sendiri agar kkemudian bisa menghargai Orang Lain  disekelilingnya..... 
terutama yang NON ISLAM...)NON ISLAM (Paling Tidak di INDOENSIA ) tidak pernah 
atau hampir tidak pernah MENCELA DAN MERENDAHKAN dan APALAGI untuk begitu 
Membatasi dan terlalu campur tangan atas  segala segi kehidupan pribadi 
seseornag dan sesamanya  seperti yg selalu dilakukan oleh sementara Para Ulama 
Islam / oleh MUI dan Ormasnya (FPI ,dll) serta merendahkan dan mencaci dan 
menilai NON ISLAM dengan istilah " KAFIR "...yang bagi Para Ulama dan Umat 
Islam dalam Prakteik Kehidupan se-hari2 berarti " TIDAK ADA KOMPROMIterhadap 
sesama Manusia termasuk yang  NON ISLAM...Bahkan Golongan Islam  cenderung 
selalu bersikap MEMUSUHI dan menyerukan Perang terhadap NON ISLAM dan terlalu 
mencampuri Urusan Kehidupan Pribadi sesama Umatnya dan bahkan terhadap 
Kehidupan dan Urusan pribadi masyarakat NON Islam....) 
Kemungkinan BesarJalan terbaik ialah :* Kritik dan Koreksi kedalam sendiri*  
Lebih banyak menggunakan Akal untuk berpikir ketimbang Hati   Allah melengkapi 
Manusia dan Umatnya dng Akal Pikiran dan Hati    Nurani. Janagan melcehkan 
Karunia Illahi > Pakailah Keduanya    Akal dan Pikiran sebaik dan sebanyak 
mungkin agar Kita tidak    dikuasi Syetan Emosi yang sering menyesatkan Manusia 
dan   menjuruskan  Umat Manusia kedlam Malaepataka Kehidupannya    sendiri.*  
Gunakanlah Ayat2 Qoran utntuk Menenangkan Hati dan Emosi   dan menyejukkan 
Pikiran .* BELAJARLAH MEMAHAMI ARTI dan MAKNA SEBENARNYA yang terkandung  
...tetapi  BUKAN menghafal  dan meng-ulang2  Setiap Kata,Kalimat adari setiap 
AYAT2....
* GUNAKANLAH ILMU dan Pendidikan Ilmiah untuk Memepertajam   Penglihatan , 
Memperdalam Ilmu dan Kesanggupan , Memeperkaya    Pengalaman Hidup dan 
Menunjukkan Kepastian dan Kepercayaan    DIRI SENDIRI
Amiinn  ya RobilAlamin ......semoga AllahSubhanawata'ala akan selalu memberkahi 
Umatnya yang sadar dan menghargai  segala Karunia yang diberikan Kepadanya 
dalam bentuk Akal dan Hati Nurani  dan melimpahkan Rezkinya dan Keberhasilan 
dalam Hidupnya masing2....
Semoga terbukalah Pintu Hati dan Insan Umat Illahi dalam Keharmonisan 
(Keselarasan ) dan Kedamaian Berpikir dan Merasa Demi untuk Ketentram dan 
Kebahgaian Hidu diri Kita masing2.....Amin , Assalaualiakum 
warochmatullohchiwabarokatu ....         ( Atas Berkah Allah yang Maha Pengasih 
dan Penyayang).._________________________________________________


2016-10-08 8:34 GMT+02:00 'Chan CT' [email protected] [temu_eropa] 
<[email protected]>:

     Denny Siregar wrote:*ISLAM YANG SELALU MERASA TERHINA*"Kristen itu 
ajarannya konyol !!"
Begitu kata Ahok beberapa waktu lalu dalam sebuah rapat bersama jajarannya.
Ahok mengkritisi dengan tepat perilaku manusia dalam agamanya yang menjadikan 
agama sebagai mie instan, "lu boleh buat dosa sebesar apa saja karena Kristus 
nanti akan mengampuni semua dan lu pasti masuk surga.."Siapakah yang ribut ? 
Ya, yang mengaku beragama Islam.
Mereka langsung teriak gembira dan men-share video itu kemana saja dengan poin 
perkataan, 'Tuh kan, Ahok yang kristen aja bilang bahwa kristen ajaran yang 
konyol. Bukti bahwa Islam yang paling benar !"
Dan disambutlah takbir bersahut2an persis seperti di pasar ayam.Yang beragama 
Kristen tampak tenang. Sebagian karena paham maksud dari ucapan Ahok, sebagian 
karena tidak mengerti ada apa. Tapi yang paling penting adalah mereka tidak 
merasa terhina ketika Ahok mengatakan "Kristen ajaran konyol.."Aneh memang, 
yang ngomong orang Kristen, tentang ajaran Kristen, tapi yang ribut yang merasa 
Islam.Dan ketika Ahok mengatakan, "jangan mau dibodohi dan dibohongi pake surat 
Al Maidah 51', ribut lagi lah mereka yang mengaku beragama Islam. Ahok dibilang 
melecehkan, mengolok2 bahkan menghina Alquran.
Ketika di jelaskan bahwa yang dimaksud Ahok adalah "orang yang mempolitisasi 
ayat di Alquran", mereka tetap meradang. Apapun penjelasannya mereka tetap 
tidak terima, yang penting Ahok sudah menghina.
Kenapa si pengaku umat Islam ini selalu merasa sedikit2 terhina ?Karena bodoh, 
itu saja. Bodoh karena tidak paham agamanya sendiri tapi kebanggaan mereka 
berlebih. Baju agama mereka terlalu ketat, sehingga nafas mereka sesak.
Mereka menjadi paranoid, mudah dipolitisasi dan di doktrin. Karena mereka tidak 
mau mengkaji kitab suci, meski suka datang ke pengajian. Mudah terhasut dengan 
*kata si anu* " karena malas membuka kitabnya sendiri.
Mungkin karena merasa mayoritas, sehingga sulit membuka cakrawalanya dengan 
bebas. Sulit melihat kesalahan di diri sendiri dan suka bergunjing kesalahan 
pada orang lain.
Ahok itu ujian mayoritas muslim dalam menghadapi politik di negeri ini. Apakah 
kita akan dewasa dalam beragama atau seperti kerbau dicocok hidungnya. Apakah 
kita selalu mau dipolitisasi oleh para penjual ayat ataukah kita bisa 
memisahkan mana ayat dan mana penjualnya..Maka tidak heranlah jika kita 
berjumpa dengan Reza2 yang lain, Marwah2 yang lain, yang secara ukuran sosial 
dia rasional tapi dalam pengetahuan agama mereka masuk di kelas emosional.
Secangkir kopi kuhidangkan pagi ini, sambil menatap wajah negeriku sendiri, 
orang2 dalam agamaku sendiri, berasa sedih.
Perjuangan mencerdaskan saudara2ku seiman ini, jalannya masih sangat panjang 
dan berbatu...*www.dennysiregar.com*   

  #yiv4004240505 #yiv4004240505 -- #yiv4004240505ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505ygrp-mkp #yiv4004240505hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-mkp #yiv4004240505ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-mkp .yiv4004240505ad 
{padding:0 0;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-mkp .yiv4004240505ad p 
{margin:0;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-mkp .yiv4004240505ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-sponsor 
#yiv4004240505ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505ygrp-sponsor #yiv4004240505ygrp-lc #yiv4004240505hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505ygrp-sponsor #yiv4004240505ygrp-lc .yiv4004240505ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv4004240505 #yiv4004240505actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv4004240505
 #yiv4004240505activity span {font-weight:700;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv4004240505 #yiv4004240505activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv4004240505 #yiv4004240505activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv4004240505 #yiv4004240505activity span 
.yiv4004240505underline {text-decoration:underline;}#yiv4004240505 
.yiv4004240505attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv4004240505 .yiv4004240505attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv4004240505 .yiv4004240505attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv4004240505 .yiv4004240505attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv4004240505 .yiv4004240505attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv4004240505 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv4004240505 .yiv4004240505bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv4004240505 
.yiv4004240505bold a {text-decoration:none;}#yiv4004240505 dd.yiv4004240505last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv4004240505 dd.yiv4004240505last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv4004240505 
dd.yiv4004240505last p span.yiv4004240505yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv4004240505 div.yiv4004240505attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv4004240505 div.yiv4004240505attach-table 
{width:400px;}#yiv4004240505 div.yiv4004240505file-title a, #yiv4004240505 
div.yiv4004240505file-title a:active, #yiv4004240505 
div.yiv4004240505file-title a:hover, #yiv4004240505 div.yiv4004240505file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv4004240505 div.yiv4004240505photo-title a, 
#yiv4004240505 div.yiv4004240505photo-title a:active, #yiv4004240505 
div.yiv4004240505photo-title a:hover, #yiv4004240505 
div.yiv4004240505photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv4004240505 
div#yiv4004240505ygrp-mlmsg #yiv4004240505ygrp-msg p a 
span.yiv4004240505yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv4004240505 
.yiv4004240505green {color:#628c2a;}#yiv4004240505 .yiv4004240505MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv4004240505 o {font-size:0;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505photos div {float:left;width:72px;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505photos div div {border:1px solid 
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv4004240505
 #yiv4004240505reco-category {font-size:77%;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505reco-desc {font-size:77%;}#yiv4004240505 .yiv4004240505replbq 
{margin:4px;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505ygrp-mlmsg select, #yiv4004240505 input, #yiv4004240505 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505ygrp-mlmsg pre, #yiv4004240505 code {font:115% 
monospace;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-mlmsg #yiv4004240505logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-msg 
p#yiv4004240505attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505ygrp-reco #yiv4004240505reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-sponsor 
#yiv4004240505ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505ygrp-sponsor #yiv4004240505ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505ygrp-sponsor #yiv4004240505ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv4004240505 #yiv4004240505ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv4004240505 
#yiv4004240505ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv4004240505 

   

Kirim email ke