Ahok Minta Maaf kepada Umat Islam

Senin, 10 Oktober 2016 | 09:24 WIB

http://megapolitan.kompas.com/read/2016/10/10/09245441/ahok.minta.maaf.kepada.umat.islam

Youtube Salah seorang warga memberikan undangan pernikahan kepada Gubernur DKI 
Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka 
Selatan, Kamis (6/10/2016). 

Terkait

·         Dilaporkan ke Bawaslu karena Kutip Ayat dari Kitab Suci, Ini 
Tanggapan Ahok 

·         Akun yang Diduga Mengunggah Potongan Video Ahok Dilaporkan ke Polisi 

·         PBNU Ajak Masyarakat Hentikan Politisasi Agama pada Pilkada 2017 

·         PBNU: Muslim dan Non-Muslim Berhak Jadi Pemimpin 

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengucapkan 
permintaan maaf kepada umat Islam terkait ucapannya yang dinilai sejumlah pihak 
melecehkan kitab suci.

"Saya sampaikan kepada semua umat Islam atau kepada yang merasa tersinggung, 
saya sampaikan mohon maaf. Tidak ada maksud saya melecehkan agama Islam atau 
apa," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (10/10/2016).

(Baca juga: Ahok Bantah Menghina Kitab Suci)

Pria yang biasa disapa Ahok ini menyatakaan bahwa ia bukanlah orang yang anti 
atau memusuhi agama tertentu, termasuk Islam.

Ia mengatakan, selama pemerintahannya, banyak madrasah yang mendapat bantuan 
dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Bukan saya mau ria (pamer) ya, sekolah-sekolah Islam yang kami bantu izin 
berapa banyak, termasuk KJP (Kartu Jakarta Pintar) untuk madrasah, termasuk 
kami bangun masjid," ujar dia.

(Baca juga: Ahok Berjanji Tak Akan Lagi Kutip Ayat Kitab Suci)

Oleh karena itu, Ahok meminta agar polemik mengenai ucapannya itu tak lagi 
diperpanjang.

"Saya minta maaf atas kegaduhan ini. Saya pikir komentar ini jangan dilanjutkan 
lagi. Ini tentu mengganggu keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara," 
sambung Ahok.

(Baca juga: Ahok Dilaporkan Dua Organisasi ke Polda Metro Jaya)

Ucapan Ahok yang dianggap banyak pihak menyinggung isi Al Quran disampaikannya 
saat melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu pada 27 September 2016.

Saat itu, ia menyatakan tidak memaksa warga Kepulauan Seribu untuk memilih 
dirinya pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Pernyataannya itu disertai ucapannya yang mengutip bunyi surat Al Maidah ayat 
51.

Kompas TV Diduga Langgar SARA, Ahok Dilaporkan ke Bawaslu





      Penulis
     : Alsadad Rudi
     
      Editor
     : Icha Rastika
     


Kirim email ke