Hakim yang Mengadili Kasus Kematian Mirna Diduga Terlibat Suap

Rabu, 12 Oktober 2016 | 14:38 WIB

http://nasional.kompas.com/read/2016/10/12/14383891/hakim.yang.mengadili.kasus.kematian.mirna.diduga.terlibat.suap
 

KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA Majelis hakim dalam persidangan kasus pembunuhan 
Wayan Mirna Salihin, (dari kiri ke kanan) Partahi, Kisworo, dan Binsar Gultom, 
saat memimpin sidang lanjutan mengadili Jessica Kumala Wongso di Pengadilan 
Negeri Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah seorang anggota Majelis Hakim yang memimpin sidang 
kasus kematian Wayan Mirna Salihin, Partahi Tulus Hutapea, diduga terlibat 
dalam kasus suap.

Partahi dan hakim lainnya, Casmaya, diduga bertemu dengan pengacara yang sedang 
berperkara dan menyepakati pemberian uang sebesar 28.000 dolar Singapura.

Hal tersebut diketahui dalam surat dakwaan terhadap staf Wiranatakusumah Legal 
and Consultant, Ahmad Yani.

Dakwaan terhadap Ahmad Yani dibacakan Jaksa penuntut pada Komisi Pemberantasan 
Korupsi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (12/10/2016).

"Uang tersebut diberikan supaya Partahi selaku Ketua Majelis Hakim dan Casmaya 
selaku anggota Majelis Hakim, memenangkan pihak tergugat yang diwakili 
pengacara Raoul Adhitya Wiranatakusumah," ujar Jaksa KPK Pulung Rinandoro.

Dalam surat dakwaan, Partahi pernah bertemu dengan salah seorang pengacara yang 
tengah berperkara, yakni Raoul Wiranatakusumah.

(Baca: Hakim PN Jakarta Pusat Bantah Berhubungan dengan Pihak Beperkara)

Pertemuan itu dilakukan di ruang kerja hakim di Pengadilan Jakarta Pusat. 
Partahi diduga memutus perkara perdata sesuai dengan permintaan Raoul.

Dalam kasus ini, penyerahan uang sebesar 28.000 dolar Singapira dilakukan 
melalui Santoso, yang merupakan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sesaat setelah menerima uang, Santoso ditangkap petugas KPK.

Tiga Hakim PN Jakarta Pusat yakni, Casmaya, Agustinus Setyo Wahyu dan Partahi 
Tulus Hutapea, pernah diperiksa penyidik KPK.

Ketiganya diperiksa terkait kasus dugaan suap terhadap panitera PN Jakarta 
Pusat, Santoso.

Kompas TV Letak Tiga Paper Bag Milik Jessica Dinilai Ganjil



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
ยท         KPK Tangkap Panitera PN Jakarta Pusat

      Penulis
     : Abba Gabrillin
     
      Editor
     : Krisiandi
     


Kirim email ke