EMANG SEGALANYA SERBA KOSONG KOK (Apalagi Otaknya pada engga dipakai
.......) ..... tapi dilain pihak pada sesak dipenuhi EMOSI dan  HYPOCRESY
.....



2016-10-14 2:09 GMT+02:00 'Sunny' am...@tele2.se [GELORA45] <
GELORA45@yahoogroups.com>:

>
>
> *Perut kosong (lapar) bikin otak tak bisa berpikir rasional!*
>
> http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/10/14/
> of0aw2414-muzadi-saat-hati-kosong-otak-tak-bisa-berpikir-rasional
>
> Friday, 14 October 2016, 06:14 WIB
> Muzadi: Saat Hati Kosong, Otak tak Bisa Berpikir Rasional
> Red: Reiny Dwinanda
> Didik Suhartono
> [image: Polisi menata barang bukti saat ungkap korban kasus penipuan yang
> diduga dilakukan oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Polres Pelabuhan
> Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/10).]
> Polisi menata barang bukti saat ungkap korban kasus penipuan yang diduga
> dilakukan oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Polres Pelabuhan Tanjung
> Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/10).
>
>
> REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Mantan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
> (NU) Hasyim Muzadi menilai munculnya kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi
> karena kegelisahan rohani dan kesulitan ekonomi masyarakat. "Kesulitan
> ekonomi membuat mereka sangat tertarik kalau ada orang bicara tentang uang.
> Sementara hatinya kosong sehingga dia tidak bisa berpikir rasional,"
> katanya usai menjadi penceramah dalam pengajian akbar di Alun-Alun Kota
> Magelang, Kamis (13/10) malam.
>
> Muzadi mengajak masyarakat berpikir. Kalau memang seseorang bisa
> menggandakan uang, mengapa tidak uang sendiri saja yang digandakan. Ia
> mengatakan penggandaan maupun pengadaan uang itu kasus kriminal dan harus
> diselesaikan secara hukum.
>
> Penggandaan uang, katanya, akan mempengaruhi moneter dalam negeri karena
> jumlah uang yang beredar tidak seimbang."Kalau pengadaan, uang itu milik
> siapa. Kalau digeser tempatnya berarti penipuan," katanya.
>
> Menurut dia, masyarakat supaya diberikan sebuah bimbingan bahwa usaha yang
> tidak masuk akal itu jangan dituruti. "Model-model seperti itu sudah
> banyak, cuma bentuknya lain-lain. Ada yang seperti perusahaan emas, mereka
> mengumpulkan uang, tetapi emasnya tidak ada dan hanya diberi sertifikat
> tentang emas," katanya.
>
> *Sumber : Antara*
>
> 
>

Kirim email ke