Afghanistan: Seperempat Abad USAmerika & NATO menduduki Afghanistan diluar 
ketentuan Hukum Internasional mengenai Hak setiap Bangsa untuk menentukan nasib 
sendiri,  dan setiap protes atau perlawanan dari  kekuatan Nasional 
Afghanistan, apapun bentuknya, lewat perlawanan bersenjata ataupun lewat Loja 
Dshirga ( Parlemen ) mendapat Stempel dari kekuasaan Militer-pendudukan 
USA/NATO sebagai Teroris/Terorisme dan diteror dihancurkan.

Para Warlord USAmerika yang dikepalai oleh Presiden made in USA Hamid Karsai 
melaksanakan US-Strategy "EURASIA BALKAN"/ Balkanisasi Afghanistan, yaitu 
seperti di Republik Indonesia,kekuasaan Militer dibawah Komando Jendral 
Suharto, Presiden dan Pangti TNI, dengan diperkuat oleh kekuasaan para Jendral 
Warlord di KODAM melaksanakan kepentingan USAmerika disegala bidang, termasuk 
penjagalan Manusia/Warganegara R.I.

Phenomenal lain yang terlihat kini yalah para Penguasa Afghanistan yang ada 
sekarang ini berada dalam jepitan yang keras antara kepentingan USA, EU/NATO  
dan Russia, RRT ( SCO ) di Afghanistan; USA, EU/NATO membutuhkan Afghanistan 
untuk mengintervensi Negara-Negara Tetangga Afghanistan, terutama Negara-Negara 
Ex-Uni Sowyet Central Asia, dan untuk membentuk beberapa "Ukraina" di Central 
Asia untuk melumpuhkan Russia, dan mengintervensi RRT. India dan Iran.
Di Afghanistan bertemu kepentingan yang saling bertentangan antara USA, EU/NATO 
dengan Russia, RRT (SCO).dan Pemerintahan Afghanistan yang ada berusaha bermain 
Politik  Pasar Sapi Orientalis, senyum baik dengan semuanya, dengan 
kepentingan. sendiri untuk memperoleh  "bantuan" materil,terutama Financ dan 
Senjata dari Empat Besar yang kuat:kelihaian Orientalis yang sukar untuk jangka 
waktu lama untuk direalisasi, karena adanya factor kekuasaan Militerpendudukan 
USA/NATO.

Pakistan merupakan Basis USA (CIA) melatih para Taliban (Islamist a la IS) 
untuk melakukan Teror melawan/melikwidasi semua yang merugikan kepentingan USA 
di Afghanistan: seperti Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dengan nama 
Detasemen 88/Delta 88, yang dilatih oleh CIA, FBI dan Secret Servive USA 
lainnya. dan dibiayai sejumlah 150 Milliar Rupiah oleh  
Washington-ASdministration dan dipersenjatai dengan senjata model Hacker & Koch 
Mp5 dan Remington 700, dan dengan dilengkapi dengan Pesawat Angkut jenis C-130, 
untuk menjaga kepentingan USA di Indonesia.

Project Delta 88 POLRI adalah salahsatu dari 170 Project Militer USA untuk TNI 
yang disampaikan oleh Director Strategic Planning and Policy US Pacom (Pacific 
Command) Laksamana Michael C Tracy kepada Asops Kasum TNI Mayjen Bambang 
Darmono,pada Periode Kabinet Indonesia Bersatu Presiden R.I. dan Pangti TNI 
Bambang Susilo Yudhoyono.

Semenjak Setengah Abad ini, Republik Indonesia taklain daripada  Vasall 
Republik USAmerika, dengan Ku Klux Klan Demokrasi USA : dan adalah suatu 
perjuangan yang panjang untuk membentuk Republik Indonesia yang Merdeka Penuh, 
Berdaulat dan Demokratis, keluar dari kekuasaan Neokolonialisme USA & Co.: 
Perekonomian dan Militer.

Republik-Republik Ex-Uni Sowyet di Regional Central Asia: Kazakhstan, 
Uzbekistan, Kyrgystan, Tajikistan, Turkmenistan. Azerbaijan dan Armenia: 
sebagaimana seluruh Republik-Republik Uni Sowyet, Negeri-Negeri Demokrasi 
Rakyat Europa, dan Gerakan Pembebasan Nasional Asia; Afrika dan Latin- Amerika 
kehilangan Orientasi dan lumpuh sebagai akibat dari Pengkhianatan Gorbatschow, 
yang memPrestroika , yaitu ,melikwidasi Uni Sowyet: melikwidasi Benteng 
Demokrasi dan Perdamaian Dunia, hal tersebut juga terlihat di Republik-Republik 
Uni Sowyet di Central Asia.
Dalam jangka waktu yang pendek Imperialisme USA, EU/NATO mengambil lalih 
kekuasaan Negara atas Republik-Republik Demokrasi Rakyat di Europa dan 
dimasukkan kedalam Club NATO; Ex-Republik-Republik Uni Sowyet di Baltikum 
dijadikan Bastion Imperialisme USA, EU/NATO; Georgia di Kaukasus berusaha untuk 
masuk kedalam EU/NATO dan inilah diantaranya Impact of the treacheousness of 
Gorbatschow dalam hubungan ke Uni Sowyet.
Apa yang tidakbisa dilakukan oleh Imperialisme USA dengan Fasisme Jerman untuk 
melikwidasi Uni Sowyet, dapat dilakukan oleh Gorbatschow, Pembantu Setia 
Imperialisme USA,EU/NATO, dari dalam.

Di Arena Internasional, Gerakan Rakyat untuk Negara-Negara Nasional yang 
Merdeka dan Demokratis dilemparkan Ratusan Tahun kebelakang ke konstalasi 
Sejarah Dunia Abad ke-XVIII ( ke Februari 1948) dan Imperialisme USA,EU/NATO 
mengintervensi Negara-Negara Merdeka, sesuai dengan kepentingan kekuasaan 
USAmerika atas Civilisasi Dunia, seperti yang terlihat belakangan ini, di 
Afghanistan, Iraq, Libya, Suriah dan Ukraina.etc.

Dalam kehilangan Orientasi dan kegoncangan Politik di Negeri-Negeri Sosialis, 
berkeliaran CIA dan Petugas-Petugas  CIA dan Secret Servive USA, EU/NATO di 
Ex-Republik-Republik Uni Sowyet Central Asia untuk merobah kekuasaan Negara 
yang ada dengan kekuasaan Negara yang akan mewakili kepentingan USA die Central 
Asia, terutama untuk membentuk Basis-Basis Militer USA di Central Asia dan 
memperluas Perang USA/NATO di Afghanistan ke CentralAsia.
Jutaan USDollar dikeluarkan Washington-Administration untuk memperoleh 
Pangkalan Udara USA-Air Forces di Manas-Kyrgyzstan dan di Uzbekistan, yang 
beberapa Tahun kemudian, dengan Putin Konsolidasi The Collective Security 
Treaty Organization (CSTO), yang merupakan alliance of the Members of the 
Commenwealth of Independent States ( CIS ) - Ex-Uni Sowyet, yang beranggotakan 
Russia, Belarusia,Kazakhstan,Kyrgyzstan, Azerbaijan, Armenia, Moldavia, 
Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan, seluruh Perjanjian Basis Militer USA di 
Central Asia di denonsasi, dibatalkan, dan US Air Forces harus keluar dari 
negeri-negeri tsb.

Phenomenal lain yang terlihat yalah Aktivitas Organisasi-Organisasi Islam, 
seperti apa yang dinamakan "Hizb-ut-Tahrir" ( Partai Pembebasan ), yang condong
dengan jalan Djihad a la IS untuk mengambil kekuasaan Negara; ada lagi Partai 
"Hizb-un-Nusrat" (Partai Sosial), dengan cara memberikan bantuan kepada Pendudk 
untuk sampai ke kekuasaan Negara, yang juga ditunjang oleh Partai Akramia, yang 
kebanyakkan mewakili kepentingan para Pengusaha, dan yang paling  Agresiv 
(seperti NU dan DII & TII,FPI,etc.) yalah Partai Gerakan Islam Uzbekistan dan 
Persatuan Djihad Tajikizstan, yang ikut bertempur di Afghanistan, didalam 
Tliban-Pakistan,untuk kepentingan USA.

Kesamaan dari semua Organisasi-Organisasi/Partai-Partai Islam tsb. yalah untuk 
membangun kembali kekuasaan Islam yang pernah ada - dari Iran s/d ke Buchara 
dan pelaksanaan Syriah. Dengan Aktivitas terorisme Islam Staat ( IS ) Abu Bakr 
a lBagdadi, yang merobah Islam menjadi synonym untuk Terorisme, gerakkan Islam 
di Central Asia menjaid terisolasi, atau tidak populer di Masyarakat. Dan 
lebihdari itu, investisi Russia dan RRT dibidang Ekonomi, Industri dan Servive 
kebutuhan sehari-hari membantu memperbaiki kehidupan Masyarakat.

Tjaniago






Kirim email ke