https://dunia.tempo.co/read/news/2016/10/15/118812501
/vietnam-tolak-rusia-dirikan-pangkalan-militer-di-wilayahnya
Vietnam Tolak Rusia Dirikan Pangkalan
Militer di Wilayahnya
Sabtu, 15 Oktober 2016 | 17:55 WIB
* share facebook <javascript:void(0)>
* share twitter <javascript:void(0)>
* share google+ <javascript:void(0)>
* share pinterest <javascript:void(0)>
Vietnam Tolak Rusia Dirikan Pangkalan Militer di Wilayahnya
Pemandangan di sore hari di pelabuhan Thuan Phuoc di Danagm Vietnam, 30
Agustus 2016. Vietnam diketahui merupakan salah satu negara yang sebut
sebagai negara maritim. Linh Pham/Getty Images
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Pemerintah Hanoi secara mengejutkan menolak
dengan tegas rencana sekutu utamanya, Rusia, untuk membuka kembali
sebuah Pangkalan Angkatan Laut di Vietnam.
Kementerian Luar Negeri Vietnam menyatakan pada Kamis, 13 Oktober 2016
bahwa mereka tidak akan membiarkan negara-negara asing untuk mendirikan
pangkalan militer di wilayahnya.
"Kebijakan yang konsisten Vietnam adalah untuk tidak terlibat dalam
sekutu militer atau terlibat dengan negara manapun untuk menentang
negara ketiga," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Le Hai Binh,
selama konferensi pers.
*Baca: Ulang Tahun Dapat Penghargaan, Ini Kata Prilly Latuconsina
<https://seleb.tempo.co/read/news/2016/10/15/219812471/ulang-tahun-dapat-penghargaan-ini-kata-prilly-latuconsina>*
"Kami juga tidak akan mengizinkan negara lain untuk mendirikan pangkalan
militer di Vietnam."
Pengumuman ini dianggap sebagai respon terhadap Wakil Menteri Pertahanan
Rusia Nikolai Pankov, yang mengatakan pekan lalu bahwa Rusia sedang
mempertimbangkan membuka kembali basis di Vietnam dan Kuba.
Sampai 2002, kapal Rusia dikerahkan untuk Cam Rahn, Vietnam, dan Rusia
mempertahankan pos pengawasan elektronik di Lourdes, Kuba. Namun, pada
2002, Moskow menarik pasukan militernya dari kedua negara itu.
Rusia, yang memiliki hubungan yang panjang dengan Vietnam, menarik diri
dari Cam Ranh sebagai bagian dari kebijakan menarik semua kehadiran
militer di seluruh dunia setelah runtuhnya Uni Soviet.
*Berita lainnya: 6 Cara Mencegah Ular Masuk ke Dalam Rumah
<https://cantik.tempo.co/read/news/2016/10/15/330812470/6-cara-mencegah-ular-masuk-ke-dalam-rumah>*
Cam Ranh adalah pangkalan yang sangat strategis, karena menjadi rebutan
oleh Amerika Serikat dan Uni Soviet.
Kini, tidak pernah ada lagi kapal perang asing yang berlabuh di
pengkalan itu, kecuali untuk melakukan pemeliharaan dan pemeriksaan
kondisi kapal.
Selain Rusia, Amerika Serikat, Jepang, dan kapal perang Prancis
baru-baru ini meminta izin untuk berlabuh di Cam Ranh.
*THE MOSCOW TIMES | REUTERS | YON DEMA
*