Yang saya lihat dengan masuknya jonan ini, kelihatannya pertamina akan go 
public. Ini satu2nya jalan terbaik untuk mengurangi korupsi dan sapi perah itu. 
Sebagai perusahaan public, mau tidak mau data keuangan pertamina harus 
dilaporkan ke public. Sebelum laporan keuangan dibuka,  harus diaudit oleh 
perusahaan konsultan independen. Ini mengurangi kemungkinan untuk korupsi.

 

Jonan tidak mengerti minyak. Arcandra bisa membantu dalam hal ini. 

 

Dalam restructuring ada teori bahwa ketika internal management sudah parah, 
harus ada suntikan dari luar. Jadi perubahan harus difasilitasi dari luar untuk 
membongkar yang ada didalam. Tidak mudah karena orang dari luar ini akan 
dihantam habis2an. Semoga Jonan kuat. Dia harus kerja keras untuk mengerti 
sector minyak ini. sebetulnya rizal ramli lebih banyak temen dari dunia minyak 
tetapi sayangnya dia sudah “ribut” sama Jokowi.

 

Semoga pertamina go public bisa terjadi. Ini yang terjadi di Malaysia dimana 
petronas bisa menjadi perusahaan kelas dunia. Ketika harga minyak naik, 
Malaysia mendapatkan banyak duit dari minyak dan bisa menguatkan 
perekonomiannya dalam waktu singkat 10 tahunan.

 

Masalah bagaimana pertamina go public itu tidak susah dari aspek bisnisnya. 
Yang susah adalah masalah kepentingan2 pihak yang masih bermain.

 

Salam

Nesare

 

 

From: GELORA45@yahoogroups.com [mailto:GELORA45@yahoogroups.com] 
Sent: Sunday, October 16, 2016 7:22 AM
To: Undisclosed-Recipient:;
Subject: [GELORA45] Pertamina expects Jonan to create efficient, 
investment-friendly energy sector

 

  

re: Persoalan korupsi di Pertamina sudah berakar merambat kedalam sumsum 
perusahaan dan instasi lainnya di luar perrtamina, jadi apakah dengan Jonan 
yang dipecat dari jabatan menteri dan kemudian dinobatkan  mengefficiensi 
Pertamina yang  adalah sapi perahan kaum neo-Mojopahit dan sahabat bin sobat 
mereka,  sehubungan dengan itu timbul pertanyaan apakah  efisiensi  yang 
dimaksudkan untuk lebih membuncitkan pundi-pundi  klik kaum neo-Mojopahit lebi 
besar lagi?

 

Sebagai catatan patut dimengerti bahwa pada kekuasaan jenderal haji Muhammad 
Soeharti yang sangat dihormati oleh kaum neo-Mojopahit, Pertamina mengalami 
kerugian sangat besar dan berada pada situasi bangkrut, pada waktu yang sama 
perusahaan-perusahaan minyak dan gas lain di dunia mendapat laba berlipat 
ganda. Bagaimana dengan para pembobol Pertamina, apakah mereka ditangkap dan 
dihukum adalah lelucon abdai.

 

http://www.thejakartapost.com/news/2016/10/15/pertamina-expects-jonan-to-create-efficient-investment-friendly-energy-sector.html

 


Pertamina expects Jonan to create efficient, investment-friendly energy sector


*         <http://img.jakpost.net/c/profile/picture/118/118.jpeg> 

Ayomi Amindoni 

The Jakarta Post 

Jakarta | October 15, 2016 | 09:43 am 

 

Jakarta | October 15, 2016 | 09:43 am 

  <http://img.jakpost.net/c/2016/10/14/2016_10_14_13855_1476433669._large.jpg> 
President Joko Widodo (second right) shakes hands with newly inaugurated Energy 
and Natural Resources Minister Ignasius Jonan at the State Palace in Jakarta on 
Friday, while the newly inaugurated deputy minister Arcandra Tahar (right) 
looks on. (Antara Photo/Yudhi Mahatma) 

State-run energy giant Pertamina is appraising the duo of Ignasius Jonan and 
Arcandra Tahar as new energy and natural resources minister and deputy 
minister, expecting them to solve the problems concerning oil and gas, 
especially those involving investment and efficiency.

Pertamina president director Dwi Soetjipto said two of the crucial jobs the two 
figures must undertake was to address the prolonged decline of oil production 
since 2001 and to revise the oil and gas law.

"Next is to solve the gas price problem, as often expressed by President [Joko 
"Jokowi" Widodo]: How to price gas so industry may attract more investments," 
he said after the inauguration ceremony at the State Palace in Jakarta on 
Friday.

Dwi, who was previously rumored to have been a candidate for the ministerial 
post, said Jonan's experience in various sectors and his assertiveness and 
Arcandra's technical experience in the energy sector would promote good 
teamwork.

Jonan’s experience and knowledge of the financial aspects, he continued, would 
be valuable in evaluating the existing cost recovery and boost efficiency in 
the oil and gas sector.

Newly appointed Energy and Mineral Resources Minister Ignasius Jonan said he 
was informed he would serve as the minister just two hours before the 
inauguration when he was given orders to reform the energy sector.

Jonan previously served as transportation minister before being removed from 
the post in the second reshuffle in July, just a few weeks after a public 
outcry over a 20-kilometer traffic gridlock at the Brebes toll road exit gate. 
(ags)



Kirim email ke