@Baiknya menyimak islam RI tulen yang bijak tanpa politik dan haus kekuasaan 
daripada islam import-an seperti ini... Islam ber-Demo menuntut?? Aneh...!! --

Verzonden via Yahoo Mail op Android 
 
  Op ma, okt. 17, 2016 om 22:45 schreef Marco 45665 comoprim...@gmail.com 
[temu_eropa]<temu_er...@yahoogroups.com>:       
Ahok maafkan pendemo yang merusak taman Balai Kota

*AHOH Jiwanya LEBIH ISLAM dan lebih MUSLIM dari pada Habib RYZKIE dan
ULAMA2 MUI serta Para " UMAT " **PENDMO yamg MENUSUHI AHOK *

*​*

*​*

2016-10-17 7:32 GMT+02:00 Chalik Hamid chalik.ha...@yahoo.co.id
[nasional-list] <nasional-l...@yahoogroups.com>:

>
>
>
> Ahok maafkan pendemo yang merusak taman Balai Kota
> Senin, 17 Oktober 2016 09:55 WIB | 2.079 Views
>
> <http://www.antaranews.com/berita/590616/ahok-maafkan-pendemo-yang-merusak-taman-balai-kota>
> Pewarta: Nanien Yuniar
> [image: Ahok maafkan pendemo yang merusak taman Balai Kota]
> Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam peresmian Jak Bistro di
> Balai Kota, Jakarta, Senin (17/10/2016). (ANTARA News/Nanien Yuniar)
> Jakarta (ANTARA News) - Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama
> tidak ambil pusing mengenai taman depan Balai Kota yang rusak akibat
> demonstrasi Jumat (14/10).
>
> "Ampunilah mereka yang tidak tahu apa yang dia perbuat," kata Basuki di
> Balai Kota DKI Jakarta, Senin pagi.
>
> Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menimpali pernyataan
> Basuki, "Dimaafkan lah, biasa orang banyak," katanya.
>
> Pada Minggu (16/10), Djarot ikut berpartisipasi dalam kerja bakti
> merapikan taman di Jalan Medan Merdeka Selatan yang berada di depan Balai
> Kota bersama para relawan pendukung Ahok-Djarot.
>
> Menurut Djarot, biaya yang dikeluarkan untuk membenahi taman yang rusak
> tidak besar.
>
> Ribuan orang dari organisasi masyarakat Front Pembela Islam, Majelis
> Rasulullah, Front Betawi Rempug, Forkabi, Laskar Masjid Luar Batang dan
> Korps Mubaligh Jakarta unjuk rasa di Balai Kota, Jumat (14/10).
>
> Mereka menuntut agar Gubernur Petahana Basuki Tjahaja Purnama diadili
> secara hukum atas tuduhan pernyataan yang dinilai menistakan agama.
> Editor: Fitri Supratiwi
>
> 
>

[Non-text portions of this message have been removed]


    

Kirim email ke