res : Tidak perlu dua tahun, satu menit pun sudah dibuat sejarah, tetapi 
sejarah bagaimana yang dibuat? Ekonomi jilid-jilitan tidak optimal ataukah 
kemiskinan bertambah dan  kaum buruh senang  gembira ria? 

http://nasional.kompas.com/read/2016/10/20/13574581/maruarar.sirait.dua.tahun.jadi.presiden.jokowi.sudah.buat.sejarah


Maruarar Sirait: Dua Tahun Jadi Presiden, Jokowi Sudah Buat Sejarah
Kamis, 20 Oktober 2016 | 13:57 WIB

KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Politisi PDI-P Maruarar Sirait, saat ditemui di 
Cikini, Jakarta Pusat, Senin (8/2/2016). 
JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) 
Maruarar Sirait menilai Presiden Joko Widoso sudah membuat sejarah selama dua 
tahun memerintah bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Maruarar mengatakan, awalnya banyak yang meragukan Jokowi mampu memimpin. 
Apalagi, di awal pemerintahan, dukungan Jokowi di parlemen sangat minim.

Namun, Jokowi berhasil membalikkan prediksi banyak pihak. Satu per satu partai 
oposisi bergabung mendukung pemerintah.

(Baca: Dua Tahun Jokowi-JK, Pimpinan DPR Sebut Sektor Energi Masih Banyak 
Terbengkalai)

Berbagai kebijakan pemerintah, yang kontroversial sekalipun, didukung oleh 
semua pihak.

Jokowi, kata dia, berhasil membuat sejarah karena berhasil mengonsolidasikan 
kekuatan hanya dalam waktu dua tahun.

"Bung Karno mengajarkan kita jas merah. Jangan sekali-sekali melupakan Sejarah. 
Tapi Pak Jokowi sendiri sudah membuat sejarah bagi Indonesia," kata Maruarar 
Sirait dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/10/2016).

Maruarar mencontoh Undang-Undang pengampunan pajak atau tax amnesty, yang 
menjadi program andalan pemerintah menggenjot pendapatan dari pajak.

Awalnya, kata dia, penyusunan RUU ini ditolak banyak pihak. Namun pada akhirnya 
program ini berhasil mencapai target dan diapresiasi banyak pihak.

(Baca: Dua Tahun Pemerintahan, JK Anggap Indonesia Lebih Baik Dibanding Negara 
Lain)

"Cara bekerja Pak Jokowi sangat mantap dan komprehensif. Dengan perspektif 
legal justice, Pak Jokowi megikuti UU dalam menjalankan roda pemerintahan. Pak 
Jokowi juga memperhatikan social justice, yakni apa sebenarnya kebutuhan 
rakyat. Akhirnya semua keputusan beliau bijaksana dan bisa diterima semua 
pihak," jelas Ara, sapaan akrabnya.

Menurut Ara, sejumlah prestasi itu sebenarnya tak lepas dari jejak rekam 
Jokowi. Sejak masih jadi wali kota hingga gubernur di Jakarta, Jokowi 
berpengalaman mengatasi semua masalah.

Dia sudah biasa berhadapan dengan semua kalangan. Akibatnya, Jokowi bisa 
didukung sepenuhnya oleh semua pihak, baik TNI, Kepolisian, Politisi, LSM, 
Media Massa, dan Publik kebanyakan.

"Pak Jokowi sudah berproses sejak lama. Jadi mentalnya kuat, kinerjanya teruji. 
Ada masalah, memang perlu waktu menyelesaikan. Tapi itulah cara beliau dan 
selalu berhasil mengatasi masalah tanpa masalah," ujar anggota Komisi XI DPR 
ini.

(Baca: Dua Tahun Jokowi-JK dan Realisasi Membangun Indonesia dari Pinggiran)

Dengan cara dan gaya berkomunikasi yang baik serta santun, ditopang oleh 
kinerjanya yang mumpuni, akhirnya Jokowi bisa membangun kepercayaan kepada 
siapapun.

Karena itulah, menurut Ara, partai politik yang di awal memilih berseberangan, 
akhirnya mendukung Jokowi.

"Mana ada lagi yang berani bilang Pak Jokowi itu Presiden Boneka. Karena apa? 
Karena Pak Jokowi mampu menunjukkan kualitas dirinya yang mandiri. Konsolidasi 
kekuasaan berhasil di tangan dia. Semua mendukungnya," ucapnya.

Kirim email ke