*DOKUMENT ASLI " SUPERSEMAR " pun dinyatakan HILANG *...*ketika SOEHARTO , akhirnya (setelah lengser ) diseret dan diajukan dimuka PENGADILAN NEGRI..... juga di Era PEMERINTAHAN ( "Ndro Bei - THE KNIGHT of The GRAND CROSS To ORDER ( by Order ) ...etc. .. Mr. SBY & J.KALLA ...............................*
*////......... iT' S JUST BLOWING IN THE WIND .......... (Oder .....? , aber Wie so ..? )* Si Zoohhhirr, 2016-10-25 1:25 GMT+02:00 'Sunny' [email protected] [nasional-list] < [email protected]>: > > > res:*, A**pakah tidak akan ada kolngkalikong kalau Jaksa Agung adalah > sahabat bin sobat SBY?* > > http://www.mediaindonesia.com/news/read/73762/dpr- > pemeriksaan-sby-tergantung-jaksa-agung/2016-10-24 > > DPR: Pemeriksaan SBY Tergantung Jaksa Agung > > Senin, 24 October 2016 17:59 WIB Penulis: *Arif Hulwan * > > ANTARA > > PENEGAK hukum dapat meminta keterangan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang > Yudhoyono untuk menelusuri keberadaan dokumen asli laporan Tim Pencari > Fakta (TPF) kasus pembunuhan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Sid > Thalib. > > "Kita serahkan kepada aparat, penyidik polisi dan jaksa. Kalau menurut > keduanya perlu ada penjelasan dan klarifikasi yang diketahui oleh > masyarakat siapa pun, maka sebaiknya dilakukan penjelasannya (SBY) sebagai > warga," kata Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin, di Jakarta, Senin > (24/10). > > Pernyataannya itu senada dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), > lembaga yang jadi mitra Komisi I DPR, Budi Gunawan, yang menyerahkan > penelusuran dokumen TPF ini kepada Jaksa Agung. > > BIN sendiri terkait langsung dengan kasus Munir lantaran salah satu > agennya, Pollycarpus Budihari Priyanto, sudah divonis sebagai pembunuhnya. > > Hasanuddin percaya bahwa Pemerintah memiliki iktikad untuk menyelesaikan > putusan Komisi Informasi Pusat (KIP) untuk membuka dokumen TPF itu. > > "Tentu harus membuka file-file lama. Dan itu sekarang sedang dicari dan > diproses," imbuh anggota F-PDIP tersebut. > > Tentang kemungkinan adanya inisiatif DPR untuk mendorong penuntasan kasus > Munir ini lewat pembentukan Panitia Khusus, Hasanuddin menyebut itu belum > dibahas. > > "Kita belum diskusi sampai ke sana. Kita tunggu saja seberapa jauh > file-file itu didapat. Kalau tidak ada, juga masih ada (dokumen) yang lain. > Namun akan lebih valid, akurat, yang dikeluarkan itu adalah file aslinya," > tutup dia. (OL-4) > > >
